Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Kamis, 22 Maret 2018 - 14:28 WIB

Seorang Bandar Sabu Terkapar Ditembak Tim Gabungan BNN RI dan Polrestabes Medan

Tersangka yang roboh ditembak. (ist)

Tersangka yang roboh ditembak. (ist)

Viewer: 637
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

KompasNasional.com, Medan || Suasana pagi di depan Prime One School, Jalan AH Nasution/Tritura mendadak mencekam. Bagaimana tidak, di tengah keramaian warga yang beraktivitas di sana, seorang pria roboh bersimbah darah setelah terkena terjangan peluru, Selasa (20/3/2018) sekira jam 7.45 Wib.

Informasi yang dihimpun, tembakan itu ternyata berasal senjata api tim gabungan dari BNN RI, dibantu personel Polrestabes Medan yang tengah menghadang tiga orang bandar narkoba jenis sabu. Dalam penggerebekan itu, personel gabungan dikatakan berhasil membekuk 2 dari 3 tersangka.

Belakangan diketahui, pria yang kena tembakan itu bernama Amri Harahap (36), warga Jalan Cimpedak, Gang Sawit, Desa Rimba Sekampung Dumai Kota, Provinsi Riau.

Di tengah keramaian warga yang sedang beraktivitas, Amri terkapar bersimbah darah, setelah peluru bersarang di bagian perutnya.

Dalam kondisi sekarat, petugas langsung membawa tersangka ke RS Bhayangkara Medan, guna mendapatkan perawatan medis. Sementara satu tersangka lainnya yang berhasil diamankan saat penggerebekan, masih diboyong petugas guna dilakukan pengembangan, untuk melacak keberadaan teman mereka yang lainnya, termasuk satu orang yang berhasil kabur.

Baca Juga  Pasangan Kekasih Ini Diarak, Karena Kepergok Pagi-Pagi Sedang Bercinta

Dalam penggerebekan itu juga, petugas gabungan berhasil mengamankan sabu-sabu yang dikemas dalam tas koper. Hingga berita ini diunggah, belum diketahui jumlah barang bukti itu, namun kabar yang beredar diperkirakan berjumlah puluhan kilo.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit mobil Toyota Fortuner warna Silver nopol BM 1377 RE dan satu buah KTP atas nama Amri Harahap. Warga yang mengetahui aksi penggerebekan disertai letusan peluru langsung ketakutan dan sempat tak berani keluar dari kediamannya.

Namun, saat aksi cepat yang dilakukan petugas berangsur renggang karena dua orang tersangka berhasil ditangkap dan dilumpuhkan, warga baru berani mendekat.

Andri (37), salah seorang warga di sana saat ditanyai wartawan mengaku bahwa situasi penggrebekan sempat mencekam. Petugas tiba-tiba mendekati sasaran dan mencoba menangkap 3 orang pria di lokasi.

Baca Juga  Wujudkan Merdeka Belajar, SMAN 2 Bandar Gelar Workshop Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran

“Tadi tersangkanya yang mau disergap 3 orang. Itulah yang satu ditembak dan kena perutnya sampai tergeletak bersimbah darah. Sedang seorang lagi, ditangkap gitu aja lalu dimasukkan ke dalam mobil. Dan seorang lagi katanya kabur. Warga gak ada yang kenal para pelakunya,” ujar pria yang mengatakan baju kaos putih ini.

Terkait penggerebekan itu, Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari saat dikonfirmasi wartawan, membenarkannya.

“Iya benar. Sabar dulu ya,” katanya singkat. Sementara, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin mengatakan, salah seorang pelaku sekarat. “Mereka tiga orang. Yang ditangkap dua orang, satu lagi melarikan diri,” ucapnya.(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jelang New Normal, Berikut Aturan Kegiatan di Rumah Ibadah dari Kemenag

Berita

Rayakan Idul Adha, Rumah Aspirasi Sahabat Novri Aritonang Sembeli 1 Ekor Sapi Untuk Warga Kurang Mampu

Berita

Desa Sempalai Laksanakan Pembangunan Box Culvert*

Berita

Pengeboman Di Surabaya Gunakan Bom The Mother of Satan

Berita

KARTINI TOBA DAPAT PIAGAM “PEREMPUAN BERJASA DAN BERPRESTASI”

Berita

Babinsa Bersama Bhabinkatibmas Dampingi Penyaluran BLT di Nagori Bah Jambi II

Berita

Optimalisasi Pelayanan Publik,Pemkot Pontianak Manfaatkan IT

Berita

Menkes RI Kunker di Kalbar Semangat Vaksinasi dapat Apresiasi