Kapuas Hulu Kalbar,KOMPAS NASIONAL-Proyek Penguatan Tebing di lokasi sungai Kapuas terletak di lokasi sungai uluk Kabupaten Kapuas hulu Kalbar proyek kementerian pekerjaan umum direktorat jenderal sumber daya air balai wilayah sungai Kalimantan 1 satuan kerja non vertikal tertentu pelaksanaan jaringan sumber air Kalimantan 1 Provinsi Kalimantan Barat.
Pembangunan proyek Penguatan Tebing Sungai ini dilaksanakan oleh PT. Selaras Usaha Bersama dengan nilai anggaran Rp 15.614.592.000. sumber dana APBN
Nomor kontrak HK.02.01/SNVT-PJSA/PPK.01/02.
Masa pelasaksaan nya selama 240 hari
Sumber dana dari APBN tahun anggaran 2021.
Keberadaan pembangunan tersebut telah mendapat apresiasi dari Ketua Komcab LP-KPK Kabupaten Kapuas Hulu Syariffudin alias Bang Cai.Kamis (16/12/2021).
Bang Cai Syariffudin katakan pembangunan penguatan Tebing sangat di butuhkan masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu.
Mengingat
Kota kabupaten Kapuas hulu terletak di kawasan pantai sungai tebing yang sering terjadi tanah longsor.
Salah satu penyebab terjadinya bencana longsor. Ketika musim kemarau panjang, tanah akan kering dan membentuk pori-pori tanah atau rongga tanah, kemudian selanjutnya terjadi keretakan pada tanah tersebut.
Nah, saat musim hujan datang, otomatis air hujan ini akan masuk ke dalam rongga tanah atau pori-pori tanah yang terbuka tadi. Membuat air hujan akhirnya memenuhi rongga, yang menyebabkan terjadinya pergeseran tanah. Akhirnya mengakibatkan longsor dan erosi tanah yang sering terjadi nya longsor.
Dalam hal tersebut
Pembangunan Penguatan Tebing Sungai Kapuas di sungai uluk ini memiliki fungsi untuk mencegah gerusan air sungai agar tidak terus naik kedataran, terutama menahan tanah agar tidak terjadi longsor di lokasi sungai uluk
Ia menyampaikan “keberadaan kegiatan pembangunan penguatan tebing sungai ini diwujudkan karena diharapkan mencegah kelongsoran
Oleh sebab itu kegiatan ini sangat kami dambakan, karena itu kami hampir setiap tahun mengusul kepemerintah pusat untuk melaksanakan kegiatan ini.
Alhamdulillah ditengah-tengah beratnya beban anggaran Kementerian PUPR melalui BWS Kalimantan 1 bisa memperjuangkan sehingga pembangunan penguatan tebing ini bisa terlaksana dan berjalan lancar tidak ada mengalami hambatan.
Syariffudin Cai berharap semoga tahun depan bisa di anggarkan lagi mengingat di kabupaten Kapuas hulu masih banyak titik lokasi yang harus di bangun penguatan tebing
Cai mengatakan terjangan air Sungai Kapuas saat ini mengancam jembatan Sungai Kapuas dan sejumlah rumah penduduk yang berada di Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan.
Dikatakannya, terjangan arus Sungai Kapuas cukup deras mengikis atau menggerus penyangga jembatan dan bibir Sungai Kapuas di sekitar pemukiman warga.
“Harapan kita menjadi perhatian ke depannya, terutama untuk abutment jembatannya,” pinta Syariffudin cai
kepada pihak Balai wilayah Sungai Kementerian PUPR.
Ia berharap agar pihak Balai Wilayah Sungai Kementerian PUPR cepat tanggap dengan kondisi abutment jembatan Sungai Kapuas yang telah tergerus air. Ketika air pasang terjangan air Sungai saat mengancam jembatan Sungai Kapuas dan sejumlah rumah penduduk yang berada di Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan.
Dikatakan Cai terjangan arus Sungai Kapuas cukup deras mengikis atau menggerus penyangga jembatan dan bibir Sungai Kapuas di sekitar pemukiman warga, maka dengan ini kita semua harus sesegera mungkin mengantisipasi sebelum musibah terjadi harus cepat lah di anggarkan dan di bangun sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan,dan demi untuk keselamatan masyarakat. Pungkasnya.
Hasnan Sutanto/M.Isnaini






