Setelah sebelumnya terungkap banyak pemain dan pelatih asing yang berkarir di Indonesia tak mengantongi dokumen yang lengkap, kini terungkap pula bahwa jajaran pelatih timnas Indonesia juga demikian!
Hal itu terungkap setelah dokumen Alfred Riedl dan asisten pelatih timnas Indonesia Wolfgang Pikal dan Hans Peter Schaller diketahui tak lengkap.
Orang-orang di balik timnas Merah Putih itu hingga kini ternyata belum memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). Parahnya, PSSI yang bertindak sebagai sponsor pun juga tak memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA)!
Berkenaan dengan hal tersebut, Sekjen PSSI Azwan Karim pun menjawab seenaknya dan enggan terbuka. Malah, ia bersikap kurang bersahabat kala didesak soal hal itu.
“Saya bilang, itu sudah diurus dan sudah dimasukkan ke imigrasi. Pokoknya sedang dalam proses,” jawab Azwan sekenanya.
Hal ini jelas mencoreng usaha untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia yang baru saja dicabut hukumanannya oleh FIFA. Apalgi, ini jelas bukan contoh yang baik bagi klub dan iklim sepakbola di Indonesia.
Ironisnya, ketika didesak soal mengemukanya berita ini sebagai bentuk ketidakpedulian PSSI dengan kelengkapan dokumen pemain dan pelatih asing, Azwan malah memberikan jawaban dengan nada meninggi.
“Sudah kami urus, kok. Lupa masukinnya kapan, yang jelas semua sudah diurus. Intinya sudah diurus!,” tutupnya meninggi (pjkst|dwk)








