Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional

Kamis, 27 Oktober 2016 - 11:23 WIB

Proyek Belum Rampung Tapi Sudah Ambruk ke Jurang

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

kompasnasional.com | LABUSEL

Diperkirakan lebih 10 meter bangunan tembok beton penahan tanah Jalan Lingkar Kabupaten di Desa Simarkaluang Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) ambruk ke dalam jurang perkebunan karet.

Ironisnya, proyek tembok beton yang belum rampung dikerjakan itu, tapi sudah ambruk.

Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Kabupaten Tahap III Dari Dusun Simaninggir menuju Desa Simarkaluang Kotapinang terkesan asal jadi.

Demikian pantauan Wartawan, Rabu (28/9/2016). Melihat fakta ini, warga mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek. Diduga dikerjakan tidak sesuai spek (RAB).

Bangunan tembok penahan tanah persis di tengah pinggiran perkebunan karet ini menjadi faktor indikasi tembok beton rubuh.

Dugaan lainnya, konstruksi bangunan tidak sesuai standart pemerintah, termasuk campuran semen yang digunakan tidak seimbang.

Baca Juga  Gerimis Tak Halangi Bupati Tapsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Menara Masjid

“Pasti karena dikerjakan asal-asalan,” ujar sejumlah warga yang ditemui Wartawan di lokasi bangunan.

Menurut warga setempat, proyek Pembangunan Jalan Lingkar Kabupaten Tahap III ini dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Labusel dan rekanan pelaksananya adalah PT Siraja Oloan berbiaya Rp5,9 Milyar lebih, namun akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait sehingga kualitas bangunan tembok beton diragukan.

“Belum rampung, tapi sudah rubuh. Konstruksi bangunan proyek diduga tidak sesuai standart pemerintah, kiranya Penegak Hukum turut mengawasinya,” ujar beberapa warga setempat kepada Wartawan, yang meminta identitasnya tidak disebutkan di surat kabar.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Terima 1 (satu) pucuk Senjata Rakitan jenis Bomen dari Warga Perbatasan.

Diterangkan, sejak dimulainya pekerjaan pembangunan jalan lingkar tahap III ini belum pernah terlihat petugas pengawasan bangunan dari dinas terkait, hanya beberapa orang pihak kontraktor yang datang ke lokasi.

“Jelasnya kami ragukan kualitasnya, apalagi pengerjaan proyek tembok beton dikerjakan disaat penghujan tanpa ada upaya penutupan dengan terpal, agar bangunan beton tidak terendam air hujan,” ujar warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Labusel Nurdin Siregar ST saat dikonfirmasi Wartawan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bangun Siregar ST, Jumat (14/10/2016) membenarkan bangunan tembok beton ambruk akibat longsor.

“Ia benar, ambruk dan segera diperbaiki,” katanya (SR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN UP3 Ketapang Lakukan Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan Listrik 

Arsip

Tinggal 18 Juta Penduduk Belum Rekam e-KTP, Blangko Sisa 3,1 Juta

Berita

Pasca Libur Lebaran, Sekda Pimpin Sidak di Hari Kedua Masuk Kerja ke Seluruh OPD

Berita

Kejati Sumut Lakukan Penggeledahan di Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun

Berita

Ikatan Media Online (IMO) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Melawi Resmi Terbentuk Periode 2022-2027

Berita

Ramadan Momentum Meningkatkan Kepekaan Sosial di Tengah Pandemi

Berita

Jeep Segera Produksi SUV Kecil Seukuran Suzuki Jimny

Arsip

Artis Hendrik Ceper Kesulitan Bayar Rumah Sakit