Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Rabu, 30 November 2016 - 14:54 WIB

Sumarsono: Saya Lebih Keras Dari Ahok!

Viewer: 508
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Keluhan warga atas kinerja Pemprov DKI Jakarta meningkat melalui aplikasi Qlue sejak ditinggalkan Basuki T Purnama ( Ahok). Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menegaskan telah bekerja maksimal.

Mau Diskon Rp 250,000? Beli tiket pesawat-nya di Pergi.com“Sistem saya lebih keras dari Pak Ahok. Bahkan PHL yang kampanye saya skorsing termasuk PNS yang bolos saya pecat,” kata Sumarsono di Balai Kota, Rabu (30/11).

Dirinya juga menegaskan akan melakukan peninjauan langsung terkait keluhan di masyarakat. Namun, dirinya menolak bila pihaknya bekerja lebih lalai. Sehingga tidak ada hubungannya dengan cutinya Ahok.

“Kita sudah bekerja keras. Saya yakin semangatnya tetap melayani. Saya melihat tidak ada penurunan. Kalau ada penurunan nanti saya cek langsung,” tegasnya.

Baca Juga  DPR Tantang Rocky Gerung dan Rizal Ramli Dialog di Forum Terbuka Bicara Kontroversi Dana Haji

Sumarsono mengimbau warga lebih sabar ketika keluhannya tidak direspon dengan cepat. Dia berdalih keterlambatan lantaran DKI Jakarta tengah mengalami banyak permasalahan dan sulit diselesaikan dalam dalam waktu singkat. Tetapi dia menjamin akan tetap mengutamakan kepentingan warga.

“Semua pihak sudah berusaha maksimal untuk memberikan respon yang cepat selama 24 jam,” tegasnya.

Untuk lebih memaksimalkan pelayanannya, Sumarsono berjanji setiap hari turun ke lapangan untuk mengetahui situasi secara langsung. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini masih ada kekurangan.

“Semua saya lihat. Kalau masih ada kekurangan saya minta maaf, saya kan cuma satu orang tenaganya kalau kemarin ada dua, Gubernur dan wakilnya,” terangnya.

Baca Juga  Ini Cara Menteri Susi Hadapi Modus Pencurian Ikan Yang Makin Canggih

Sebelumnya, Marketing Communications Manager Qlue, Elita Yunanda menuturkan, pihaknya membandingkan antara Agustus hingga September dan Oktober sampai November. Dari data diperoleh, tercatat pada Agustus hingga September ada 82.983 total laporan. Sebanyak 14,3 persen di antaranya mendapat tingkat kepuasan rating rendah.

Jumlah itu justru kembali menurun pada Oktober hingga November. Pada periode itu, pihaknya mendapat 77.496 total laporan dari masyarakat melalui aplikasi Qlue. Bahkan jumlah laporan soal ketidakpuasan semakin meningkat. “16,06 persen di antaranya adalah laporan mendapat rating kepuasan user yang rendah,” kata Elita kepada merdeka.com (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bupati Asahan Diduga Berbohong Lagi Dipanggil KPK Tapi Ngaku Sakit

Arsip

Mantan Pjs Kades Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan

Arsip

Berkelakuan Baik, Saipul Jamiell Divonis 3 Tahun Penjara
Foto Mario Teguh

Berita

Mario Teguh Mangkir Pemeriksaan Kasus Robot Trading Net89

Arsip

4 Rampok Penganiaya Anggota TNI Dibekuk, Golok Dan Linggis Disita

Nasional

Jokowi: Saya akan Jadi Penerima Pertama Vaksin COVID-19

Berita

Gempa Magnitudo 5 Guncang Poso Pagi Ini

Berita

Ini Cerita Ashanty yang Baru Lulus S2 dengan Nilai A