Viewer: 779
0 0

Home / Nasional

Minggu, 6 Desember 2020 - 20:11 WIB

Staf Presiden Lenis Kogoya Persilakan Benny Wenda Kembali ke Indonesia

Viewer: 780
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Lenis Kogoya, Staf Ahli Presiden Jokowi turut menyoroti pernyataan kontroversial Benny Wenda soal Negara Papua Barat. Lenis mengatakan sebenarnya apa yang dicita-citakan Benny Wenda sama dengan impian pemerintah Indonesia selama ini yaitu memajukan dan menyejahterakan tanah Papua.

Impian Benny Wenda itu sudah baik, sama dengan pemerintah Indonesia, sama-sama ingin memajukan Papua. Ingin memerdekakan Papua dari kemiskinan, merdeka mendapat pendidikan, merdeka untuk sejahtera. Perjuangannya sama. Namun, cara Benny Wenda itu yang keluar dari jalur,” kata Lenis pada Wartawan.

Baca Juga  MUI Keluarkan Taklimat Soal Bentrok Polisi FPI

Menurut Lenis, sebaiknya Benny Wenda kembali ke Indonesia. Dia bisa berjuang bersama warga lainnya untuk memajukan Papua.

Selain itu, kata dia, Benny Wenda juga seharusnya datang dan melihat sendiri bagaimana kondisi Papua saat ini yang jauh lebih maju dan berkembang terutama di era pemerintahan Presiden Jokowi. Saat ini, kata dia, Presiden Jokowi memberi perhatian mendalam pada perkembangan Papua. Termasuk otsus. Presiden Jokowi, menurutnya, juga beberapa kali ke Papua untuk memastikan pembangunan berjalan lancar.

Baca Juga  Ini Alasan Polri Bawa Tiga Tersangka Kasus Teror Mapolda Sumut ke Jakarta

Papua juga membutuhkan sosok cerdas seperti Benny Wenda, asalkan berjuang di jalur yang ada. “Perbedaan Papua dulu dan sekarang itu beda. Maka baiknya Benny bisa pulang ke Indonesia khususnya Papua. Kami sebagai kepala suku jamin dia. Kami siap menerima kehadiran dia. Kan dia memiliki ilmu yang bagus, pengalaman yang bagus,” tambah Lenis.(JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Rapat Konsultasi GPEI Sumut Bahas Permasalahan di Pelabuhan

Nasional

Fatwa MUI: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

Arsip

Harga Emas Antam Meroket Rp 4.000 per Gram

Arsip

Walikota Sebut Kadin Organisasi Besar

Berita

Pemain Baru Asing Datang, Satu Pemain Asing Persib Harus Hengkang

Arsip

KLB SBSI 1992 Pilih Gunawan Jadi Ketum

Arsip

Jokowi Cuek Saat Berkali-kali Ditanya Soal Demo 4 November

Arsip

Lapangan Jambaran-Tiung Biru diperkirakan sumbang Rp 48 triliun hingga 2035