Home / Berita

Sabtu, 5 Juni 2021 - 12:15 WIB

Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Pertikaian Anggota DPRD Humbahas Kekanak- Kanakan,”Sebutnya.

Viewer: 454
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

Kompas Nasional. Com-Humbahas- Sejumlah pengunjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Kampus Kabupaten Humbang Hasundutan atau disebut AMK menggelar aksi damai di kantor DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, menyikapi sikap 15 anggota dewan yang melakukan penyegelan sejumlah ruangan kantor Sekretariat Dewan, Jumat (4/6) sekitar pukul 14.15 WIB.


Dalam aksi tersebut, mereka menyebut bahwa apa yang terjadi itu adalah pertikaian seperti kekanak-kanakan yang tidak seharusnya dilakukan oleh para DPR sebagai wakil rakyat. 

Koordinator Aliansi Masyarakat Kampus Richard Siburian mengatakan, ditengah situasi pandemic Covid 19 dan resesi ditengah masyarakat Humbang Hasundutan.

Sebagai wakil rakyat , bukan malah mencari jalan keluar untuk meningkatkan taraf hidup rakyatnya. Tapi menghianati dan mengabaikan fungsi legislatif dan eksekutif yang seutuhnya. 

Menurut AMK, bahwa sebagai anggota legislatif telah kehilangan moral ditengah kisruh DPRD dengan penyegelan gedung rakyat. Dengan pertikaian kekanak-kanakan yang tidak seharusnya dilakukan.
” Sehingga, DPRD Humbahas sangat tidak pantas menjadi contoh ditengah-tengah bangsa dan negara,” ucap Richard membaca surat selembaran sikap aksinya.

Disisi lain, Aliansi juga menilai bahwa kegaduhan DPRD hari ini juga sangat merugikan perjalanan anggaran yang sangat dibutuhkan untuk menjawab persoalan rakyat. Sehingga, hal ini telah merugikan rakyat Humbang Hasundutan akibat dipimpin orang-orang yang tidak pantas. 

Baca Juga  Kaban Kesbangpol Serahkan Piagam Penghargaan Kemendagri Kepada Bupati Sintang.


Untuk itu, Aliansi Masyarakat Kampus telah merangkum lima sikapnya sebagai berikut. 
1. Meminta Ketua DPRD sadar diri untuk mundur karena telah mempermalukan wajah legislatif Humbang Hasundutan. 
2. Meminta kepada seluruh anggota DPRD Humbang Hasundutan untuk sadar diri mundur dari perwakilan rakyat. Karena tidak bermoral serta tidak mampu menjadi wadah aspirasi rakyatnya sendiri.
3. Meminta kepada Bupati Dosmar Banjarnahor selaku pimpinan daerah untuk tidak sombong dan keras kepala dalam menjalankan amanah rakyat. Karena, menurut pemahaman kami hal ini menjadi salah satu sumber penting kegaduhan di DPRD Humbang Hasundutan juga demi kepentingan rakyat.
4. Meminta agar partai politik yang ada di Humbang Hasundutan untuk segera mengganti DPRD saat ini dengan kader yang berintegritas, jujur dan mampu menampung aspirasi rakyat. 
5. Apabila DPRD dan partai politik tidak melakukan ini. Maka, kami bersama rakyat Humbang Hasundutan akan mengambil alih, menduduki dan mengembalikan kedaulatan rakyat yang seutuhnya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Dengan tembusan, Kementerian Dalam Negeri, pimpinan seluruh partai politik, Bupati/Wakil Bupati Humbang Hasundutan. 
” Demikian surat pernyataan sikap ini, kami sampaikan,” tandas Richard.
Dari amatan wartawan menyebutkan, sebanyak 10 an pengunjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Kampus menggelar aksi damainya. 

Baca Juga  Tak Pakai Helm Saat Konvoi, Aremania Dihukum Nyayi Indonesia Raya

Namun, dalam aksi ini tidak ada mendapat pengawalan dari pihak Satpol PP dan kepolisian. Dan, dari 25 anggota dewan tidak ada menghadiri. Selain, sejumlah pegawai Sekretariat Dewan.

Namun, aksi ini mereka menempelkan beberapa spanduk ke kantor DPRD. Mulai, bertuliskan, ” Suarakan dan Lawan. Wakil Rakyat Darurat Kemanusiaan dan Arogansi Kaum terdidik. Harap Waras “.
Selain itu,” Semua Anggota DPRD Humbahas Mundur Saja Kalau Jadi Aktor FTV”. ” DPRD Humbang Hasundutan Jangan Konyol Main Segel-Segelan !! “

Penulis : B. Nababan

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
50 %

Share :

Baca Juga

Berita

Perayaan HUT RI di Kota Tua Jakarta, Cek Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Berita

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Pematangsiantar Terapkan Aturan Mudik Lebaran 2022

Berita

Erick-Rosan Merapat ke Istana, Bahas Struktur Pengurus Danantara?

Berita

Tak Kenal Lelah, Babinsa Sayan Terus Lakukan Pemeriksaan di Pos Perbatasan Kalbar – Kalteng

Berita

Wawako P.Sidempuan Launching QRIS E-Pasar, QRIS E- Parkir, & QRIS E-Becak Motor

Berita

Kuota Terbatas, Program Holistik Integratif PAUD 2021 Tidak Menyasar Pada Guru di Siantar

Berita

Kabar Gembira, PLTD Botang Lomang Rampung 2021

Berita

Termasuk Kapolres Pematang Siantar, 3 Kapolres dan 3 PJU Polda Sumut Sertijab