Home / Politik

Rabu, 3 Februari 2021 - 08:20 WIB

Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

Viewer: 497
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasional l Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) tak memiliki etika dengan menyeret nama Presiden Joko Widodo di dalam konflik internal partai.

“Beliau orang muda, bagus. Tapi mulai lebih bijak lagi. Apalagi bicara di ruang publik. Boleh dia ngomong tapi tidak boleh nyebut nama Presiden, klarifikasi ke Presiden, etikanya tidak ada,” kata Marzuki.

Marzuki menilai semestinya AHY menyelesaikan permasalahan tersebut secara internal dengan menunjuk pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam gerakan yang berupaya melengserkannya dari kepemimpinan partai.

Ia pun menilai jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berada di posisi Jokowi saat ini tentu juga tak ingin diperlakukan seperti sekarang dengan diseret namanya ke dalam konflik internal sebuah partai.

Baca Juga  Rudal Korut Terbang di Atas Wilayah Jepang

“Bagaimana kalau SBY dulu diperlakukan seperti itu. Tidak enak juga. Pasti tidak mungkinlah Pak Jokowi menanggapi (tudingan) itu. Kan tidak pas juga. Kalau ada orangnya si A, si B,tunjuk aja hidungnya. Dan dia harus menyampaikannya. Jangan orang sekitarnya nuduh-nuduh,” lanjut Marzuki.

Ia lalu menceritakan pengalamannya saat menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Saat itu ia juga pernah hendak dilengserkan.

Namun ia menyikapinya secara internal dan tidak membawa konflik tersebut ke eksternal. Karena itu ia meminta AHY menangani konflik internal partai secara bijaksana.

Baca Juga  Pilkada Pematangsiantar 2020 Calon Tunggal, PASTI Unggul Telak dari KOKO

“Waktu itu kan gonjang-ganjing kan banyak, mau menjatuhkan Sekjen. Tidak pernah saya respons dengan berita-berita seperti ini. Kerja saja. Buktikan kerja kita bagus. Kita tunjukkan dan hasilnya kita menang pemilu saat itu,” kata Marzuki.

Sebelumnya AHY menyebut, ada salah seorang pejabat pemerintahan yang terlibat dalam upaya melengserkannya dari kursi ketua umum.

“Yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan yang, sekali lagi, sedang kami mintakan konfimasi dan klarifikasinya kepada Presiden Joko Widodo,” kata AHY.
(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Politik

Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran

Politik

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, Direktur IPS: Beda Kolam

Politik

Politikus PSI: Bagi KAMI, Prabowo Hanya Alat

Politik

Didaftarkan ke Kemkumham, Ini Peluang Demokrat Versi KLB
Foto ini didistribusikan oleh pemerintah Korea

Berita

Semenanjung Korea Panas: Korut dan Korsel Saling Serang

Politik

Demi Pemilu 2024, PDI Ganti Nama Jadi PDRI, Tetap Pakai Logo Kepala Banteng

Politik

Dipecat Demokrat, Nasib Jhoni Allen di DPR Juga Akan Berakhir