Kompas Nasional I PEMATANGSIANTAR-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pematangsiantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara siap berbenah untuk membangun sekolah kejuruan untuk menuju sesuai slogan SMK “Bisa Hebat”, dalam segala hal termasuk menghasilkan lulusan kompeten dan kompetetif dalam persaingan global dan dunia kerja.
“Bahkan mencetak wirausahawan muda adalah sebuah kalimat yang mudah di ucapkan tetapi sulit dicapai. tetapi, kata sulit belum tentu tidak bisa bahkan sangat mungkin dicapai jika direncanakan secara matang, dan direalisasikan dengan penuh dedikasi dan loyalitas, demi mewujudkan generasi penerus yang tangguh dan ulet”.kata Kepala SMKN 2 Pematangsiantar Bintang Tumanggor S.Pd yang didampingi Wakasek bidang kurikulum Horas Manurung S.Pd saat dijumpai di ruang kerjanya pada Senin,(31/01/22).
Juga kata Bintang, sesuai dengan pengertian dasarnya, sekolah unggul berarti sekolah yang memiliki kelebihan, kebaikan, keutamaan jika dibandingkan dengan yang lain. Maka, dalam konteks ini sekolah unggul mengandung makna sekolah model yang dapat dirujuk sebagai contoh bagi kebanyakan sekolah lain. Menjadi sekolah rujukan karena kelebihan, kebaikan, dan keutamaan serta kualitas yang dimilikinya baik secara akademik maupun non akademik.
Dalam hal ini juga wakasek bidang kurikulum Horas Manurung S.Pd mengatakan, bahwa jurusan atau kompetensi keahlian yang ada di SMKN 2 Pematangsiantar terdiri dari jurusan bisnis konstruksi dan properti, desain pemodelan dan Informasi bangunan, multimedia, teknik audio vidio, teknik instalasi tenaga listrik, Teknik jaringan tenaga listrik, teknik kendaraan ringan otomotif, teknik ototronik (otomotif elektronik), dan teknik pemesinan dari ke sembilan jurusan tersebut permesinan adalah salah satu jurusan unggulan di sekolah tersebut.
“Kita juga ingin memajukan teknik kendaraan ringan otomotif, dimana kedua kompetensi keahlian yaitu teknik pemesinan dan TKR tersebut peminatnya banyak. Jadi setiap kompetensi keahlian masing-masing ada ketua program keahlian”.ujar Horas.
Ia juga menyebutkan bahwa program SMKN 2 kedepan untuk mewujudkan “SMK Bisa Hebat dan siap kerja pihaknya akan menyiapkan siswa untuk siap bekerja serta mampu bersaing di dunia kerja.
Untuk mencapai hal tersebut terdapat banyak kendela yang di hadapi sekolah seperti kata Horas, minimnya perlengkapan atau alat praktek yang memadai, karena menurutnya alat-alat praktek yang di sekolah tidak layak pake lagi.
“Kendala yang kami hadapi disekolah ini adalah alat-alat praktek siswa semuanya sudah tidak layak pakai, karena setiap jurusan atau setiap kompetensi keahlian cuma butuh peralatan yang baru karena peralatan untuk praktek siswa alat-alat yang lama bisa dikatakan tidak layak pakai, kedepan rencana kita kalau sudah diganti alat-alat praktek siswa semua baru akan kita buat menjadi pusat kenggulan dan siap menciptakan lulusan-lulusan yang handal dan siap pakai. untuk itu kami memohon kepada kadisdik untuk memperhatikan alat-alat praktek sekolah kami” ucapnya.
Juga kata Horas, untuk memajukan SMKN 2 pihaknya akan terus meningkatkan kompetensi guru untuk membentuk unit produksi. Bukan hanya itu saja kita akan mendatangkan guru tamu dari pihak perusahaan dengan tujuan mengsinkronisasikan kurikulum.Jadi untuk mempersiapkan siswa yang handal dan siap bekerja setiap jurusan harus ada unit produksinya.
“Semua ini juga tidak terlepas dari peran aktif semua ketua program keahlian atau ketua jurusan , karena ketua Jurusan mempunyai tugas melaksanakan dan mengelola pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian pada anak didik dalam cabang ilmu yang telah ditentukan, serta membina civitas akademika jurusan, sesuai dengan program pendidikan yang ada dengan mengacu pada peraturan dan perundang undangan yang berlaku”.tutupnya.
Toni Tambunan.







