Home / Berita

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:28 WIB

Subuh Mencekam di Matraman, 10 Tewas Terjebak Api

Viewer: 635
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Kompasnasional l Kebakaran di permukiman padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III RT 3/RW 6, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3) pagi hari, menewaskan 10 orang dan 5 orang lainnya selamat tanpa luka-luka.
Ketua RW 6 Kelurahan Pisangan Baru Agus Salim merinci, 10 korban yang meninggal berasal dari 3 Kepala Keluarga (KK), sementara 5 warga selamat berasal dari 2 KK.

Sepuluh jenazah yang telah teridentifikasi yakni Sri Mulyani (50), Deby (28), Ria (17), Dani (30), Nizan (1,5), Beni (42), Nova (40), Baeva (15), Fani (20) dan Ni Imam.

Agus menuturkan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.20 WIB di kontrakan empat petak. Menurut keterangan warga yang melapor, kebakaran akibat korsleting listrik sebuah motor di depan kontrakan.

“Karena pagi, orang tidak tahu pasti kecuali korban. Namun pas dievakuasi itu jenazahnya ditemukan terpojok semua di kamar mandi atau dapur, karena memang tempatnya kontrakan pojok begitu,” kata Agus saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (25/3).

Baca Juga  Sidang Lanjutan Kuasa Hukum Effendi Menggugat Petinggi Parpol PDI Perjuangan

Korsleting itu memicu percikan api kemudian menjalar ke plafon dan menyambar penyangga dan reng genting rumah.
“Masih diidentifikasi, tapi diduga api menyambar ke plafon atas rumah dan api menyebar ke seluruh kontrakan,” jelasnya.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB itu, baru berhasil dipadamkan 50 menit berselang. Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Sebagian besar deret petak kontrakan telah hangus terbakar. Agus menuturkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengungkapkan 10 korban meninggal sulit menyelamatkan diri lantaran tak ada akses keluar atau menghadapi jalan buntu.

“Empat petak kontrakan kurang lebih ukurannya 3 x 8 meter. Orang paling ujung kebetulan jalannya buntu dan tidak sempat menyelamatkan diri. Tapi yang luar bisa menyelamatkan diri,” kata Anwar saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga  Tak Mau Bareng PKS di Pilkada Depok, Gerindra Depok: Pernah Dikhianati, Masa Mau Dibohongi 2 Kali?

Lebih lanjut, Anwar sekaligus mewanti-wanti kepada seluruh warga terutama di permukiman padat untuk lebih mawas diri dalam urusan tata letak kabel listrik di rumah. Sebab menurutnya mayoritas penyebab kebakaran di Jakarta terjadi akibat korsleting listrik.

“Berkali-kali saya ingatkan jajaran kelurahan, damkar, agar memperhatikan arus pendek atau sambungan arus listrik karena kebakaran kebanyakan terjadi akibat arus pendek dan ketika charge handphone,” pungkasnya.

Sementara Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro menyebut para korban tewas diduga karena sedang tidur saat kebakaran terjadi. Korban tewas itu adalah penghuni petak 1 dan 3.

Menurutnya, penghuni petak 2 dan 4 berhasil menyelamatkan diri karena terbangun saat kejadian.

“Mungkin tertidur, karena meninggalnya tertumpuk di kamar,” ucap Tedjo saat dihubungi, Kamis (25/3). (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Arya Bocah Obesitas Disambut Teman-temannya Di Hari Pertama Sekolah

Berita

Setelah Menanti 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Akhirnya Teken Perjanjian Kerja Bersama

Berita

Pangdam XII/TPR Apresiasi Tim Tembak Tanjungpura Army Shooting Club*
Ket:Foto// Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba(kiri) dan Bupati Simalungun JR Saragih(kanan)

Berita

Tidak Kordinasi dengan Pusat’New Normal’ JR Saragih Jadi Kontroversi

Berita

Presiden Joko Widodo Lantik Hinsa Siburian Jadi Kepala BSSN

Arsip

Terkait Penggerebekan ‘Golden Game’ Polisi Dihadang Massa Bayaran

Berita

Peringati HUT RI ke-75, Calon Walikota Sibolga ASSED Gelar Upacara Pengibaran Bendera

Berita

Iuran Bulanan Gratis, Sekolah di Halsel Tak Boleh Patok Orang Tua Siswa