Home / Berita

Rabu, 9 Maret 2022 - 19:06 WIB

Malaysia Bakal Buka Perbatasan,Wako Edi : Angin Segar Bagi Pemulihan Ekonomi

Viewer: 426
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Kebijakan Pemerintah Malaysia untuk membuka kembali perbatasan negara pada tanggal 1 April 2022 disambut positif oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Malaysia mengeluarkan kebijakan bagi warga asing yang berkunjung ke negaranya tanpa perlu menjalani karantina dengan syarat sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Kebijakan ini sejalan dengan keputusan sejumlah negara yang mulai membuka diri untuk kunjungan wisatawan maupun ibadah haji dan umrah di Mekkah.

“Saya menyambut baik kebijakan itu dan kita sudah harus berpikir positif tetapi juga bukan berarti kita harus lengah karena Covid-19 masih ada di sekitar kita,” ujarnya, Rabu (9/3/2022).

Ia menilai dengan adanya kebijakan sejumlah negara yang membuka diri bagi kunjungan warga asing menandakan pandemi mulai berubah ke arah endemi. Terlebih secara geografis, Provinsi Kalimantan Barat dengan ibukotanya Pontianak, berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia sehingga hal ini memberikan angin segar bagi kedua wilayah negara.

Baca Juga  Dampak Kebijakan Pelonggaran Pakai Masker, Omset Penjualan Masker Turun Drastis

“Jadi kalau misalnya border dibuka, tentunya banyak warga Malaysia yang datang ke Kota Pontianak dan sebaliknya sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak,” katanya.

Menurut Edi, sudah saatnya dilakukan pemulihan terhadap berbagai aktivitas termasuk pemulihan ekonomi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta memperluas cakupan vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Sehingga roda perekonomian mulai bergerak kembali dan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dia berharap aktivitas di Kota Pontianak berjalan lancar dan roda perekonomian tidak lumpuh.

Masyarakat juga diharapkan tetap semangat dan tangguh dalam menjalani segala aktivitasnya.

Hal itu menjadi modal dasar untuk lebih cepat lagi dalam melangkah menjadi kota yang lebih maju.

Untuk mendukung itu, pihaknya sudah memberikan kelonggaran dan mengizinkan sejumlah aktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Kopi "Tyana dan Maju Jaya" Hadir di Ngopi Bareng Bupati Tapsel Bersama Warga Hatabosi

“Dengan begitu, masyarakat bisa memanfaatkan peluang untuk berusaha dan beraktivitas,” sebutnya.

Edi mengimbau masyarakat tetap harus waspada dengan menjaga kesehatan serta imunitas tubuh sehingga bisa terus menjalankan aktivitasnya.

“Kita tidak mungkin tidak bergerak untuk pemulihan ekonomi,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah kunjungan warga Malaysia maupun warga Indonesia melalui border atau perbatasan yang ada di Provinsi Kalbar cukup tinggi sebelum adanya pandemi Covid-19.

Warga Negara Indonesia yang berkunjung ke Kuching, Sarawak Malaysia dengan berbagai tujuan, mulai dari pengobatan medis di rumah sakit yang ada di sana, kunjungan wisata maupun mengunjungi sanak saudara.

Sementara warga Malaysia yang masuk ke Provinsi Kalbar tujuannya ada yang berwisata, bisnis maupun mengunjungi keluarga.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

JALIN TALI SILATURAHMI PERSONEL SATGAS PAMTAS RI-MLY YONIF 645/GTY MEMBANTU MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PONDOK LADANG.

Berita

Sengketa Lahan PTPN-Markaz Syariah, Ini Pendapat BPN

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Audensi Rencana Penambahan Daya Sistem Putussibau

Berita

DIREKTORAT NARKOBA POLDA KALTENG, LAKUKAN TES URINE 181 ANGGOTA POLRES KOTIM

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Penutupan Diktukba dan Pelantikan Bintara T.A. 2022

Berita

Enam Belas Pamen Golongan V Abit Dikreg LX Seskoad Diterima Jadi Warga Kodam XII/Tpr

Berita

Kapolda Sumsel Mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2022

Berita

Reses ke-3 DPRD Samosir Reses di Onan Runggu