Home / Politik

Rabu, 3 Februari 2021 - 08:20 WIB

Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

Viewer: 499
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasional l Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) tak memiliki etika dengan menyeret nama Presiden Joko Widodo di dalam konflik internal partai.

“Beliau orang muda, bagus. Tapi mulai lebih bijak lagi. Apalagi bicara di ruang publik. Boleh dia ngomong tapi tidak boleh nyebut nama Presiden, klarifikasi ke Presiden, etikanya tidak ada,” kata Marzuki.

Marzuki menilai semestinya AHY menyelesaikan permasalahan tersebut secara internal dengan menunjuk pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam gerakan yang berupaya melengserkannya dari kepemimpinan partai.

Ia pun menilai jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berada di posisi Jokowi saat ini tentu juga tak ingin diperlakukan seperti sekarang dengan diseret namanya ke dalam konflik internal sebuah partai.

Baca Juga  Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan Drama Terkait Penyegelan Pulau Reklamasi

“Bagaimana kalau SBY dulu diperlakukan seperti itu. Tidak enak juga. Pasti tidak mungkinlah Pak Jokowi menanggapi (tudingan) itu. Kan tidak pas juga. Kalau ada orangnya si A, si B,tunjuk aja hidungnya. Dan dia harus menyampaikannya. Jangan orang sekitarnya nuduh-nuduh,” lanjut Marzuki.

Ia lalu menceritakan pengalamannya saat menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Saat itu ia juga pernah hendak dilengserkan.

Namun ia menyikapinya secara internal dan tidak membawa konflik tersebut ke eksternal. Karena itu ia meminta AHY menangani konflik internal partai secara bijaksana.

Baca Juga  Demokrat Kubu Moeldoko Laporkan Andi Mallarangeng ke Polda Metro

“Waktu itu kan gonjang-ganjing kan banyak, mau menjatuhkan Sekjen. Tidak pernah saya respons dengan berita-berita seperti ini. Kerja saja. Buktikan kerja kita bagus. Kita tunjukkan dan hasilnya kita menang pemilu saat itu,” kata Marzuki.

Sebelumnya AHY menyebut, ada salah seorang pejabat pemerintahan yang terlibat dalam upaya melengserkannya dari kursi ketua umum.

“Yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan yang, sekali lagi, sedang kami mintakan konfimasi dan klarifikasinya kepada Presiden Joko Widodo,” kata AHY.
(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

KH Ma’ruf Amin Sengaja Membiarkan “Orang-Orang” JK Masih Berada di Istana Wapres?

Politik

Jokowi Tetapkan Lima Deputi Kepala Staf Presiden, Ini Profilnya

Politik

PKB Lirik Raffi Ahmad dan Agnes Monica untuk Pilkada Jakarta

Politik

Tangan Bersih Jokowi Hadapi BEM UI dan Angin Segar Kritik

Politik

Survei Indikator: Ganjar Pranowo Pilihan Capres Tertinggi Selama Pandemi

Politik

Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran

Berita

Gus Irawan Pasaribu Apresiasi Program Asner-Susanti

Politik

Lolos Parlemen Saja Belum, Partai Berkarya Sudah Kisruh