
Ketapang Kalbar,
Kompasnasional.com.
Durektur Rumah Sakit Umum Agoesdjam Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat Dr. Feria terkesan plin plan ketika dua wartawan datang bertandang kekantornya ingin melakukan konfirmasi pada (6/6/2022) .
Sebelumnya Dr. Feria dihubungi melalui via Whatsapp menyatakan bersedia untuk ditemui namun setelah dua wartawan ini berada diruang tunggu kantornya yang hadir menemui hanyalah seketarisnya yang tidak bisa memberikan penjelasan karena tidak memiliki kapasitas dan bukan PNS serta hanya bisa mengatakan kepada dua wartawan silakan menunggu .
Tidak lama kemudian berselang beberapa menit dua wartawan coba menghubungi Dr. Feria melalui Whatsapp Dr. Feria mengatakan tunggu aja sebentar namun sekitar kurang lebih 1 jam ditunggu ternyata Dr. Feria tidak juga kunjung tiba menemui dua wartawan yang masih menunggu di ruang tunggu di kantornya dan dua wartawan lansung meninggalkan ruangan tunggu itu lansung melihat fisik pembangunan Pengadaan Prasarana dan Pendukung Fasilitas Pelayanan Kesehatan ( DID) salah satunya pengecoran jalan lingkungan sekitar rumah sakit umum agoesdjam dengan dana sebesar Rp 1.840.000.000. Yang bersumber dari DID kabupaten ketapang Tahun anggaran 2022 yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Bintang Nusantara dengan masa waktu kerja selama 120 hari kalender yang tidak diketahui waktu mulai star awal pekerja karena tidak tercantum didalam papan plang proyek . Pengadaan Prasarana dan Pendukung Fasilitas Pelayanan Kesehatan ( DID)
Ketika awak media melakukan Pemantauan dilapangan pada fisik pekerjaan pada (6/6/2022) terlihat pada fisik pekerjaan sudah mengalami keretakan diduga keras bahwa fisik pekerjaan cacat mutu dan kwalitas sedangkan proyek tersebut masih dalam pengerjaan namun sudah mengalami keretakan tentunya perlu pengawasan dan pertanggung jawaban dalam mengelolah keuangan milik Negara meskipun ada istilah masa perawatan , namun kuantitas dan kualitas serta mutu suatu pekerjaan proyek adalah sangat menentukan pada ketahanan fisiknya .

Selanjutnya terdapat kejanggalan pada papan plang proyek dengan judul yang tertera di papan plang proyek,Pengadaan Prasarana dan Pendukung Fasilitas Pelayanan Kesehatan ( DID),ternyata yang ada fisingnya adalah pembangunan cor beton.
Kedua wartawan media online berupaya melakukan konfirmasi kepada Direktur rumah sakit umum agoesdjam Ketapang Dr Feria dan sekaligus selaku PPK pada hari Senin tanggal 6 Juni 2022 namun Dr. Feria tidak bersedia untuk dikonfirmasi dan Dr.Feria menggunakan cara birokerasi Plin Plan.
Ketika dihubungi melalui via telpon whatshapp Direktur Rumah Sakit Umum Agoesdjam Ketapang, Dr Feria mempersilahkan untuk datang ke kantornya namun sangat di sayangkan ternyata Dr Feria tidak komitmen dengan janjinya akan bersedia menemui kedua wartawan media mitrapol.com dan Kompas Nasional. com
Selain itu sangat diduga keras bahwa Dr. Feria tidak memiliki sertipikat pengadaan barang dan jasa pemerintah yang merupakan persyaratan untuk menjadi Pejabat Pembuat Kometmen ( PPK).
Jika sertipikat tersebut itu tidak dimiliki oleh Dr. Feria maka terindikasi secara yuridis hukum bahwa proses administrasi dalam pelaksanaan proyek tersebut diduga cacat HUKUM.
Abd. Rahman.






