Home / Berita

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 14:36 WIB

PT. STTC Gelar Gerai Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Bagi Warga Siantar

Viewer: 367
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Vaksinasi Covid-19 adalah sebuah langkah krusial untuk menentukan kesuksesan upaya bersama keluar dari pandemi Covid-19. Namun di balik kabar baik ini, ada banyak warga yang masih kesulitan mendapat vaksin Covid-19.

Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan vaksin dosis pertama, bahkan ada yang tiga kali ingin mendaftar namun semuanya ditolak. Dengan alasan stok vaksin terbatas dan sudah habis. 

Vitra Pulungan (26), misalnya mengaku senang bisa dapat pemberian vaksin gratis tahap pertama dari PT Sumatra Tobacco Trading Company (PT STTC). 

“Sudah tiga kali saya ditolak dapatkan vaksin. Bahkan ada yang sudah dapat kupon, tapi KTP saya katanya tidak bisa terbaca di komputer. Saya kesal, sudah nunggu lama, disuruh tunggu lagi. Saya pun angkat kaki sajalah,” ucapnya. 

Baca Juga  Gunakan Mesin Listrik, Sentra Produksi Olahan Hasil Laut di Singkawang Raup Untung Berlipat Ganda

Dia mengaku, dapat informasi vaksin yang dilaksanakan PT. STTC ini dari tetangganya. Tanpa pikir panjang, ia pun langsung mendaftar diri melalui via online instagram. 

Warga lain, Surianto (67), warga Jalan Sisingamangaraja, kelurahan bukit sofa ini mengaku sudah berkali-kali datang ke gerai vaksin di Kota Pematangsiantar. Namun tidak pernah dapat. Penyebabnya stok vaksin terbatas, masih belum datang. 

“Saya pergi ke tempat puskesmas dan tempat vaksin masal. Tapi tak pernah dapat. Katanya kurang cepat daftarnya. Terus, vaksin terbatas adanya. Sayapun pulang dengan kecewa,” ujar Surianto sambil mengingat kejadian waktu itu. 

Baca Juga  Gelar Aksi Tutup TPL, Gerilyawan Siantar Sandera Truk Pengangkut Kayu Milik PT.TPL

Meski begitu, Surianto bersyukur bisa mendapatkan vaksin gratis yang dilakukan PT. STTC. Pasalnya, pelaksanaan lebih teratur dan pelaksana Protokol kesehetan (prokes) sangat ketat. Ia juga senang sebab, warga lansia seperti dia diberi tempat prioritas. Artinya, tidak dicampur dengan warga umum lainnya. 

“Dari mulai masuk, pemeriksaan untuk melakukan protokol kesehatan 5 M sangat ketat. Satu persatu warga dicek untuk melakukan prokes tersebut. Mulai cuci tangan, pengecekan tubuh, terus steril kan tubuh di box steril. Petugas juga banyak yang membantu warga. Jadi ga bisa asal – asal aja,” jelas Surianto. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Fokus Penyelamatan Jiwa, Kodim Sintang Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Berita

Polsek Pontianak Timur Ingatan Melalui Spanduk Yang Dipasang di beberapa Ruas Jalan

Arsip

Konsumsi menurun, BI pertahankan suku bunga acuan 4,75 persen

Berita

Personil Polsek Mempawah Hulu Sampaikan Himbauan Prokes Saat Ops Yustisi

Berita

Nelayan Mendengar Suara Ledakan di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Berita

Polres Kubu Raya Gelar Press Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Dan Narkoba

Arsip

Ditetapkan Jadi Tersangka, Hary Tanoe Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

Berita

Jelang Kedatangan Jokowi, Afghanistan Dilanda Serangan Teroris