Viewer: 820
0 0

Home / Berita

Jumat, 9 Oktober 2020 - 02:10 WIB

Ribuan Massa Tergabung Dalam AMISABI Tabagsel Gelar Aksi Unjuk Rasa Penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja

Viewer: 821
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Padangsidimpuan, Kompas Nasional – Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Salak Berduri Tapanuli Bagian Selatan (AMISABI Tabagsel) menggelar aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB

AMISABI Tabagsel merupakan mahasiswa yang tergabung dari beberapa organisasi kemahasiswaan dari berbagai Universitas, diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Badan Eksekutif Mahasiswa se-Tabagsel (BEM) dari berbagai kampus di Kota Psp dan Cipayung Plus. 

Aksi penolakan UU Cipta Kerja sempat diwarnai bentrokan antara aparat Kepolisian dan pengunjuk rasa. Gedung DPRD dihujani batu oleh pendemo. Massa menolak keterwakilan dari mereka bertemu anggota DPRD. Yang mereka inginkan DPRD menjumpai mereka, berdialag langsung di depan Kantor Perwakilan rakyat tersebut. 

Baca Juga  Kasus Korupsi di LPEI, KPK Sita Uang Rp 4,6 M dan Ratusan Perhiasan

Kapolres Psp, AKBP Juliani Prihartini,SIK,MH tampak berupaya meredam emosi dan menenangkan massa. “Adik-adik Mahasiswa harap tertib, jangan ada lemparan. Tolong ya, jangan ada lemparan, tertib ya. Nanti juga yang rugi kita sendiri, Himbau Juliani.

Tidak sampai disitu, meski basah kuyup karena sorenya hujan turun massa tidak bergeming mereka terus menyoraki DPRD Kota Psp sambil menyerukan yel-yel, “DPR Goblok”. Massa juga terlibat aksi saling dorong dengan aparat Kepolisian, massa memaksa masuk, hingga beberapa Mahasiswa berhasil masuk dengan cara memanjat pagar Gedung DPRD Psp.

Baca Juga  Kapolres Kapuas Hulu Hadiri Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022 

Aksi massa semakin memanas, Polisi sempat menembakkan gas air mata dan manyemprot massa dengan kenderaan Water Canon. 

Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa personil dari Polres Psp, Satpol PP dan Mahasiswa yang mengalami luka luka. Ada yang luka dibagian kepala, kaki diduga kena lemparan. Dan kini sudah ditangani petugas Medis. Hingga sore hari ini, sebagian massa Mahasiswa masih bertahan di depan Kantor DPRD Kota Psp. (k. Ikhfan )

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Pengurus Pusat PPAD

Berita

Bus Berpenumpang 30 Orang Terseret Longsor Sitinjau Lauik, Padang

Berita

Akibat Tersengat Aliran Listrik Anak Usia 4 Tahun Dalam Kritis

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Ikuti Tradisi Nugal Turun Temurun Suku Dayak 

Berita

Diduga Lecehkan Sesama Profesi, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Media Harian Banyuasin

Berita

Pengukuhan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) DPD Kabupaten Kubu Raya

Berita

PEMKAB, TNI DAN POLRI PEDULI AKAN KESEHATAN MASYARAKAT

Berita

SYUKURAN KADES TAMAKUNG BERLANGSUNG MERIAH, UNDANG DESA DARI KECAMATAN TETANGGA DAN DI HADIRI OLEH RIBUAN WARGA SEKITAR