Viewer: 685
0 0

Home / Internasional

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:46 WIB

Taliban Nyatakan Dukung Trump Menangi Pilpres AS

Viewer: 686
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Kelompok Taliban Afghanistan secara tidak diduga-duga mendukung Donald Trump untuk terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) dalam pemilihan November. Dukungan itu disampaikan oleh juru bicara Taliban dalam sebuah wawancara di televisi.

Dalam wawancara dengan CBS News pada Sabtu (10/10/2020), Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa kelompok itu “berharap Trump akan memenangkan pemilihan ulang dan mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan”.

“Kami berharap dia (Trump) akan memenangkan pemilihan dan mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan,” kata Zabihullah Mujahid kepada CBS News, yang langsung menimbulkan kegemparan di media sosial.

Warganet mengungkapkan keterkejutannya atas komentar tersebut, ada yang terang-terangan marah dan menolak, ada yang menanggapinya dengan meme dan bercanda, ada juga yang menggunakan kesempatan itu untuk menyerang Trump dengan berbagai kontroversi yang muncul belakangan ini.

Baca Juga  Mata Uang Tidak Laku, Iran Kesulitan Impor Bahan Pangan

Dari kubu Trump sendiri, Juru Bicara Tim Murtaugh menyatakan bahwa kampanye petahana itu menolak dukungan dari Taliban.

“Kami menolak dukungan mereka dan Taliban harus tahu bahwa presiden akan selalu melindungi kepentingan Amerika dengan cara apa pun yang diperlukan, tidak seperti Joe Biden yang menentang pembunuhan Osama bin Laden dan Qasem Soleimani,” kata Murtaugh sebagaimana dilansir Sputnik.

Dukungan Taliban untuk Trump itu disampaikan di tengah janji sang presiden untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan. Dalam cuitan di Twitter pekan lalu Trump mengatakan bahwa dia ingin pasukan AS di negara Asia Selatan itu untuk dipulangkan sebelum Natal.

Baca Juga  Penembak Imam Masjid Al Furqan di New York Bernama Oscar Morel

Juru bicara Taliban menyambut baik gagasan itu, mengulangi komitmen kelompok teroris tersebut terhadap perjanjiannya dengan AS, dan menyuarakan harapan untuk “hubungan baik dan positif” dengan semua negara, termasuk Amerika, di masa depan.

Pada Februari, AS dan Taliban menyetujui kesepakatan damai tentatif di Qatar, dengan Washington bersumpah untuk menarik pasukannya dari Afghanistan dan kelompok teror berjanji untuk mencegah negara itu menjadi surga bagi terorisme.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Internasional

Trump Bersedia Kosongkan Gedung Putih dengan Syarat

Berita

Idealnya Sosok Kabareskrim Polri

Arsip

Balik Menyerang, Tentara Filipina Bunuh 13 Anggota Abu Sayyaf

Internasional

Dampak Krisis Ekonomi, Tingkat Pencurian di Rusia Semakin Tinggi

Internasional

Gak Kaleng-kaleng, China Ikhlas Kucurkan Banyak Uang buat Bangun Lab Kesehatan di 11 Negara Islam

Arsip

Rakyat China Makin Sebal Pada AS, Giliran KFC Diboikot

Internasional

Hukuman Baru di Saudi, Lecehkan Wanita Didenda Rp188 Juta