Home / Berita

Jumat, 23 April 2021 - 09:37 WIB

Optimalisasi Pelayanan Publik,Pemkot Pontianak Manfaatkan IT

Viewer: 475
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kembangkan Aplikasi di Seluruh OPD

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, teknologi informasi tidak bisa terpisahkan dengan penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah sejak lama menerapkan konsep smart city dalam tata kelola pemerintahan.

Tujuan implementasi teknologi informasi (IT) dalam tata kelola pemerintahan adalah untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik secara optimal serta untuk efisiensi.

Pemanfaatan jaringan berbasis IT dengan menyediakan aplikasi-aplikasi.

“Baik aplikasi yang sudah kita buat ataupun yang kita kembangkan sendiri di masing-masing OPD yang bertugas melayani masyarakat,” ujarnya usai menjadi narasumber dalam acara webinar nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) di Ruang Pontive Center, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga  Kapolda Kalbar Hadiri Pembukaan Pembinaan dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan di Provinsi Kalbar Tahun 2022

Ia meminta keseluruhan data tersebut terkonektivitas dengan aplikasi-aplikasi yang ada.

Sebab, kata dia, perkembangan IT tidak bisa terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini.

Salah satunya, Kampung Digital Gradasi di tepian Sungai Kapuas Gang H Mursyid

Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan yang dicanangkan baru-baru ini.

Keberadaan kampung digital ini bisa memajukan aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi kreatif.

Kampung Digital Gradasi ini bisa dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan perekonomian dan lainnya.

“Semoga Kota Pontianak bisa menjadi salah satu Kota Digital di Indonesia yang akan dicanangkan ke depan,” harapnya.

Menurutnya, Kota Pontianak memiliki peluang menjadi kota digital di Indonesia sebab dari data pengguna IT di kota ini mempunyai potensi besar.

Baca Juga  Pemko Siantar Sosialisasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik bagi Pimpinan OPD

Ia berharap kampung digital ini bisa berkontribusi dalam memberikan pelatihan-pelatihan bagaimana mendapatkan informasi, bertukar informasi termasuk produktivitas yang bisa dilakukan.

“Hal ini sejalan dengan upaya program smart city di Pontianak,” ungkapnya.

Meskipun di tahun ini proyek baru terkait smart city belum ada, namun pihaknya fokus pada meningkatkan kualitas jaringan yang ada maupun optimalisasi aplikasi marketplace yang dimiliki sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Hampir sebagian besar OPD ada aplikasi, bahkan satu OPD bisa lebih dari lima atau 10 aplikasi sesuai masing-masing bidang,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Danyonkav 12/Beruang Cakti
Foto Ilustrasi Pembunuhan

Berita

Motif Pelajar Dibunuh-Dikubur Pacar di Sumbar: Takut Hamil

Berita

Beredar Kabar Kabid Bina Marga Membeli Sebuah Pulau. Kades Pulau Gadang Bantah Tidak Ada Jual-Beli Pulau

Berita

Billboard PT Multigrafindo Berdiri Tanpa Izin, Inspektorat Didesak Periksa Kasat Pol PP Kota Medan

Asahan

Terpilih Aklamasi, Nauli Siregar Kembali Pimpin PRSI Asahan

Berita

Walikota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah,SE MM Safari Subuh Berjamaah

Berita

Satpol PP Provinsi Kalbar Menjadi Nara Sumber Kegiatan Diklat Satpol PP Kubu Raya

Asahan

Pimpin Apel Gabungan, Sekda Asahan Berpamitan