Home / Berita

Rabu, 9 Maret 2022 - 19:06 WIB

Malaysia Bakal Buka Perbatasan,Wako Edi : Angin Segar Bagi Pemulihan Ekonomi

Viewer: 441
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Kebijakan Pemerintah Malaysia untuk membuka kembali perbatasan negara pada tanggal 1 April 2022 disambut positif oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Malaysia mengeluarkan kebijakan bagi warga asing yang berkunjung ke negaranya tanpa perlu menjalani karantina dengan syarat sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Kebijakan ini sejalan dengan keputusan sejumlah negara yang mulai membuka diri untuk kunjungan wisatawan maupun ibadah haji dan umrah di Mekkah.

“Saya menyambut baik kebijakan itu dan kita sudah harus berpikir positif tetapi juga bukan berarti kita harus lengah karena Covid-19 masih ada di sekitar kita,” ujarnya, Rabu (9/3/2022).

Ia menilai dengan adanya kebijakan sejumlah negara yang membuka diri bagi kunjungan warga asing menandakan pandemi mulai berubah ke arah endemi. Terlebih secara geografis, Provinsi Kalimantan Barat dengan ibukotanya Pontianak, berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia sehingga hal ini memberikan angin segar bagi kedua wilayah negara.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Bersama Polres Simalungun Gelar Lanjutan Vaksinasi Merdeka Tahap I Gelombang ke-2

“Jadi kalau misalnya border dibuka, tentunya banyak warga Malaysia yang datang ke Kota Pontianak dan sebaliknya sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak,” katanya.

Menurut Edi, sudah saatnya dilakukan pemulihan terhadap berbagai aktivitas termasuk pemulihan ekonomi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta memperluas cakupan vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Sehingga roda perekonomian mulai bergerak kembali dan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dia berharap aktivitas di Kota Pontianak berjalan lancar dan roda perekonomian tidak lumpuh.

Masyarakat juga diharapkan tetap semangat dan tangguh dalam menjalani segala aktivitasnya.

Hal itu menjadi modal dasar untuk lebih cepat lagi dalam melangkah menjadi kota yang lebih maju.

Untuk mendukung itu, pihaknya sudah memberikan kelonggaran dan mengizinkan sejumlah aktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Menlu Retno nyatakan dubes sampaikan apresiasi kepemimpinan Indonesia

“Dengan begitu, masyarakat bisa memanfaatkan peluang untuk berusaha dan beraktivitas,” sebutnya.

Edi mengimbau masyarakat tetap harus waspada dengan menjaga kesehatan serta imunitas tubuh sehingga bisa terus menjalankan aktivitasnya.

“Kita tidak mungkin tidak bergerak untuk pemulihan ekonomi,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah kunjungan warga Malaysia maupun warga Indonesia melalui border atau perbatasan yang ada di Provinsi Kalbar cukup tinggi sebelum adanya pandemi Covid-19.

Warga Negara Indonesia yang berkunjung ke Kuching, Sarawak Malaysia dengan berbagai tujuan, mulai dari pengobatan medis di rumah sakit yang ada di sana, kunjungan wisata maupun mengunjungi sanak saudara.

Sementara warga Malaysia yang masuk ke Provinsi Kalbar tujuannya ada yang berwisata, bisnis maupun mengunjungi keluarga.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 92, DPD AMPI Pematangsiantar Gelar Upacara Secara Virtual

Berita

RAKOR ANTISIPASI BENCANA ALAM, WAKAPOLRES SINTANG INGATKAN SEMUA PIHAK UNTUK WASPADA

Berita

AKSI Keroyok Maling Hingga Tewas, Pemilik Rumah bersama Tiga Securiti Jadi Tersangka

Berita

Pisah Sambut Penggantian Kalapas Dari Isnawan,A.Md.IP. S.H, M.H Kepada Ali Imran, A. Md. IP. S.H,M.H.

Berita

DALAM RANGKA SINKRONISASI DAN PERCEPATAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA, BUPATI SAMOSIR KOORDINASI DENGAN BPODT

Berita

Kodam XII/Tpr Gelar Reviu Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi 
Foto - Manchester United (Logo)

Berita

Manchester United Akhirnya Dijual Keluarga Glazer

Berita

Patroli Simpatik Skala Besar, 1.000 Paket Sembako Dibagikan Kepada Masyarakat