Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Apresiasi sebagai wujud kebanggaan atas lulusnya 3 orang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta HKBP Hutabayu Raja masuk perguruan tinggi negeri (PTN) Lewat jalur undangan, seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2022. Praeses HKBP Distrik 24 Tanah Jawa, Pdt. Gading Simamora, M.Th menyerahkan Piagam penghargaan. Rabu, (13/4/22).
Piagam penghargaan tersebut langsung diserahkan usai acara ibadah doa pemberangkatan siswa-siswi SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja Kelas XII IPA dan IPS dalam menghadapi ujian sekolah dan akhir di Gereja HKBP Resort Hutabayu Raja, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun.
Adapun ke Tiga Siswi SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja yang lulus masuk PTN Lewat jalur SNMPTN 2022 yakni, Grace Dea Christina Hutagalung kls XII (Univ. Palangkaraya) jurusan Sosiologi, Cindy Elvita Sari Bangun kls XII (Univ. Palangkaraya) jurusan Sosiologi, Faulina Lilis N Simanungkalit kls XII (Univ. Palangkaraya) jurusan Sosiologi
Praeses HKBP Distrik 24 Tanah Jawa, Pdt. Gading Simamora, M.Th dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas lulusnya ke tiga siswi SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja.
“Satu langkah sudah kalian langkahkan dengan hasil yang baik, tidak banyak yang dapat kami berikan, kiranya pemberiaan kami ini dapat kalian ingat seumur hidup kalian, bahwa HKBP tetap memberikan perhatiaan pada seluruh warga tanpa membedakan ras, agama dan suku karena yang terbaik akan tetap mendapatkan hasil yang baik juga karena tidak ada kata tidak mampu sebab Tuhan pasti memampukan kita”.ujarnya.
Juga kata Gading, masa depan anak-anak sudah Tuhan siapkan melalui orang tuanya. “Sekali lagi atas nama pimpinan HKBP mewakili distrik 24 Tanah Jawa memberikan Piagam penghargaan ini pada Tiga orang Siswi SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja, kejar dan raihlah cita-citamu Tuhan memberkati”.ucap Pdt. Gading Simamora.
Sementara Kepala SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja, Rajoki Purba menyampaikan, bahwa di Tahun 2022 ada tiga orang siswi SMA Swasta HKBP yang masuk perguruan tinggi negeri ke Universitas Palangkaraya jurusan Sosiologi.
“Siswi yang tiga orang ini memang giat belajar tidak pernah melanggar peraturan tata tertib sekolah dan mereka juga berasal dari keluarga kurang mampu, muda-mudahan dengan kartu indonesia pintar (KIP) yang sudah dicanangkan pemerintah melalui kemendikbud sudah bisa terlaksana untuk dipergunakan keperluan biaya kuliah, sehingga mereka bisa menyelesaikan pendidikan di universitas palangkaraya.”kata Rajoki.
Juga kata Rajoki, bahwa sekolah juga akan membantu atas nama Faulina Lilis Simanungkalit untuk mencari pihak sponsor guna untuk membantu biaya perongkosan ke Palangkaraya.
“Untuk saat ini sudah ada dana terkumpul Rp.1.500.000,.untuk membantu biaya perongkosan, karena Faulina ini anak yatim”.pungkasnya.
Toni Tambunan.







