Home / Gaya Hidup

Jumat, 15 Januari 2021 - 16:49 WIB

Taliban Keluarkan Perintah, Minta Anggotanya Tak Lakukan Poligami

Viewer: 406
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional lPemimpin Taliban di Afghanistan telah mengeluarkan dekrit yang mendesak para pemimpin dan komandan kelompok itu untuk tidak lagi melakukan poligami, atau menikahi lebih dari satu istri. Praktik itu, menurutnya, telah mengundang “kritik dari musuh-musuh Taliban”.

Menurut aturan agama Islam, seorang pria Muslim diizinkan untuk memiliki hingga empat istri sekaligus dan poligami masih legal di Afghanistan, Pakistan, dan beberapa negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Namun sumber-sumber Taliban mengatakan kepada BBC bahwa praktik tersebut meningkatkan permintaan dari para komandan atas dana untuk membayar “harga pengantin”, sebuah praktik yang berlaku di banyak suku Pashtun di Afghanistan dan Pakistan di mana uang diberikan kepada keluarga seorang wanita untuk meminangnya untuk dinikahi.

Baca Juga  Harta Tahta Wanita Sudah Punya, Miliarder ini Malah Putuskan Jadi Tukang Pungut Sampah

Keputusan dua halaman, yang dikeluarkan atas nama pemimpin Taliban Afghanistan Mullah Hibatullah, tidak melarang pernikahan kedua, ketiga, atau keempat, tetapi memperingatkan bahwa sejumlah besar uang yang dihabiskan untuk upacara pernikahan dapat mengundang kritik dari lawan-lawan Taliban.

Keputusan tersebut memang memberikan pengecualian, mendukung pernikahan ganda bagi pria yang tidak memiliki anak, tidak memiliki anak laki-laki dari pernikahan sebelumnya, yang menikahi seorang janda, atau yang memiliki kekayaan dan kemampuan finansial keluarga untuk memiliki banyak istri.

Baca Juga  Tiga Lokasi Favorit Berkemah untuk di Kawasan Sibolangit

Keputusan tersebut mengatakan bahwa dalam keadaan seperti itu, seorang pria yang ingin menikah dengan banyak istri harus meminta izin dari atasan langsungnya sebelum mengatur pernikahan lain.

Sumber-sumber Taliban mengatakan kepada BBC bahwa surat itu telah didistribusikan kepada anggotanya di Afghanistan dan Pakistan.

Keputusan tersebut dikeluarkan pada momen politik yang sensitif bagi Taliban dan Afghanistan, ketika kelompok militan itu melakukan pembicaraan dengan pemerintah mengenai masa depan negara itu.

Sumber mengatakan kepemimpinan Taliban prihatin atas tuduhan korupsi terhadap anggota yang berusaha mengumpulkan dana untuk menopang rumah tangganya yang besar.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Kakek 74 Tahun di Florida Bergulat Dengan Aligator Untuk Selamatkan Anak Anjing

Berita

Tiga Lokasi Favorit Berkemah untuk di Kawasan Sibolangit

Berita

Hati-Hati, Orang yang Tidur Larut Malam Lebih Cepat Meninggal

Gaya Hidup

Oknum PNS Dibuntuti Istri, Masuk Hotel, Digerebek, Tanpa Busana, Masih Bohong Juga

Gaya Hidup

9 Makanan ini Dulu Hanya Dikonsumsi Orang Miskin, Kini Naik Kasta Tersaji di Restoran Mewah

Gaya Hidup

Operasi Hidung Artis Cantik China Ini Gagal, Hasilnya Bikin Ngeri

Gaya Hidup

Pengusaha Lampung Beber Cara Memesan Vernita Syabilla, Tarifnya Segini

Berita

Deklarasi anti-narkoba 36 Artis Tandatangani MoU