Home / Berita

Kamis, 23 Desember 2021 - 19:22 WIB

Polres Kubu Raya Gelar Patroli Gabungan KRYD Guna Percepatan Vaksinasi

Viewer: 333
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kubu Raya Kalbar,KOMPAS NASIONAL-guna mempercepatan vaksinasi sebanyak 30 personel gabunagn mengelar Patroli Bersama Personil TNI dan Instasi terkait diwilayah hukum Polres Kubu Raya, (22/12/2021)malam.

Kapolres Kubu Raya AKBP JEROLD H.Y.KUMONTOY, S.I.K pimpin langgsung kegiatan KRYD didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Shandy Suawa S.I.K dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kubu Raya Bp.Mahyudin SKM M.S serta personel Polres Kubu Raya, TNI, tenaga kesehatan turut serta dalam pelaksanaan Patroli Gabungan tersebut.

Saat dikonfirmasi kapolres Kubu Raya AKBP JEROLD H.Y.KUMONTOY, S.I.K mengatakan” malami ini kita bersinergi dengan TNI dan Dinas kesehatan Kabupaten Kubu Raya melaksanakan Patroli PPKM Dan KRYD dengan sasaran Protokol kesehatan dan sekaligus pengecekan kepada warga masyarakat yang belum melaksanakan vaksin kita langsung himbau untuk melakukan vaksin” kata Kapolres.

Baca Juga  Hamdani Ditangkap Polisi, Bagi yang Pernah Berhubungan, Siap-Siap Saja

“kita juga membawa tenaga medis dari Kabupaten
kubu raya dan pada pelaksanaanya kita tetap menerapkan SOP Vaksin dengan sceanning guna untuk memastikan warga yang akan melaksanakan vakasin tersebut dalam keadaan sehat” sambung kapolres.

“alhamdulillah malam ini sebanyak tiga titik yang kita patrol berhasil melakukan vaksinasi sebanyak 31 dosis dan kegiatan ini sudah kita lakukan dihari yang kedua dan ini merupakan amanah dari pemerintah pusat dan kegiatan ini akan kita lakukan sampai (31/12/2021). dibawah instruksi bapak Presiden Jokowi dimana wilayah kabupaten Kubu Raya Yang Hasil Pencapaiannya belum sesuai, kita akan tetap terus melakukan giat selain adanya gerai-gerai vaksinasi Polri Pagi sampai sore dan malam kita lakukan kegiatan-kegiatan patroli dengan mendatangi tempat-tempat keramaian untuk lakukan Vaksinasi”tutup Kapolres

Baca Juga  Anggota DPR RI Jhonni Allen Marbun Serahkan Buku Tabungan Bsps Di Samosir

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diterlantarakan, Puluhan Kuli Bangunan Terpaksa Tidur di Mesjid Raya Bacan

Berita

Wali Kota Terima Audensi Kemenag Kota Padang Sidempuan

Berita

Pembukaan Konferensi Wilayah II Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah II Kalimantan Barat Oleh Bupati Melawi*

Berita

Viral Deklarasi Tentara Allah di Bandung Barat, MUI: Tujuannya Apa

Berita

Ketua Umum Benarkan FBR Kelapa Gading Minta THR ke Pengusaha

Berita

Polres Melawi Gelar Apel Kesiapan “Ops Bina Karuna Kapuas II Tahun 2022, Upaya Cegah dan Penanggulangan Karhutla 

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Kodam XII/Tpr Peringati Nuzulul Quran Tahun 1442 H/2021 M*