Viewer: 724
1 0

Home / Berita / Daerah

Rabu, 22 Juli 2020 - 14:24 WIB

DPRD Gelar Rapat Rancangan KUPA – PPAS Perubahan APBD Tapsel TA 2020

Wakil Bupati Tapsel dIdampingi Sekda Tapsel saat menyampaikan hasil rapat rancangan KUPA - PPAS Perubahan APBD TA 2020 kepada Ketua dan Wakil DPRD Tapsel

Wakil Bupati Tapsel dIdampingi Sekda Tapsel saat menyampaikan hasil rapat rancangan KUPA - PPAS Perubahan APBD TA 2020 kepada Ketua dan Wakil DPRD Tapsel

Viewer: 725
1 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 11 Detik

Tapsel, Kompas Nasional – Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan (Kab Tapsel), Husin Sogot Simatupang dIdampingi Wakil DPRD Tapsel, Borkat dan Rahmat Nasution, pimpin rapat rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA – PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab Tapsel Tahun Anggaran (TA) 2020 dan Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Batang Toru Tahun 2020 – 2040. Berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Kab Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane – Sipirok, Selasa (21/7/2020).

Bupati Tapsel yang diwakili Wakil Bupati, H Aswin Efendi Siregar dalam kesempatan itu menyampaikan, dalam rangka memenuhi Permendagri No. 21 Tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah telah ditegaskan bahwa perubahan KUA dan PPAS dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran dan keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran.

Untuk memenuhi amanah peraturan tersebut, izinkan saya menyampaikan rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kab Tapsel TA 2020, untuk dapat dibahas dan disepakati yang hasilnya nanti dapat kita jadikan sebagai acuan dan pedoman untuk penyusunan rancangan perubahan APBD Kab. Tapsel TA. 2020.

Dari hasil pembahasan tentang Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kab. Tapsel TA 2020 yang sudah disimpulkan dan disepakati antara lain Pendapatan Daerah yang semula ditargetkan sebesar Rp. 1.511.035.829.067,- berkurang sebesar Rp. 172.647.040.492,- sehingga berubah menjadi sebesar Rp. 1.338.388.788.575.-

Baca Juga  Pemprov Kalbar Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kota Pontianak ke-250

Dan Belanja Daerah semula ditargetkan sebesar Rp. 1.542.235.575.060,- berkurang sebesar Rp. 116.535.425.384,- sehingga berubah menjadi sebesar Rp. 1.425.700.149.676,- dan untuk penerimaan pembiayaan semula ditargetkan sebesar Rp. 54.199.745.993,- bertambah sebesar Rp. 56.111.615.108 sehingga berubah menjadi sebesar Rp. 105.492.187.601,- dan pengeluaran pembiayaan semula ditargetkan sebesar Rp. 23.000.000.000,- berkurang sebesar Rp. 4.819.173.500,- sehingga berubah menjadi sebesar Rp. 18.180.826.500.-

Dari uraian rencana perubahan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah sebagaimana yang telah dijelaskan tadi, bahwasanya terdapat penurunan pendapatan daerah yang cukup signifikan sebesar 11,43%, belanja daerah juga mengalami penurunan sebesar 7,56%.

Disamping penurunan pendapatan tersebut, daerah juga wajib mengalokasi anggaran belanja untuk penanganan dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Baik itu pada belanja tidak terduga yang berkisar 22,4 milyar yang diperuntukkan untuk BTT penanganan kesehatan Covid-19, BTT penangananan dampak ekonomi Covid-19 dan BTT jaring pengaman sosial Covid-19, maupun pada belanja masing-masing OPD yang berkisar 9,6 milyar.

Sehingga dengan demikian struktur perubahan APBD kita pada tahun 2020 ini adalah berimbang yaitu untuk kelompok pendapatan belanja daerah defisit sebesar Rp. 87.311.361.101,- dan kelompok penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah surplus sebesar Rp. 87.311.361.101,-

Baca Juga  Hari Bhayangkara Ke-75, Momentum Terbaik Untuk Perkuat Sinergitas Tangani Covid-19 Secara Presisi

Demikian pokok-pokok kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD Kab. Tapsel TA. 2020, kiranya dapat dibahas, disepakati dan selanjutnya dapat dijadikan sebagai acuan penyusunan perubahan APBD Kab Tapsel TA 2020.

Pada kesempatan ini izinkan juga kami mengantarkan Ranperda, tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Batang Toru Tahun 2020 – 2040. Agar dapat dibahas dan disetujui untuk selanjutnya dapat ditetapkan menjadi Perda.

Adapun rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi kawasan perkotaan Batang Toru dan sekitarnya, merupakan kawasan strategis dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Disamping itu kawasan ini juga erat kaitannya dengan isu-isu lingkungan yang berkembang, baik secara Nasional maupun Internasional.

Sedangkan rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi kawasan perkotaan Batang Toru ini juga berhubungan dengan perizinan di wilayah tersebut melalui layanan Online Single Submission (OSS) dan program ini didanai oleh Kementerian ATR BPN dan selalu dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Sebutnya.

Turut hadir para Anggota DPRD Tapsel, Sekda Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat, Kabag, Pejabat lainnya dan para undangan.

Penulis : Khairul ikhfan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Temukan Mayat Cewek Cantik dalam Kardus, Diduga Korban Mutilasi

Berita

Kunjungan Kerja Ke Polsek,Kapolres Sintang Sampaikan Arahan Dan Penekanan Pada Personil

Berita

Terungkap Sudah, Kasus Penembakan Marsal Harahap Atas Perintah Dari Pemilik Cafe dan Resto Ferrari

Berita

KPK Dukung Penuh Rencana Prabowo Ingin Perbaikan Tata Kelola BUMN

Arsip

Cerita bos K-Link, Bangun Bisnis MLM di Indonesia

Berita

Hotel Lima Bintang Dan Launching Perdana Di Resmikan Bupati Kabupaten Melawi

Berita

KPK Periksa 5 Politikus untuk Dalami Kasus E-KTP

Berita

Cegah Kelangkaan, Polri Ungkap 6 Polda Usut Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM