Home / Berita

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 14:36 WIB

PT. STTC Gelar Gerai Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Bagi Warga Siantar

Viewer: 333
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Vaksinasi Covid-19 adalah sebuah langkah krusial untuk menentukan kesuksesan upaya bersama keluar dari pandemi Covid-19. Namun di balik kabar baik ini, ada banyak warga yang masih kesulitan mendapat vaksin Covid-19.

Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan vaksin dosis pertama, bahkan ada yang tiga kali ingin mendaftar namun semuanya ditolak. Dengan alasan stok vaksin terbatas dan sudah habis. 

Vitra Pulungan (26), misalnya mengaku senang bisa dapat pemberian vaksin gratis tahap pertama dari PT Sumatra Tobacco Trading Company (PT STTC). 

“Sudah tiga kali saya ditolak dapatkan vaksin. Bahkan ada yang sudah dapat kupon, tapi KTP saya katanya tidak bisa terbaca di komputer. Saya kesal, sudah nunggu lama, disuruh tunggu lagi. Saya pun angkat kaki sajalah,” ucapnya. 

Baca Juga  Kejar Target 70% Vaksinasi,Waka Polres Beserta Forkopimda Kapuas Hulu Pantau Kegiatan Vaksinasi

Dia mengaku, dapat informasi vaksin yang dilaksanakan PT. STTC ini dari tetangganya. Tanpa pikir panjang, ia pun langsung mendaftar diri melalui via online instagram. 

Warga lain, Surianto (67), warga Jalan Sisingamangaraja, kelurahan bukit sofa ini mengaku sudah berkali-kali datang ke gerai vaksin di Kota Pematangsiantar. Namun tidak pernah dapat. Penyebabnya stok vaksin terbatas, masih belum datang. 

“Saya pergi ke tempat puskesmas dan tempat vaksin masal. Tapi tak pernah dapat. Katanya kurang cepat daftarnya. Terus, vaksin terbatas adanya. Sayapun pulang dengan kecewa,” ujar Surianto sambil mengingat kejadian waktu itu. 

Baca Juga  2 Polisi Diperiksa gegara Tembak Pria Diduga Pencuri di Way Kanan

Meski begitu, Surianto bersyukur bisa mendapatkan vaksin gratis yang dilakukan PT. STTC. Pasalnya, pelaksanaan lebih teratur dan pelaksana Protokol kesehetan (prokes) sangat ketat. Ia juga senang sebab, warga lansia seperti dia diberi tempat prioritas. Artinya, tidak dicampur dengan warga umum lainnya. 

“Dari mulai masuk, pemeriksaan untuk melakukan protokol kesehatan 5 M sangat ketat. Satu persatu warga dicek untuk melakukan prokes tersebut. Mulai cuci tangan, pengecekan tubuh, terus steril kan tubuh di box steril. Petugas juga banyak yang membantu warga. Jadi ga bisa asal – asal aja,” jelas Surianto. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Tim dari BPKP 

Berita

BUPATI SINTANG BONAR SIANTURI BERPULANG

Berita

Simpan Sabu di Kesing HP, Sopir Angkot Diangkut ke Polres Simalungun

Berita

Wawako Sidempuan Buka Sosialisasi Budaya Kerja ASN

Berita

Khusus Kategori Kendaraan Esensial Kritikal Diizinkan Melintas

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Kembali Pimpin Penyaluran Bantuan Tunai Kepada PKL, Warung dan Nelayan Tahap 2

Berita

Kasdam XII/Tpr Hadiri Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Berita

Hadiri Do’a Bersama untuk Kalbar, Pangdam XII/Tpr : Pilkada Serentak, Masyarakat Harus Patuhi Protokol Kesehatan