Viewer: 4244
3 0

Home / Berita

Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:41 WIB

SANGKAL PUTUNG PATAH TULANG WARISAN BUDAYA ASLI INDONESIA BAPAK ANSOR

Viewer: 4245
3 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

BANDAR BATANG_JATENG

Dalam kehidupan sehari-hari berbagai macam kegiatan masyarakat berusaha untuk beraktivitas dalam pekerjaan demi mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan keluarga.

Dan dari kebanyakan mereka tidak menghiraukan keselamatan diri mereka sendiri sehingga seringkali terjadi kecelakaan menimpa tanpa disengaja.

Semisal jatuh yang mengakibatkan patah tulang ,luka luka ,dan lain sebagainya, sebagai langkah tanggap darurat penanganan pertama yang terpikirkan hanya secara medis ,padahal masih ada penanganan secara non medis,sebagai contoh pijat urat saraf ,herbal ,dan yang lebih di cari para pasien/korban kecelakaan patah tulang penanganan secara SANGKAL PUTUNG.

Yang menarik terkait praktik pengobatan patah tulang Sangkal Putung disini adalah dari Terapis (ANSOR) sendiri tidak menggunakan alat yang seharusnya dibutuhkan selayaknya penanganan secara medis.Akan tetapi Terapis hanya menggunakan alat alakadarnya dan tidak masuk di akal, namun bagi para pasien tidak mengalami kesakitan sama sekali.

Baca Juga  Hati-hati, Barang Bermerek Ini Paling Banyak Dipalsukan

Di Kabupaten Batang sendiri ada satu tempat pengobatan penanganan specialis ahli patah tulang atau yang sering disebut Ahli Sangkal Putung yakni Bapak ANSOR asli kelahiran Kajen Pekalongan,namun sekarang menetap di wilayah Kabupaten Batang tepatnya Dukuh Bagoran Desa Tambahrejo Kecamatan Bandar.

Tiap harinya tempat praktek pengobatan Bapak Ansor didatangi puluhan pasien yang harus di tangani dari yang hanya pijat saraf sampai patah tulang ,sering kali mereka yang mengalami kecelakaan berat dan harus dirawat di ruang inap tempat Bapak Ansor, untuk perawatan sampai pemulihan dan benar benar pulih setidaknya pasien membutuhkan waktu antara 20 hari sampai satu bulan.

Baca Juga  ‍‍‍‍‍Anggota DPRD dan TGTPP Covid-19 'Mati Rasa'

Itulah yang menjadi kendala Bapak Ansor sehubungan dengan jumlah pasien rawat inap, dikarenakan ruang terbatas sedangkan pasien semakin bertambah.

Harapan Bapak Ansor agar pemerintah maupun instansi kesehatan daerah mengapresiasi dan membantu untuk yang dibutuhkan demi kelangsungan berjalanya bapak Ansor membatu masyarakat,,Dalam hal ini yang di butuhkan penambahan ruang rawat inap.

Itulah yang menjadi keluhan Bapak Ansor selain untuk membantu masyarakat juga melestarikan warisan budaya asli Indonesia.

Pengirim : Ali Ridho

Editor : Bowo Laksono

Happy
Happy
25 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
75 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Keselamatan Nyawa Warga Terabaikan: Pemkab Samosir Pilih Bangun Gedung MBG Polres Dibanding Perbaiki Jembatan Maut Lontung

Berita

Bantu Warga Sekitar, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bhakti Bantu Bangun Rumah Makam Di Perbatasan

Berita

Direktur RSUD dr.Ganjar Eko Prabowo Sambut Kunjungan Kasdam XII Tanjungpura Kalbar

Berita

Permintaan Maaf KPK Usai Proses OTT Kabasarnas Bikin TNI Keberatan

Berita

Seorang Perempuan Diduga Jadi Korban Malapraktik Pengangkatan Indung Telur

Berita

Inovasi Gubernur Kalbar Masker Warna Warni Untuk Siswa Selama Sekolah

Berita

Kejar Herd Immunity, Satgas Yonif 643/Wns Bantu Vaksinasi Massal di Perbatasan

Berita

Tingkatkan Hasil Pertanian, Anggota Babinsa 04/Jawai Beri Motivasi Kepada Warga binaan Petani Cabai