Home / Berita

Jumat, 3 Mei 2024 - 11:15 WIB

Teka-teki yang Belum Terungkap dari Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang

Viewer: 249
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 25 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Kasus penemuan jasad wanita berinisial RM (50) di dalam koper dan diletakkan di pinggir Jalan Kalimalang, Desa Sukadanu, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap.

RM ternyata menjadi korban pembunuhan. Ia dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri, yakni pria berinisial AARN di kamar hotel daerah Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/4/2024). Sebelum dibunuh, RM ternyata sempat berhubungan badan dengan AARN di kamar hotel tersebut.

Kemudian, RM dibunuh oleh AARN karena mereka berdua terlibat cekcok. Parahnya, pelaku mencuri uang perusahaan yang dibawa RM senilai Rp 43 juta usai membunuh korban.

Selesai membunuh dan mengambil uang yang dibawa korban, AARN memasukkan jasad RM ke dalam koper. Koper tersebut kemudian dibuang AARN ke pinggir Jalan Kalimalang sampai akhirnya ditemukan oleh seorang petugas kebersihan.

Enam berhari sejak jasad RM ditemukan, polisi berhasil menangkap AARN di rumah istrinya di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (1/5/2024).

Meski kasus pembunuhan RM tampak jelas, masih ada sejumlah teka-teki yang belum terpecahkan.

Hubungan korban dan pelaku selain rekan kerja

Baca Juga  Babinsa Selobad dan Warga Akses Transportasi, Bangun Jalan Setapak*

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Ade Ary Syam mengungkapkan bahwa RM dan AARN merupakan rekan kerja. “Fakta yang ditemukan sampai hari ini, mereka adalah rekan kerja di sebuah perusahaan swasta,” tutur Ade Ary di Polda Metro Jaya, Kamis (02/5/2024).

Menurut polisi, AARN bekerja sebagai auditor di perusahaan tersebut, sedangkan RM menjadi kasir. Meski AARN dan RM disebut sebagai rekan kerja, polisi belum menjelaskan hubungan lain di antara keduanya.

Pasalnya, ada hal janggal ketika korban rela pergi ke kamar hotel bersama pelaku yang posisinya hanya rekan kerja. Selain itu, AARN diketahui juga sudah memiliki seorang istri di Palembang.

Berhubungan badan atau disetubuhi

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran mengatakan, RM dan AARN sempat berhubungan badan sebelum pembunuhan terjadi. “Betul sempat berhubungan badan sebelum korban dibunuh,” kata Gurnald ketika dikonfirmasi.

Namun, belum diketahui apakah persetubuhan itu didasari suka sama suka atau kekerasan seksual. Polisi masih belum menjelaskan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Cara pelaku bunuh korban

Polisi memastikan bahwa RM dibunuh oleh AARN di dalam kamar hotel. Akan tetapi, cara pelaku membunuh korban di dalam kamar hotel belum diungkap. Meski begitu, Ade Ary sempat menyampaikan bahwa RM mengalami luka remuk di kepala saat ditemukan tewas di dalam koper di pinggir jalan. “Ditemukan luka remuk di bagian kepala sebelah kiri, hidungnya mengeluarkan darah, bibir pecah,” kata Ade Ary di kantornya, Kamis (25/4/2024).

Baca Juga  LSI Denny JA: Prabowo-Gibran 43,3 %, AMIN 25,3 %, Ganjar-Mahfud 22,9 %

Pembunuhan berencana atau bukan

Alur peristiwa pembunuhan RM tampak seperti pembunuhan yang telah direncanakan. Namun, polisi tidak menjerat AARN dengan pasal pembunuhan berencana yang termaktub dalam Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Gurnald menjelaskan, pihaknya belum menemukan adanya unsur perencanaan dalam tindak pembunuhan ini. “Kalau koper, itu disiapkan. Kami sudah lihat buktinya, ada CCTV yang memperlihatkan bahwa koper disiapkan setelah AARN melakukan pembunuhan,” kata Gurnald.

Seandainya AARN sudah menyiapkan koper sebelum membunuh RM, pelaku bisa dikenakan pasal pembunuhan berencana. Namun, menurut Gurnald, pelaku baru mencari koper setelah melancarkan aksinya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polri: Tak Ada Denda Bagi Warga Telat Urus SIM Saat Layanan Ditutup Imbas Corona

Berita

Subdenpom XII/2-5 Buntok Kalteng Bersama Masyarakat Melaksanakan Kegiatan Gotong Royong.

Berita

Arahan Kapolda Kalbar Kepada Bhabinkamtibmas, Jaga Kota Toleran Tumbuhkan Rasa Simpati Kepada Masyarakat

Berita

Polsek Monterado Berhasil Ringkus Tiga Pelaku Pemakai Narkoba 

Berita

Alami Sakit Jantung, Babinsa Buntut Sabon Antar Warga Binaan Ke RSU*

Berita

Wali Kota Pematangsiantar hadiri Rapat Paripurna Bahas Rancangan KUA-PPAS P-APBD 2021

Berita

Bane Manalu : Pencipta Karya yang Mencatatkan Karyanya Di  Kemenkumham Berhak Mendapat Perlindungan Negara

Berita

Pasca Terbitnya PP Tapera, Saham BTN Layak Untuk Dikoleksi