Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 01:07 WIB

Puslabfor Turun Kumpulkan Barang Bukti Kebakaran Ponpes Tewaskan 8 Santri

Foto udara personel Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menewaskan delapan santri di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri memeriksa konstruksi bangunan yang terbakar dan mengumpulkan barang bukti seperti instalasi listrik dan kipas angin untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.

Foto udara personel Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menewaskan delapan santri di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri memeriksa konstruksi bangunan yang terbakar dan mengumpulkan barang bukti seperti instalasi listrik dan kipas angin untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.

Viewer: 308
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

KARAWANG, KOMPAS NASIONAL.Com– Puslabfor Mabes Polri turun menyelidiki kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot yang tewaskan 8 santrinya.

Sejumlah barang bukti dikumpulkan untuk mengungkap penyebab kebakaran maut tersebut.

Kasubdit Laka Bakar Mabes Polri Kompol Nurkolis mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sudah mengambil beberapa barang bukti.

“Tujuannya untuk mencari penyebab kebakaran, ke arah penyebab kita enggak bisa kasih tahu kaya dukun, tanpa barang bukti kita enggak bisa bicara. Makanya kita cari BB (barang bukti) yang ada di TKP,” kata Nurkolis di Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga  Alasan Jokowi Hadiri Reuni Kehutanan UGM: Kalau Tak Datang Tambah Palsunya

Nurkolis menjelaskan, barang bukti yang dikumpulkan berupa instalasi listrik, kipas angin, soket listrik, dan sisa abu kebakaran.
Kata Nurkolis, sejumlah barang bukti itu dibawa untuk diperiksa di laboratorium.

“Barang bukti ini harus kita periksa di lab dengan alat untuk bisa bicara penyebab kebakaran. Makanya kita butuh waktu paling cepat satu hari, besok kita selesaikan. Kemudian baru bisa kita simpulkan penyebab kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Samosir Membuka Secara Resmi Kegiatan Pemberdayaan Pengrajin di Kawasan Danau Toba

Sebelumnya, Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkapkan kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot dipicu percikan api yang berasal dari korsleting kipas angin. Kemudian kebakaran terjadi pada pukul 13.00 WIB.

“Keterangan korban selamat, awalnya melihat percikan api dari korsleting kipas angin. Percikannya menjatuhi kasur, terjadilah kebakaran di lantai dua yang bangunannya itu banyak bahan dari kayu,” kata Aldi, Senin (21/2/2022).
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BRI Cabang Ternate Sosialisasi Modal dan Pinjaman Bagi Karyawan PT Wanatiara Persada

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polda Kalbar Gelar Lomba Menembak Bagi Seluruh Pejabat Utama

Berita

Walikota Terima Audensi GM PT Witel Sumut

Berita

Jelang Kompetisi Liga 3, Ketua Sidimpuan FC Silaturahmi Dengan Walikota
Ket Gbr. Wakil Bupati Tapsel, H.Aswin Efendi Siregar ketika menyampaikan rancangan KUPA - PPAS Perubahan APBD TA 2020

Berita

DPRD Gelar Rapat Rancangan KUPA – PPAS Perubahan APBD Tapsel TA 2020

Berita

Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Kapolri: Kita Kehilangan Tokoh dan Bapak Bangsa

Berita

Malaysia Bakal Buka Perbatasan,Wako Edi : Angin Segar Bagi Pemulihan Ekonomi

Berita

Otak manusia memiliki sel saraf lebih banyak daripada jumlah bintang di galaksi ‘