Home / Berita

Selasa, 16 Februari 2021 - 14:15 WIB

Sekda Kalbar Pimpin Rapat Penerapan Aplikasi E-Aktivity

Viewer: 468
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., meminta penerapan E-Activity dapat dimaksimalkan. Oleh karenanya, semua aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat diharapkan dapat memahami dengan baik penggunaan E-Activity.

“E-Activity ini sama seperti kita mengisi (buku) diary setiap hari.

Kita masukkan ke aplikasi yang ada di Kominfo,” jelas dia usai memimpin rapat penerapan aplikasi E-Activity di ruang rapat Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (15/2/2021).

Dalam rapat tersebut, Sekda mengatakan sengaja mengundang khusus kehadiran asisten Sekretaris Daerah, Kepala BKD Provinsi Kalbar, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalbar, Kepala Biro Organisasi, dan juga staf ahli.

Baca Juga  Bupati Samosir Launching Bus Sekolah Gratis

“Nanti kita perluas dengan kepala perangkat daerah, supaya ASN bisa mengerti peran dan fungsi mereka dalam E-Activity.

Kita masih uji coba selama enam bulan,” ujar Leysandri.

Ditambahkannya, pemahaman ini perlu dimengerti setiap kepala perangkat daerah, supaya setiap ASN mengerti peran fungsi mereka dalam E-Activity.

“Sehingga nanti tidaK ada lagi salah penafsiran. Misalnya kan Kasubbag TU yang dipanggil ni.

Tidak ada salah penafsiran bagaimana menilai atau memvalidasi laporan staf, karena dia akan memvalidasi.

Eselon dua tidak divalidasi oleh pimpinan. Itu bedanya,” papar Leysandri.

Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalbar, Sekda Provinsi Kalbar menyarankan untuk menaikkan kapasitas bandwidth yang ada.

Baca Juga  Kainfolahtadam XII/Tpr Pimpin Opening Ceremony Seleksi Daerah 16 besar Turnamen E-Sports Piala Kasad

Menurutnya, apabila ada 5.000 pegawai yang menginput kegiatan akan mengakibatkan gangguan pada server E-Activity.

“Itu harus 5.000 pegawai tiap hari masuk dan itu hanya ditoleransi tiga hari,” tukas mantan Sekda Kabupaten Sanggau ini.

Terkait kehadiran dan juga apel pagi, Leysandri mengimbau seluruh perangkat daerah untuk menggunakan mesin absen deteksi wajah. Selain itu, setiap ASN diwajibkan mengikuti apel sebagai salah satu bagian dari kegiatan E-Activity.

“(Absen) wajah tidak bisa dititip. Jadi, kalau tidak ada (ASN) kita tahu bahwa orang ini masuk jam berapa. Kalau tidak masuk akan mengurangi TPP nol sekian persen,” pungkas dia.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Kapuas Hulu Beri Bantuan Ke Yonif RK 644/Wls Yang Terkena Musibah Kebakaran

Berita

Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan ke Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY 

Berita

Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Rugikan Negara Hingga Miliaran

Berita

Kapolsek Pontianak Timur di Dampingi Bhabinkamtibmas Tanjung Hulu Kunjungi Pelaksanaan Vaksinasi Lansia

Berita

Disinyalir Ada Praktik Mafia di DPKLH Halsel Hingga Tutupi Dokumen

Berita

KADES DAN BPD HARUS KOMPAK DALAM PEMBANGUNAN DESA

Berita

Bersama Gubernur Kalbar, Pangdam XII/TPR Resmikan GAIA Bumi Raya City Mall*

Berita

Portugal Tinggalkan Piala Dunia Dengan Kepala Tegak