Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional

Kamis, 27 Oktober 2016 - 11:23 WIB

Proyek Belum Rampung Tapi Sudah Ambruk ke Jurang

Viewer: 631
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

kompasnasional.com | LABUSEL

Diperkirakan lebih 10 meter bangunan tembok beton penahan tanah Jalan Lingkar Kabupaten di Desa Simarkaluang Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) ambruk ke dalam jurang perkebunan karet.

Ironisnya, proyek tembok beton yang belum rampung dikerjakan itu, tapi sudah ambruk.

Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Kabupaten Tahap III Dari Dusun Simaninggir menuju Desa Simarkaluang Kotapinang terkesan asal jadi.

Demikian pantauan Wartawan, Rabu (28/9/2016). Melihat fakta ini, warga mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek. Diduga dikerjakan tidak sesuai spek (RAB).

Bangunan tembok penahan tanah persis di tengah pinggiran perkebunan karet ini menjadi faktor indikasi tembok beton rubuh.

Dugaan lainnya, konstruksi bangunan tidak sesuai standart pemerintah, termasuk campuran semen yang digunakan tidak seimbang.

Baca Juga  Tersangka Pemalsuan BPJS Kesehatan Di Cimahi Bertambah

“Pasti karena dikerjakan asal-asalan,” ujar sejumlah warga yang ditemui Wartawan di lokasi bangunan.

Menurut warga setempat, proyek Pembangunan Jalan Lingkar Kabupaten Tahap III ini dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Labusel dan rekanan pelaksananya adalah PT Siraja Oloan berbiaya Rp5,9 Milyar lebih, namun akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait sehingga kualitas bangunan tembok beton diragukan.

“Belum rampung, tapi sudah rubuh. Konstruksi bangunan proyek diduga tidak sesuai standart pemerintah, kiranya Penegak Hukum turut mengawasinya,” ujar beberapa warga setempat kepada Wartawan, yang meminta identitasnya tidak disebutkan di surat kabar.

Baca Juga  PEMKAB TOBA BERHARAP KOORDINASI DENGAN DPRD SEMAKIN ERAT

Diterangkan, sejak dimulainya pekerjaan pembangunan jalan lingkar tahap III ini belum pernah terlihat petugas pengawasan bangunan dari dinas terkait, hanya beberapa orang pihak kontraktor yang datang ke lokasi.

“Jelasnya kami ragukan kualitasnya, apalagi pengerjaan proyek tembok beton dikerjakan disaat penghujan tanpa ada upaya penutupan dengan terpal, agar bangunan beton tidak terendam air hujan,” ujar warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Labusel Nurdin Siregar ST saat dikonfirmasi Wartawan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bangun Siregar ST, Jumat (14/10/2016) membenarkan bangunan tembok beton ambruk akibat longsor.

“Ia benar, ambruk dan segera diperbaiki,” katanya (SR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi Irpuskesad

Berita

Biddokkes Polda Kalbar, DPW LDII Kalbar, dan Pondok Pesantren Al-Muqqorobun Gelar Bhakti Kesehatan Khitanan Massal 

Berita

Monitoring Paket Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi di Mawan Kecamatan Pengkadan Kapuas Hulu

Berita

Pantau Arus Balik Pasca lebaran, Koramil Simpang Hilir, Kodim 1203/Ktp Bersama Instansi Terkait Sampaikan Penerapan Protokol Kesehatan.

Berita

Dorong Kemajuan Diwilayah Binaan, Babinsa Kodim 1203/Ktp Bersama Warga Perbaiki Jalan Desa

Berita

Kapolda Kalbar Datangi Polres Kapuas Hulu,Cegah Terjadi Pelanggaran Anggota

Berita

Lama Berpisah, Ibu Penjual Nasi Tak Sadar Polisi yang Jadi Pelanggan Adalah Anaknya

Berita

Bupati Dan Dewan Kapuas Hulu Salurkan Bantuan Banjir Di Suhaid