Ilustrasi Penculikan Anak
Ternate – Kompasnasional.com | Seorang anak perempuam Kelurahan Tabahawa, Kota Ternate, berinisial HJ (10) Nyaris diculik Orang Tidak di Kenal (OTK). Handphone milik korban hilang.
Dilansir dari media FaktaMalut.com Minggu (27/6/2021) Informasi penculikan HJ diceritakan oleh Fajar, yang tak lain paman korban. Ia mengatakan kejadian ini bermula sekira pukul 14: 00 WIT HJ disuruh Novi ibunya kedepan jalan untuk membeli pampers setelah membeli pampers korban kembali berjalan ke rumah.
Namun kata Fajar, dalam perjalanan HJ sudah diikuti oleh OTK yang mengendarai Yamaha Fino dan langsung menyampiri korban saat membawa hasil belian pampers dengan menanyakan ke korban kalau dirinya merupakan teman dekat ibu dari korban.
Dari hasil bujukan OTK, korban langsung mengikuti rayuwanya dengan alasan pelaku akan membawa korban ke tokoh yang banyak pampersnya untuk diberikan kepada korban sehingga korban langsung mengikuti pelaku dengan motor yang dikendarainya.
Fajar juga mengaku, pelaku ini membawa korban dengan motornya dengan cara masuk keluar gang-gang yang ada di seputaran Kelurahan Tabahawa.
“Kami mengetahui korban di culik oleh OTK saat seorang bernama Titin warga di Kelurahan Gamayaou membawa korban ke rumah sekitar pukul 15.30 Wit kalau korban diculik,” ungkap Fajar.
Setelah korban di rumah kata Fajar dirinya sempat menanyakan kepada warga di Kelurahan Gamayaou dan dari hasil keterangan warga tersebut mendapatkan korban sedang menanggis di seputaran rumahnya sehingga diintrogasi ke korban untuk menanyakan rumahnya dan langsung diantar pulang.
Dia juga menyebut, atas kejadian ini korban saat ditanya pelaku merupakan seorang ibu
namun rawut wajah ditutupi dengan kaca helm dengan membawa sebuah motor Yamaha Fino dan pelaku juga mengambil handphone realme 8 milik korban.
Meski begitu Fajar bersyukur korban kembali dengan kondisi selamat namun hingga sekarang pihak keluarga belum membuat Laporan Polisi (LP) sebab masih mengurusi anaknya yang masih trauma atas kejadian ini.
“Saya berharap atas kejadian ini kepada semua orang untuk bisa mengawasi anaknya untuk mencegah orang-orang yang tidak dikenal,” pungkasnya.
(FIK)







