Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Medan / Nasional

Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:10 WIB

Proyek Diduga Tanpa Pengawasan

Viewer: 627
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

kompasnasional.com | MEDAN

Ternyata bukan hanya proyek pembangunan di tingkat kabupaten saja yang biasanya luput dari pengawasan karena tempatnya agak terpencil dan lokasinya sulit untuk dijangkau, akan tetapi proyek di Perkotaan ternyata juga bisa tanpa pengawasan.

Misalkan saja proyek pembuatan drainase atau pembuatan Parit Beton di  Jalan Muhammad Basir, Kelurahan Rengas Pulau  Kecamatan Medan Marelan Kota Medan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah  (APBD) tahun 2016 diduga tidak sesuai spek juklak dan juknis sehingga diduga sarat dengan unsur manipulasi data.

“Proyek Parit beton tersebut jelas terlihat tidak sesuai dengan bestek dan sudah melanggar Peraturan,” keluh warga setempat.

Ironisnya, plang proyek juga tidak dipasang pemborong. Pemborong diduga dengan sengaja membiarkan pekerja lapangan melakukan kecurangan tanpa komentar sedikitpun terhadap pekerjanya.

Baca Juga  PJ Danramil Sayan Beserta LO Kodim 1205/Sintang Dampingi Bupati Melawi Tinjau Perbatasan Kalbar - Kalteng.

“Pemborong terkesan tidak mau tahu dengan hasil yang akan dicapai diakhir pekerjaan proyek Drainase tersebut,” tandas warga.

Pantauan Awak Media di lapangan melihat banyak kejanggalan saat pengerjaan proyek drainase tersebut. Diantaranya campuran semen tidak sesuai dengan Peraturan Beton Indonesia (PBI) Tahun 1971 – Campuran untuk Cor tidak sesuai dengan Spesifikasi, sehingga tidak jelas untuk beton ‘K’ apa yang dipakai’. Ketebalan taludnya pun tidak sesuai. Kejanggalan lainnya ialah pekerjaan parit Beton tanpa pengawasan dari PU maupun konsultan pengawas.

Dan banyak kejanggalan-kejanggalan lainnya saat pengerjaan proyek pembuatan drainase paket dari Dinas Bina Marga Kota Medan tersebut.

Sang Pemborong saat ditemui awak media, Kamis (25/8/2016) di lokasi proyek tidak bisa menjelaskan ketebalan talud yang dikerjakannya.

Baca Juga  Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa Meresmikan Bumdes Gema Kapaal” Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh

“Saya hanya pemborong pengerjaan proyek drainase ini dan untuk teknisnya semua diatur oleh atasan,” ujarnya.

Ternyata bukan hanya proyeknya saja yang bermasalah, tetapi Sang Pengawas pun bermasalah, karena pada saat pengecoran tidak berada di lokasi proyek.

Terpisah AS, selaku pengawas proyek drainase tersebut saat di temui awak media di jalan Pasar I Medan Marelan mengaku baru saja pulang dari luar kota dan tidak mengetahui hal itu.

“Saya baru pulang dari luar kota, nanti akan saya cek pengerjaan proyek itu,” sebutnya enteng.

Warga meminta kepada pihak Pekerjaan Umum Bina Marga Kota Medan, agar segera turun ke lapangan melihat dan mengaudit pekerjaan proyek drainase tersebut (Zamal)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polsek Mentebah Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat Yang Terdampak Kenaikan BBM.

Berita

Peringati HUT ke-71 Penerangan Angkatan Darat, Pendam XII/Tpr Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Berita

Bupati Kapuas Hulu, Sis ikuti Rakor Perencanaan Pembangunan Gedung Pelayanan Satu Atap

Berita

Dinkes Kubu Raya Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

Berita

Plt. Walikota Pematangsiantar Bersama Ketua Dekranasda Kunjungi dan Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Asahan

Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Mengikuti Program Kartu Pra Kerja, Ini Syaratnya

Berita

Julianus Harefa bangga anaknya Raih Medali emas pada ke Juaraan TAKO DOJO POLRES NIAS Sesumatera Utara.

Berita

Diduga, 4 ( Empat ) Orang Pelaku Dalam Satu Team, Mencoba-coba Memeras Wakil Bupati Humbahas.