Viewer: 745
0 0

Home / Berita

Minggu, 7 Juni 2020 - 21:44 WIB

Pasca Terbitnya PP Tapera, Saham BTN Layak Untuk Dikoleksi

Viewer: 746
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional | Saham sektor perbankan dinilai prospektif untuk dikoleksi pelaku pasar di tengah harga saat ini yang masih undervalue. Pengamat pasar modal Hariyajid Ramelan mengatakan, sebuah sinyal positif untuk bank bisa tumbuh hingga akhir tahun ini ditengah tantangan perlambatan ekonomi akibat pandemi Virus Corona (COVID-19).

“Investasi saat ini lagi gencar dilakukan milenial. Dari beberapa respon teman-teman di market, meski dalam kondisi bearish saat ini namun investor mulai melirik investasi di pasar modal karena koreksi saham pada IHSG sudah cukup dalam dan ini adalah peluang yang cukup bagus,” ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Minggu, 7 Juni 2020.

Menurut Haryajid, salah satu saham perbankan yang akan direspon positif pelaku pasar saat ini adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Hal ini sejalan dengan Presiden Jokowi yang telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera. Dengan terbitnya beleid itu Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bisa segera beroperasi.

Baca Juga  Terjadi Longsor di Bukit Matuk Belimbing Pemuar Dan Batu Buil Ruas Jalan Propinsi Sintang Melawi*

“Ini sangat memungkinkan salah satu bentuk stimulus yang diberikan pemerintah pada sektor perbankan. Bahkan saya lihat bukan hanya sektor perbankan saja secara keseluruhan. Adanya Tapera tentunya akan memberikan stimulus bagi bisnis properti untuk kembali menggeliat,” terangnya.

Pasca diterbitkan PP Tapera pada Selasa, (2/6) harga saham BBTN sempat terbang tinggi atau naik hingga 21,05% ke level harga Rp920 per saham. Bahkan, saham BBTN juga sempat mencapai level tertingginya yakni Rp940 per saham atau kenaikan sebesar 23,68% mendekati batasan harga Auto Reject Atas (ARA) 25%.

Ia melihat perbankan yang melakukan pembiayaan di sektor perumahan adalah Bank BTN, jadi harusnya pertumbuhan kinerja dari perseroan akan muncul dan membaik lagi walaupun beberapa waktu lalu sahamnya sempat terkoreksi cukup dalam. “Saya melihat pergerakan saham BTN sudah menuju arah perbaikan dan pelaku pasar mulai kembali melirik saham ini,” ungkapnya.

Baca Juga  Hanya 1 Jam Diperiksa KPK, Perantara Suap Emirsyah Irit Bicara

Haryajid memproyeksikan saham emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BBTN akan berada di posisi 1.500 atau bahkan bisa lebih karena Tapera baru di semester pertama ini diumumkan.

“Pertumbuhan nanti akan terjadi di semester II jika sudah mulai muncul pengajuan perumahan oleh para milenial yang akan menambah income bagi BTN. Peluang BTN secara teknikal di level 1.500 sedangkan secara fundamental untuk di posisi tersebut sudah sangat kuat karena saham ini turunnya sudah sangat dalam,” tegasnya.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kodim 1203/Ktp Gelar Pendaftaran Sekolah Calon Bintara (Secaba) PK Tahun 2021.

Berita

Pangdam XII/Tpr Beri Penghargaan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty

Berita

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional Kab Melawi Apresiasi Pekan Gawai Dayak XIV Kab Melawi Tahun 2022 

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Pembuatan Tempat Wudhu dan WC Masjid Shirotul Jannah

Berita

Peduli Lingkungan, Anggota Koramil Serumpun Buluh Ajak Warga Binaan Karya Bakti.

Berita

Pemkab Samosir Laksanakan MUSRENBANG Kecamatan Sitiotio

Berita

Peduli Covid-19 DPW Tapsel Serahkan Bantuan Ke Rumah Karantina Simago-mago

Berita

Kapolsek Menukung IPTU Tri Jumadi Pimpin Penyemprotan Disinfektan,