Home / Berita

Senin, 24 Oktober 2022 - 21:23 WIB

Menteri Nadiem Puji Kepala Sekolah Terapkan Sekolah Penggerak di Pontianak 

Viewer: 753
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 35 Detik

24 Sekolah Penggerak Ada di Pontianak

PONTIANAK – KOMPAS NASIONAL.Com- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melakukan kunjungan kerjanya ke Kota Pontianak. SDN 28 Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara menjadi kunjungan pertama kalinya di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

SDN 28 Pontianak Utara merupakan satu di antara 24 sekolah penggerak di Kota Pontianak.

Pada kesempatan tersebut, Nadiem menjelaskan kepada para kepala sekolah dari sekolah penggerak, pentingnya Program Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak di daerah.

Ia mengapresiasi para kepala sekolah yang telah berani melakukan transformasi begitu besar dalam dunia pendidikan lewat program sekolah penggerak.

“Kita juga mendukung sekolah penggerak menjadi pendukung dan menjadi mercusuar bagi sekolah-sekolah lain yang ingin bertransformasi di wilayah Kalbar maupun Pontianak,” ujarnya di hadapan para kepala sekolah dari Sekolah Penggerak, Senin (24/10/2022).

Sebelumnya, Nadiem mengaku telah berdiskusi dengan Gubernur Kalbar dan Wali Kota Pontianak membahas bagaimana membantu transformasi terakselerasi agar guru-guru penggerak dijadikan pengawas dan kepala sekolah.

“Termasuk proses guru honorer bisa terakselerasi sehingga bisa membantu kesejahteraan guru,” terangnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan, kehadiran Mendikbudristek ke Kota Pontianak akan memberikan nilai-nilai positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Saat ini, sekolah yang telah menjadi Sekolah Penggerak berjumlah 24 sekolah, mencakup TK, SD dan SMP. Ia mendukung program sekolah penggerak dan guru penggerak sebagai upaya memajukan pendidikan di Kota Pontianak.

Baca Juga  Piala Bergilir Walikota Cup Tahun 2021 Berakhir Juara Bersama

“Program ini akan mengakselerasi untuk melangkah lebih maju satu atau dua tahap ke depan,” ungkapnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot menuturkan, kunjungan Mendikbudristek ke SDN 28 Pontianak Utara bertemu dengan para kepala sekolah dan guru, untuk menjelaskan informasi-informasi secara utuh berkaitan dengan program-program yang digulirkan di bidang pendidikan.

“Karena informasi-informasi yang terkadang tidak secara utuh diterima para guru, hari ini bisa terang benderang yang dijelaskan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” jelasnya.

Menurutnya, terobosan-terobosan di bidang pendidikan, transformasi-transformasi yang dilakukan Menteri Pendidikan itu terkadang memang membuat banyak pihak seperti kepanasan.

Banyak yang mengkritisi, banyak yang membully seperti yang disampaikan oleh Menteri.

Namun dirinya optimis apa yang dilakukan oleh Menteri Nadiem mempunyai tujuan besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Baca Juga  SIABU KELUHKAN JALAN YANG RUSAK PARAH, DI DESA GOA BOMA.

“Hasilnya memang mungkin belum bisa dirasakan hari ini, bukan dalam kurun waktu setahun atau dua tahun, tetapi mungkin lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Bidang pendidikan ini tidak bisa realisasinya dalam waktu singkat,” tukasnya.

Misalnya, lanjut Adrianus, program guru penggerak dan sekolah penggerak. Program ini akan terus bergulir sehingga program-program unggulan ini bisa termasuk transformasi-transformasi sistem pendidikan.

Selama ini sistem pendidikan terkesan monoton, tidak ada perubahan-perubahan yang berarti.

“Di tangan Mas Nadiem ini banyak perubahan-perubahan yang drastis. Meskipun banyak yang belum memahami karena tidak menerima informasi secara utuh,” ucapnya.

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul, termasuk kepala sekolah dan guru.

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PEMBANGUNAN GEDUNG, DAN BANGUNAN RUANG OPERASI RSUD , SULTAN MUHAMMAD JAMALUDIN 1 ILEGAL.

Berita

Personil Polsek Hulu Gurung monitoring persediaan Tabung Oksigen di Puskesmas Hulu Gurung

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Meninjau Lokasi Balai Benih Ikan (BBI) Kelansin

Berita

DPC PJI-D Kota Psp Gelar Rapat Pembentukan Pengurus

Berita

Terkait Program Kspn, Kadis PUTR Hartono: Saya Terkejut APBD Samosir Hanya 800 Miliar !

Berita

Gelar Patroli Malam, Polsek Meliau Berikan Himbauan Kamtibmas dan Prokes

Asahan

Polres Asahan Sabet Juara Lomba Film Literasi dan Input Data IRSMS Se-Polda Sumut

Berita

Kakorsabhara Baharkam Polri Kunjungi Polda Kalbar, Tegaskan Personel Hadir di Tengah Masyarakat