Home / Gaya Hidup

Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:44 WIB

Jenderal Polri Ini Teramat Jujur, Toko Sang Istri Sampai Ditutup karena Takut KKN

Viewer: 381
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional l Kisah polisi teladan yang satu ini memang tak bisa lepas dari ingatan dan hati masyarakat. Siapa lagi kalau bukan mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Hoegeng Imam Santosa yang dikenal tegas tak manfaatkan jabatan.

Meski di bawah panji rezim otoriter, Hoegeng pun tetap berpendirian teguh sesuai prinsipnya. Bergelimang harta dengan karier moncer justru membuatnya takut terbelit kemudahan hidup.

Salah satu saksi kunci keteladanan Hoegeng adalah sang istri, Meriyati Roeslani atau yang biasa disapa Merry Hoegeng. Sosoknya yang penuh inspiratif tak lain terilhami dari kepribadian sang suami tercinta.

Baca Juga  Bintang Emon Dukung RUU PKS, Ajak Tak Lagi Salahkan Pakaian Korban

Merry masih mengenang kejujuran suaminya. Salah satu yang ia kenang saat seorang wanita pelaku penyelundupan memberi barang, agar kasusnya tak dilanjutkan. Namun Hoegeng dan Merry memutuskan untuk mengembalikan barang itu.

“Ketika saya pulang ke rumah maka sebuah peti besar dari kayu dibuka. Hadiah-hadiah itu banyak sekali, antara lain, alat-alat mesin cuci listrik, alat-alat elektronik, bahan-bahan pakaian mahal dan banyak lagi,” kata Hoegeng saat itu.

Tak hanya sang istri, anak Hoegeng pun juga turut mendapatkan pelajaran. Saat masih menjabat sebagai Kapolri, Hoegeng bahkan sampai melarang anaknya untuk masuk ke Akademi Kepolisian (Akpol).

Baca Juga  Viral Indomie Rasa Saksang Babi, Apa Itu Saksang? Wajib Ada saat Pesta Adat

Sang anak, Aditya sempat marah. Tetapi, kemudian ia paham maksud baik dari ayahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Merry membuka toko bunga. Kala itu, toko miliknya terbilang laris dan terus berkembang.

Sehari sebelum Hoegeng akan dilantik menjadi Kepala Jawatan Imigrasi tahun 1960, Hoegeng meminta Merry menutup toko. Ia menyebut, pekerjaannya kala itu rentan

Setelah bertugas di luar Polri selama enam tahun, Hoegeng kembali ke Korps Bhayangkara. Ia lantas menjabat Wakapolri. Tahun 1968, Hoegeng dilantik menjadi Kapolri. (M/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Wow, Mahasiswa Manajemen Bangkinang Buka Usaha Tempat Hantaran dan Hiasannya

Gaya Hidup

Telur Seribu Tahun, Siapa Berani Coba?

Gaya Hidup

Viral Berfoto dalam Kerumunan Saat PSBB, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Tangsel

Gaya Hidup

Taliban Keluarkan Perintah, Minta Anggotanya Tak Lakukan Poligami

Gaya Hidup

Aktivitas Rumah Jagal Daging Kucing di Medan

Gaya Hidup

Bintang Arsenal: Saya Suka Indomie, Sampai Bikin Uang Habis!

Gaya Hidup

Pria Pakistan Tewas Tertabrak Kereta Saat Bikin Video Tiktok
Foto tangkapan layar video seorang pria pamer kemaluan di Padang

Berita

Heboh Aksi Dosen Pamer Kemaluan ke Mahasiswi di Padang