Home / Berita

Minggu, 23 Oktober 2022 - 08:35 WIB

Satbinmas Polres Melawi Gelar Imbauan dan Sosialisasi Terkait Larangan Obat Sirup Anak 

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

POLRES MELAWI, POLDA KALBAR – KOMPAS NASIONAL.Com- Menyikapi surat edaran Kemenkes RI tentang kewajiban penyelidikan epidemiologi dan pelaporan kasus gangguan ginjal akut pada anak dan surat edaran Dinkes Kabupaten Melawi nomor:440/996/Dinkes-d tanggal 20 Oktober 2022 tentang pemberitahuan tindak lanjut dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pada hari Sabtu tanggal 22 Oktober 2022, Satbinmas Polres Melawi Polda Kalbar melaksanakan kegiatan imbauan dan sosialisasi serta melakukan pengecekan secara langsung pada beberapa apotek di Kabupaten Melawi, memberikan imbauan terkait larangan penggunaan obat sirup untuk anak-anak dikarenakan mengandung dietilen glikol (DEG) maupun etilen glikol (EG) yang diduga mengakibatkan maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia, bahkan berakibat pada kematian.

Adapun personel Satbinmas Polres Melawi yang melaksanakan kegiatan yaitu Aipda Supar’am, Bripka Juliansyah dan Brigpol Di Susilowati.

Baca Juga  Kapolsek Kota Serahkan Bantuan UMKM Merdeka Pada Purnawirawan Polri dan Warga

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Kasat Binmas AKP Haryono menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terkait larangan peredaran sirup untuk anak-anak.

“Kegiatan ini kami lakukan pengecekan dan pendataan pada beberapa apotek di Kabupaten Melawi ini terkait larangan memperjualbelikan sirup untuk anak-anak tersebut. Kami memberikan imbauan dan sosialisasi kepada apotek-apotek di Nanga Pinoh agar tidak lagi menjual sirup untuk anak-anak tersebut. Ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat, dan kegiatan semacam ini akan kami terus lakukan hingga larangan ini dicabut,” jelasnya.

AKP Haryono juga mengimbau kepada apotek-apotek di Kabupaten Melawi agar segera menghentikan penjualan sirup untuk anak-anak tersebut, karena hal tersebut sudah menjadi perhatian nasional terutama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi.

Baca Juga  Dukung Pertanian di Kabupaten Samosir Universitas Sumatera Utara Serahkan Alat Penggiling Kopi

“Kami berharap apotek-apotek di Kabupaten Melawi ini, mengikuti surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Kemenkes RI dan Dinkes Kabupaten Melawi tersebut. Hal ini untuk mencegah dan menjaga anak-anak agar kasus gagal ginjal akut ini tidak terjadi di Kabupaten Melawi ini,” tegasnya.

Terakhir, AKP Haryono memberikan imbauan kepada para orang tua agar tidak lagi membeli obat sirup untuk anak-anaknya karena sudah jelas obat sirup tersebut mengandung dietilen glikol dan etilen glikol.

Adapun apotek yang sudah dilakukan pendataan dan pengecekan serta diberikan imbauan yaitu Apotek Indomaret Depan PLTD Sidomulyo, Apotek Ronario Sidomulyo, Alfamart samping SD 3 Sidomulyo, Toko Obat Lestari, Toko Obat Sumber Jaya, Apotek TIB dan Apotek Bunda Fatimah.

Hasnan Sutanto/Jhon Lendri

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Covid-19 Pemangkat, Bagikan 2.000 Masker ke Pengunjung Pasar*

Berita

Negara-Negara Eropa Didesak Ubah UU Pemerkosaan yang Rugikan Korban

Berita

Kemenag Bangun MAN 4 di Kelurahan Saigon Pontianak Timur

Berita

Sofyan Tan Anggota Komisi X DPRI bersama Dekan FK UMI Silaturahmi dan Beri Bantuan APD ke RSVI

Berita

Pemilik Warkop Kena Tipu, Pelaku Pakai Modus Pura-pura Kena Tilang, Tinggalkan Plastik dan STNK Palsu

Berita

Luar Biasa,Wali Kota Edi Kamtono Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut Turut

Berita

Kepala Staf Kodim 1208/Sambas Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sambas.

Berita

Polda Kalbar Kembali Ungkap Kasus Prostitusi Online Di Kota Pontianak