Viewer: 4478
3 0

Home / Berita

Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:41 WIB

SANGKAL PUTUNG PATAH TULANG WARISAN BUDAYA ASLI INDONESIA BAPAK ANSOR

Viewer: 4479
3 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

BANDAR BATANG_JATENG

Dalam kehidupan sehari-hari berbagai macam kegiatan masyarakat berusaha untuk beraktivitas dalam pekerjaan demi mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan keluarga.

Dan dari kebanyakan mereka tidak menghiraukan keselamatan diri mereka sendiri sehingga seringkali terjadi kecelakaan menimpa tanpa disengaja.

Semisal jatuh yang mengakibatkan patah tulang ,luka luka ,dan lain sebagainya, sebagai langkah tanggap darurat penanganan pertama yang terpikirkan hanya secara medis ,padahal masih ada penanganan secara non medis,sebagai contoh pijat urat saraf ,herbal ,dan yang lebih di cari para pasien/korban kecelakaan patah tulang penanganan secara SANGKAL PUTUNG.

Yang menarik terkait praktik pengobatan patah tulang Sangkal Putung disini adalah dari Terapis (ANSOR) sendiri tidak menggunakan alat yang seharusnya dibutuhkan selayaknya penanganan secara medis.Akan tetapi Terapis hanya menggunakan alat alakadarnya dan tidak masuk di akal, namun bagi para pasien tidak mengalami kesakitan sama sekali.

Baca Juga  Upaya Halangi Penyidikan Setnov, KPK Kembali Periksa Hilman

Di Kabupaten Batang sendiri ada satu tempat pengobatan penanganan specialis ahli patah tulang atau yang sering disebut Ahli Sangkal Putung yakni Bapak ANSOR asli kelahiran Kajen Pekalongan,namun sekarang menetap di wilayah Kabupaten Batang tepatnya Dukuh Bagoran Desa Tambahrejo Kecamatan Bandar.

Tiap harinya tempat praktek pengobatan Bapak Ansor didatangi puluhan pasien yang harus di tangani dari yang hanya pijat saraf sampai patah tulang ,sering kali mereka yang mengalami kecelakaan berat dan harus dirawat di ruang inap tempat Bapak Ansor, untuk perawatan sampai pemulihan dan benar benar pulih setidaknya pasien membutuhkan waktu antara 20 hari sampai satu bulan.

Baca Juga  Peringati Hari Bhayangkara Ke 76 Waka Polda Kalbar Pimpin Acara Tabur Bunga di Muara Jungkat

Itulah yang menjadi kendala Bapak Ansor sehubungan dengan jumlah pasien rawat inap, dikarenakan ruang terbatas sedangkan pasien semakin bertambah.

Harapan Bapak Ansor agar pemerintah maupun instansi kesehatan daerah mengapresiasi dan membantu untuk yang dibutuhkan demi kelangsungan berjalanya bapak Ansor membatu masyarakat,,Dalam hal ini yang di butuhkan penambahan ruang rawat inap.

Itulah yang menjadi keluhan Bapak Ansor selain untuk membantu masyarakat juga melestarikan warisan budaya asli Indonesia.

Pengirim : Ali Ridho

Editor : Bowo Laksono

Happy
Happy
25 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
75 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Hadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) dari Imigrasi Kalbar 

Berita

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Proses Pemakaman untuk Meringankan Beban Warga 

Berita

Kapolda Kalbar Tinjau Langsung Beri Bantuan Korban Banjir di Sintang.

Berita

KOREM 121/ABW BERSAMA AJENREM 121/ABW MENGGELAR KAMPANYE DALAM RANGKA PENERIMAAN PRAJURIT TNI AD TAHUN 2022

Berita

Wakil Bupati Bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Membuka dan Melepas Lomba Karnaval dan Mewarnai

Berita

Polda Kalbar Gencarkan Vaksinasi di Enam Tempat Berbeda Selama Dua Hari, Dengan Target 590 Orang

Berita

Polres Nias Selatan Lakukan pengawasan dan Pengamanan saat Pendaftaran para Bapaslon Bupati Nias Selatan

Berita

Bupati Samosir Serahkan Bantuan Penangkar Bibit Bawang Merah Kepada Kelompok Tani Desa Cinta Dame