Home / Berita

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:24 WIB

‘Super Flu’ Subclade K Sudah Ada di RI, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai

Viewer: 166
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Jakarta, JejakNasional – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melaporkan, varian influenza yang belakangan dijuluki ‘super flu’, yakni Influenza A (H3N2) subclade K, dipastikan sudah terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr Prima Yosephine, menjelaskan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan subclade K memicu keparahan penyakit yang lebih tinggi dibanding varian influenza sebelumnya.

“Merujuk pada publikasi terbaru pada Desember 2025, influenza A (H3N2) merupakan salah satu virus emerging yang pernah menyebabkan pandemi di Amerika Serikat pada tahun 1968 dan kembali menjadi penyebab peningkatan flu pada 2024 hingga 2025, khususnya pada kelompok anak-anak,” jelas dr Prima kepada detikcom Selasa (30/12/2025).

Meski begitu, efektivitas vaksin influenza yang ada saat ini dinilai masih cukup baik dalam mencegah dampak berat.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Hadiri Pembukaan Acara Gawai Serumpun Tampun Juah (GSTJ)

“Diperkirakan, efektivitas vaksin terhadap subclade ini berkisar antara 64 hingga 78 persen pada anak-anak dan 41 hingga 55 persen pada kelompok dewasa dalam mengurangi keparahan paparan,” kata dr Prima.

“Observasi pada peningkatan proporsi varian ini di Eropa selama Mei hingga November 2025 menunjukkan tidak adanya perubahan yang signifikan terhadap efek keparahan, baik dari sisi angka rawat inap, perawatan intensif, maupun kematian,” ungkap dr Prima.

Gejala Subclade K yang Harus Diwaspadai

Dokter spesialis paru dari RS Paru Persahabatan, Prof dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) mengatakan, gejala yang muncul akibat infeksi subclade K dinilai lebih parah daripada flu biasa atau COVID-19.

“Untuk subclade K memiliki gejala-gejala yang lebih parah seperti demam tinggi 39-41 derajat celsius, nyeri otot berat, kelelahan atau lemas ekstrem, batuk kering, sakit kepala dan tenggorokan berat,” kata dr Agus saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga  KNTM Minta Jangan Pilih Pemimpin Pro Pukat Trawl

“Sedangkan flu biasa dan COVID yang saat ini gejalanya ringan sampai sedang,” sambungnya.

Penularannya dianggap cepat dan banyak, satu pasien bisa menulari dua hingga tiga orang. dr Agus tetap mengimbau masyarakat untuk melakukan tindakan preventif, di antaranya:

  1. Menjaga stamina tubuh dengan makan minum cukup dan bergizi, istirahat cukup, olahraga
  2. Jaga kebersihan lingkungan
  3. Cuci tangan teratur
  4. Pakai masker bila kontak dengan penderita atau di keramaian
  5. Vaksinasi influenza
  6. Bila sakit flu, jangan batuk, bersin sembarangan.
  7. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Melawi dan Kapolres Lepas Mobile Masker, Bagikan 12.500 Masker Kepada Masyarakat*

Berita

Pemko Pematangsiantar Sediakan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

Berita

Berikan Rasa Aman Saat Beribadah Imlek, Satgas Aman Nusa Polres Melawi Semprot Disinfektan di Vihara dan Klenteng*

Berita

Walikota Psp Terima Kunjungan Tim BPK I Sumut

Berita

Irdam XII/Tpr Terima Hasil Pemeriksaan Audit Kinerja Periode II Itjen TNI TA 2022

Berita

Harga Minyak Goreng Naik, Bulog Siantar Akan Gelar Operasi Pasar
Foto para komplotan curanmor

Berita

16 Pelaku Curanmor Dipajang di Polda Jatim, Modus Jadi Pasangan Suami-Istri

Berita

Danrem Tutup Penataran Pembuatan Aplikasi untuk Prajurit Korem 044/Gapo