Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Sabtu, 2 Juli 2016 - 14:24 WIB

Tes Urine di Pos PAM, 2 Supir Positif Narkoba

Viewer: 580
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 46 Detik

kompasnasional.com

Siantar – Tidak hanya sebagai lokasi pengamanan arus lalu lintas maupun sebagai lokasi pelayanan para pemudik, namun Pos Pengamanan (PAM) juga melakukan tes urine bagi para supir bus. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan ketika supir tengah membawa penumpang di dalam bus yang dikemudikannya.

Pantauan wartawan, Jumat (1/7), tes urine terhadap supir bus terlihat dilakukan di Pos PAM yang berada di Jalan Parapat persisnya disamping jembatan timbang Simpang Dua, Kecamatan Siantar Marihat. Bus-bus yang melintas di lokasi itupun diberhentikan guna dilakukan tes urine terhadap supir bus.

Beberapa petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Siantar serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar terlihat memeriksa urine para supir bus. Selain itu, di lokasi tersebut juga terlihat personel Polres Siantar, Brimob Subden 2B Pematangsiantar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Siantar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Siantar serta Dinas Kesehatan.

Ditemui di lokasi itu, Ahmad Yani Damanik, Kepala BNN Kota Siantar menjelaskan bahwa kegiatan tes urine untuk para supir bus itu sudah dilakukan sejak Kamis (30/6) kemarin dan akan berakhir pada Senin (4/7) mendatang.

“Sudah mulai kemarin kita lakukan ini. Kita gelar mulai pagi sampai sore hari. Program ini juga dilakukan di seluruh Indonesia. Satu Pos PAM, satu lokasi tes urine. Kalau di Siantar, di sinilah tempatnya,” jelasnya.

Ahmad Yani melanjutkan bahwa supir yang dites urinenya yakni supir-supir yang membawa bus antar Kabupaten dan Kota.

“Kalau supir angkot dan supir mobil pribadi tidak,” lanjutnya.

Dan hasilnya, dari sejumlah supir bus yang diperiksa, dua diantaranya positif menggunakan narkoba jenis ganja. Keduanya yakni Riston Siallagan, warga Sidikalang yang merupakan supir bus Sinar Sepadan jurusan Tarutung-Tanjung Balai dan Roy Hutabarat, warga Tarutung yang merupakan supir bus Palapa Jaya jurusan Tarutung-Medan.

“Semalam nggak ada yang positif. Kalau hari ini ada dua orang,” ungkapnya.

Untuk kedua supir bus tersebut, pihak BNN pun merehabilitasinya.

“Yang positif akan kita rehabilitasi. Kalau ada supir cadangannya, bisa langsung dibawa bus nya. Tapi kalau nggak ada, bisa juga mandornya yang mengambil,” ujarnya.

Hal itu, kata Ahmad Yani, dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas.

“Itu kita lakukan untuk mendeteksi para supir, untuk menghindari supaya tidak terjadi kecelakaan. Antisipasi juga kita lakukan,” pungkasnya.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Masih Kelas 1 SMK Sudah Jadi Bajing Loncat

Share :

Baca Juga

Arsip

Dua WNA Ini Terekam CCTV Saat Curi Gelang Berlian Rp 1,5 M
Batu Stalagtit dan Stalagmit yang Indah di Gua Kampret-KompasNasional

Arsip

Batu Stalagtit dan Stalagmit yang Indah di Gua Kampret

Arsip

Ini Spesifikasi Smartphone Wiko Ridge 4G Fever

Arsip

Foto Bareng Wanita Lain, Didi Mahardhika dan Vanessa Angel Putus?

Berita

Pelaku Pembunuhan Polisi di Aceh Utara Diduga Gembong Narkoba

Kriminal

Suara Mobil Terlalu Kencang, Pengemudi Dikeroyok hingga Masuk RS: Dilempar Batu hingga Mobil Dirusak
Suka Main Hp di Toilet, Inilah Efeknya!-KompasNasional

Arsip

Suka Main Hp di Toilet, Inilah Efeknya!
Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar -kompasnasional

Arsip

Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar