Viewer: 941
0 0

Home / Berita

Minggu, 22 November 2020 - 21:02 WIB

Tempat Kerumunan Berpotensi Penularan Covid-19

Viewer: 942
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

120 orang di Kafe dan Warkop Jalani Rapid Test, 14 Diantaranya Reaktif

Kompas Nasional | Pontianak Kalbar – Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak kembali menggelar rapid test di sejumlah warung kopi (warkop) dan kafe di Kota Pontianak, Sabtu (21/11/2020) malam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu menerangkan, hasil dari pemeriksaan terhadap 120 orang, baik pengunjung maupun karyawan warkop, ditemukan 14 orang hasil rapid testnya reaktif.

“Mereka langsung kita tindak lanjuti dengan pemeriksaan swab, hasilnya paling lambat hari Selasa,” ujarnya.

Sidiq menambahkan, sebelumnya pemeriksaan serupa sudah dilakukan pada titik-titik kerumunan seperti di warkop dan kafe.

Hasilnya menunjukkan bukti bahwa pada tempat kerumunan memang berpotensi penularan Covid-19.

“Tidak hanya di warkop atau kafe, di GOR juga kita temukan ada yang positif Covid-19,” terangnya.

Hal ini, lanjutnya, sebagai gambaran bahwa orang tanpa gejala dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 sudah hampir tidak terkendali.

Untuk itu, dirinya mengimbau semua masyarakat harus mewaspadai bilamana berada pada kerumunan.

Baca Juga  Menteri Nadiem Puji Kepala Sekolah Terapkan Sekolah Penggerak di Pontianak 

“Sehingga harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” imbaunya.

Ia menyebut, berdasarkan laporan terakhir Pontianak masuk zona orange tetapi dengan nilai yang sangat minimal.

Zona orange indikator nilainya dari 1,9 hingga 2,4. Sementara Kota Pontianak berada pada nilai 2. Artinya, jika terjadi peningkatan kasus sedikit saja maka berpotensi kembali lagi ke zona merah.

“Ini yang harus menjadi perhatian kita semua bagaimana tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” tutur Sidiq.

Dijelaskannya, zona kuning minimal jumlah penularan kasus per hari harus diturunkan lima puluh persen dari kondisi sekarang.

Sehingga memerlukan kesadaran dari semua pihak, bukan hanya masyarakat tapi juga pemilik usaha.

“Tanpa ada peran serta dari pemilik usaha seperti tempat hiburan, kafe, restoran dan lainnya jika tanpa pengawasan maka sulit untuk masuk ke zona kuning,” sebutnya.

Sidiq mengimbau kepada pemilik usaha untuk membatasi kapasitas ruangan paling maksimal 50 persen.

Pemilik usaha juga harus mengetahui kapasitas ruangan yang dimiliki.

“Jangan sampai dipenuhkan hingga 100 persen karena risikonya akan sangat berat,” ucapnya.

Baca Juga  Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Stunting, Wabup Taput Tekankan Penangan Terpadu dan Berkelanjutan.

Terpisah, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan, pihaknya melakukan pembatasan-pembatasan skala kota sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terlebih dengan adanya instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 6 tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dalam instruksi itu kepala daerah bisa dikenakan sanksi apabila tidak melaksanakan aturan protokol kesehatan.

“Saya sebagai Wali Kota wajib untuk menyampaikan ini,” imbuhnya.

Menurutnya, dari aktivitas masyarakat pasti akan terjadi interaksi dan mobilitas, baik antar daerah lokal, regional maupun internasional. Sementara itu, berkaitan dengan Covid-19 harus menerapkan pembatasan fisik dan sosial.

Namun demikian yang menjadi perhatian adalah bagaimana ekonomi tetap berjalan tetapi tetap aman dari Covid-19.

Apalagi Pontianak saat ini masih berada pada zona orange.

“Berdasarkan pengalaman kita harus cerdas untuk seiring sejalan sehingga ekonomi bisa bergerak tetapi tetap taat terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Antisipasi Jelang Libur Nataru, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Sweping Masker Di Jalan Utama Perbatasan.*

Berita

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Seminar Best Of Parenting

Berita

TikTok Shop Ditutup Hari Ini, “Seller” Diminta Beralih ke “E-commerce”

Berita

Polsek dan PKM Meliau Gelar Vaksinasi C-19 di Hari Paskah

Berita

Ditengah Wabah Covid-19, Sejumlah Sekolah di Disdik Pematangsiantar Pungut Biaya Atribut Sebesar Rp. 80 Ribu.

Berita

Tertawakan Diri Sendiri Ternyata Baik untuk Kesehatan Mental

Berita

Risma Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri Sosial Menggantikan Juliari Batubara

Berita

Dorong UMKM Lebih Produktif di Tengah Pandemi