Home / Berita

Selasa, 2 Agustus 2022 - 17:42 WIB

Preservasi Jalan Nasional Lintas Barat Sumut Tapteng Makan Korban 

Viewer: 338
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik
Foto: Galian Preservasi di Lingkungan v Pinangsori Lintas Barat Sumut

Kompasnasional.com | Tapanuli Tengah (Pinangsori) – Preservasi jalan nasional di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara terkesan lamban dalam pengerjaan dan akhirnya menelan korban. Pengendara sepeda motor terjungkal setelah menabrak lubang patching, Senin (01/08/22).

Peristiwa Laka Lantas yang mengakibatkan pengendara menderita luka-luka yang terjadi di KM 30 Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan Lintas Barat Sumatera Utara, tepatnya di Lungkungan V, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori,Tapanuli Tengah diperkirakan terjadi sekitar Jam 22:40 WIB. 

Foto :Gabriel, Salah Satu Korban Kecelakaan di Preservasi Kabupaten Tapanuli Tengah

Kejadian Laka Lantas tunggal yang bermula saat satu unit sepedamotor yang dikendarai Lerik Hutagalung (34) yang berboncengan dengan istrinya Jelita Simatupang (27), melintas dari arah Sibolga menuju Padang Sidempuan. 

Lerik Korban yang sedang menikmati perjalanan malam bersama istri dan keponakannya, Gabriel Purba, tidak menyadari ada lubang patching menganga di depan. 

Sepedamotor Honda Revo yang dikendarainya terperosok ke dalam lubang galian. Tiga warga Kelurahan Pinangbaru ini terjungkal dan mengalami Luka-luka pada bagian kaki, tangan dan bibir.

Baca Juga  Liga Champions, Ajang Pembuktian Diri Eden Hazard!

Atas kejadian Laka Tunggal yang di akibatkan Lubang galian Preservasi yang terkesan lamban atas pengaspalan ulang bagaikan menanti korban berikutnya.

Pasalnya, pada lokasi pengerjaan patching, Rambu-rambu peringatan tidak ada. Konon lagi pada malam hari, lobang tidak terlihat karena gelap. Kondisi ini diperparah dengan pembiaran lubang tetap menganga berhari-hari.

Dari kejadian tersebut setelah ketiga korban di rawat di puskesmas atas insiden tersebut akhirnya diperbolehkan pulang kerumah setelah menjalani proses perawatan. Namun Gabriel Purba, yang masih duduk di kelas 3 sekolah dasar ini tidak bisa bersekolah. Gabriel masih merasa pusing dan kesakitan akibat terbentur ke bahu jalan.

Foto: Lokasi Kejadian Laka Tunggal

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan sudah dua sepeda motor yang terperosok kedalam lobang tersebut.

“Ini korban kedua malam ini. Yang pertama tadi jatuh persis di lokasi yang sama,” ujar Simanungkalit warga sekitar. 

Simanungkalit menyebukan, pengerjaan penambalan memperbaiki kerusakan pada badan jalan nasional lintas Sibolga-Sidempuan, tepatnya di Kelurahan Pinangbaru, sangat membahayakan para pengguna jalan.

Baca Juga  DPRD Samosir dan Tim Legislasi Daerah bahas Ranperda

“Sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama di malam hari. Lubang banyak, stiker spotlight tidak ada,” ungkapnya.

Senada, M Sihombing, sangat menyayangkan tidak adanya rambu peringatan pada lokasi kerukan. Menurutnya, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, korban-korban berikutnya akan berjatuhan, terutama bagi pelintas yang menggunakan sepeda motor.

“Seharusnya kalau udah dikeruk di kasih tanda, biar para pengendara ataupun pengguna jalan tau bahaya,”ujar Pak Hombing warga Pinangsori yang membawa korban kecelakaan ke Puskesmas menuturkan.

Kepada awak media, salah seorang pekerja berjanji akan segera menutup lobang bekas kerukan. Namun enehnya, penutupan akan dilakukan setelah titik-titik yang akan di tambal telah terkorek semua.

“Kita akan mengaspal ulang Lobang-lobang, sesudah semua titik yang di targetkan selesai di korek,” kata pekerja yang enggan menyebutkan namanya itu.

(Remember)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polsek Ella Hilir melaksanakan kegiatan cipta kondisi dalam upaya menciptakan situasi aman saat bulan Ramadhan

Berita

Kegiatan KBM Tatap Muka Langsung di Wilayah Cabdis Pendidikan Siantar-Simalungun Dibatalkan

Berita

Miresis Marpaung, Kades Sogar Terpilih Menghilang

Berita

Luar Biasa,Wali Kota Edi Kamtono Raih Penghargaan Lima Kali Berturut-turut Predikat WTP Murni

Berita

TOBA DIGOYANG, AYAH BEJAT CABULI ANAK KANDUNGNYA

Berita

Peduli Kebersihan dan Keasrian Toba, Gerakan ‘Dosniroha” Lakukan Penggalangan Donasi Karung Plastik 5000 PCS

Berita

Bupati Kapuas Hulu Mengikuti Bincang FORKOPIMDA dengan Pamong Desa Secara Virtual

Berita

Lapas Kelas II A Pematangsiantar Tutup Program Rehabilitasi Narkotik Semester I, Semester II Dibuka