Home / Berita / Nasional / Reviews

Senin, 5 Februari 2018 - 09:47 WIB

Polisi: Crane di Matraman Jatuh karena Faktor Kelalaian

Viewer: 678
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik
KompasNasional.com – Polisi masih menyelidiki penyebab jatuhnya crane pembangunan double double track (DDT) di Matraman, Jakarta Timur. Hasil penyelidikan sementara, jatuhnya crane disebabkan adanya kelalaian.
“Yang jelas itu musibah, kelalaian. Sementara ya,” kata Kapolsek Jatinegara Kompol Supandi di lokasi, Minggu (4/2).
Supandi menjelaskan, kasus ini akan ditangani oleh Polrestro Jakarta Timur. Setelah penyelidikan ini, penyidik akan melakukan gelar perkara.
“Ini baru saksi-saksi saja, belum ditentukan tersangkanya karena baru saksi-saksi semua yang diperiksa,” imbuh dia.
Sedikitnya, sudah enam pekerja yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Supandi tidak dapat menyampaikan kapan gelar perkara dilaksanakan.
“Harus ke Kasat Reskrim karena ini kan dilimpahkan ke Reskrim Polres. Lebih dari satu orang yang meninggal makanya ditangani Polres,” ucap dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa helm proyek dan rompi milik salah satu korban.

Crane jatuh di Matraman

Crane jatuh di Matraman (Foto: Raga Imam/kumparan)

Sebelumnya, crane di Matraman, Jakarta Timur jatuh pada Minggu (4/2) pukul 05.00 WIB. Crane itu tengah membangun DDT milik PT KAI di KM 1+300.
Akibat kecelakaan ini, 4 pekerja tewas. Dua orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya tewas di rumah sakit RS Premier Jatinegara dan RS Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur.
(KUM/TR)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Sembilan Tersangka Kasus Penusukan Babinsa Ditangkap

Share :

Baca Juga

Berita

Per Maret 2022, sebanyak 3.078 Non PNS P.Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

Berita

Peduli Pada Warganya, Lurah Kebun Sayur Salurkan Bantuan Sembako Pada Warga Yang Tidak Mampu

Berita

Langsung Sambangi Warga Binaan, Cara Koramil Jelai Hulu Sosialisasikan PPKM Skala Mikro*

Berita

Diduga Batu Meteor Hantam Rumah Warga di Tapteng

Arsip

Kejati Jabar Masih Teliti Berkas Perkara Rizieq Syihab

Berita

Kuasa Hukum Jonru Ginting Ajukan Eksepsi, Ini Sebabnya

Berita

Tinjau RS Anggaran 49 Milyar di Pontianak Utara, Edi Sebut Pembangunannya Sudah 87 persenĀ 

Berita

Prabowo Dapat Laporan Statistik Indonesia Lebih Baik dari Jepang dan Eropa