Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Sabtu, 16 April 2016 - 13:41 WIB

Satu Kompi Kopassus Selamatkan Satu Batalyon TNI Dari Sergapan Musuh

Viewer: 1056
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Dalam sehari, Kota Dili berhasil direbut. Menghadapi pasukan yang lebih kuat, tentara Fretilin dan Tropaz memilih mundur dari kota dan berlari ke dalam hutan. Informasi intelijen memperkirakan musuh bergerak menuju Kota Aileu.

Pasukan segera diperintahkan untuk mengejar. Dari sejumlah pasukan, hanya Kompi A Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang masih segar bugar.

Pertempuran itu dilukiskan dalam buku biografi ‘Letjen (Purn) Soegito: Bakti Seorang Prajurit Stoottroepen’, yang ditulis Beny Adrian. Cetakan pertama tahun 2015, yang diterbitkan PT Gramedia, Jakarta.

Kompi A dipimpin Lettu Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut seharusnya ikut bersama rekan-rekannya terjun ke pusat Kota Dili. Namun, pesawatnya terkena tembakan dan harus berputar balik ke Kupang.

Operasi Seroja 2015 buku hari “h”: 7 desember 1975

Begitu Luhut bisa mendarat di Timor Timur, Letkol Soegito langsung mempercayakan Luhut dan anak buahnya memberi perlindungan bagi pasukan TNI yang terjebak.

Baca Juga  Dapat Pujian dari Eko Patrio, Vega Darwanti Dibandingkan dengan Ayu Ting Ting

Di tengah perjalanan, tepatnya menuju Kampung Moliana. Yonif 405 yang berada di barisan paling depan disergap musuh. Sergapan sempat berhasil diatasi oleh Kompi B pimpinan Capa Martadi. Tak lama, Kompi A datang membantu, Kompi B segera digeser untuk melindungi sisi kiri.

Sergapan yang dilakukan musuh membuat gerakan pasukan terhambat. Luhut segera menyusun strategi, dia segera menggempur posisi musuh di malah hari. Dengan gerakan perlahan, kadang-kadang merayap, mereka berhasil menemukan lokasi persembunyian musuh.

Jelang pagi, tembakan dimulai, roket berterbangan dan membuyarkan konsentrasi musuh dan memilih mundur. Berkat serangan mendadak itu, pasukan TNI dari Yonif 405 kembali bergerak maju.

Baca Juga  Hari Sumpah Pemuda Relawan SERGAP diDeklarasikan

Operasi Seroja 2015 buku hari “h”: 7 desember 1975

Setelah sampai di Aileu, komposisi pasukan diubah. Kapten Bambang Mulyanto ditunjuk sebagai pemimpin, sedangkan Martadi diperintahkan kembali ke Dili. Di bawah kepemimpinan Bambang, kompinya banyak terlibat pertempuran, kebanyakan akibat disergap musuh.

Komandan Brigade Letkol Atmanto meminta bantuan Kopassus untuk membantu. Setelah sampai di lokasi penyergapan, Bambang langsung membaca situasi. Setelah strategi tersusun rapi, dia bersama anak buahnya langsung memburu musuh di ketinggian, hingga berhasil dipukul mundur.

Begitulah tugas Kompi B selama di Aileu. Penugasan yang sama terus mereka terima, hingga akhirnya ditarik ke Dili dan dikembalikan ke markas (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Sore Ini, Mendikbud Umumkan Kebijakan soal Pembelajaran Tahun Ajaran Baru

Berita

Rumah Buruh TKBM Bakal Dilelang BTN

Berita

24 Tengkorak Manusia Gagal Diselundupkan ke Belanda dari Bali
12 Remaja Terjaring di Kos-kosan Medan Area -kompasnasional

Arsip

12 Remaja Terjaring di Kos-kosan Medan Area

Arsip

Resmi, Paul Pogba ke Manchester United

Arsip

Dunia Kembali Berduka, Penyanyi Legendaris Prince Meninggal

Berita

‘JR Saragih Tidak Kebal Hukum’ Putusan MA Pintu Masuk Mengungkap Dugaan Korupsi di Pembelian Lahan Kantor Bupati Simalungun

Berita

DJM 2 Periode Terbentuk di Provinsi DIY