Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 01:07 WIB

Puslabfor Turun Kumpulkan Barang Bukti Kebakaran Ponpes Tewaskan 8 Santri

Foto udara personel Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menewaskan delapan santri di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri memeriksa konstruksi bangunan yang terbakar dan mengumpulkan barang bukti seperti instalasi listrik dan kipas angin untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.

Foto udara personel Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menewaskan delapan santri di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri memeriksa konstruksi bangunan yang terbakar dan mengumpulkan barang bukti seperti instalasi listrik dan kipas angin untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.

Viewer: 336
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

KARAWANG, KOMPAS NASIONAL.Com– Puslabfor Mabes Polri turun menyelidiki kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot yang tewaskan 8 santrinya.

Sejumlah barang bukti dikumpulkan untuk mengungkap penyebab kebakaran maut tersebut.

Kasubdit Laka Bakar Mabes Polri Kompol Nurkolis mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sudah mengambil beberapa barang bukti.

“Tujuannya untuk mencari penyebab kebakaran, ke arah penyebab kita enggak bisa kasih tahu kaya dukun, tanpa barang bukti kita enggak bisa bicara. Makanya kita cari BB (barang bukti) yang ada di TKP,” kata Nurkolis di Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga  Arus Lalu Lintas 12 Jalan di Medan Diubah, Berikut Daftarnya

Nurkolis menjelaskan, barang bukti yang dikumpulkan berupa instalasi listrik, kipas angin, soket listrik, dan sisa abu kebakaran.
Kata Nurkolis, sejumlah barang bukti itu dibawa untuk diperiksa di laboratorium.

“Barang bukti ini harus kita periksa di lab dengan alat untuk bisa bicara penyebab kebakaran. Makanya kita butuh waktu paling cepat satu hari, besok kita selesaikan. Kemudian baru bisa kita simpulkan penyebab kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga  PJT I TANAM 150 RIBU BATANG POHON, DI KAWASAN DTA DANAU TOBA

Sebelumnya, Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkapkan kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot dipicu percikan api yang berasal dari korsleting kipas angin. Kemudian kebakaran terjadi pada pukul 13.00 WIB.

“Keterangan korban selamat, awalnya melihat percikan api dari korsleting kipas angin. Percikannya menjatuhi kasur, terjadilah kebakaran di lantai dua yang bangunannya itu banyak bahan dari kayu,” kata Aldi, Senin (21/2/2022).
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Respons Istana Soal Ismail Pengunggah Humor Gus Dur ‘3 Polisi Jujur’

Berita

Tutup Dikmata Gel. II TA 2021, Pangdam XII/Tpr : Jadilah Prajurit Tangguh dan Militan

Berita

Relawan DJM 1 Kali Lagi Dideklarasikan

Berita

Gubernur Kalbar H.Sutarmidji Terima Silaturahmi Persaudaraan Sambas Serantau

Berita

Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

Berita

Kanit Reskrim Polsek Pontianak Timur Pimpin Personel Patroli Cipta Kondisi Malam Hari

Berita

BUPATI TOBA AJAK MASYARAKAT GOTONGROYONG MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19

Berita

Wujudkan Implementasi Bhakti Sosial, Koramil Selakau Gelar Sunatan Massal*