Home / Berita / Daerah

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:31 WIB

Polisi: Bentrok Antarsuku Jadi Ancaman Serius di Papua Barat

Wakapolda Papua Barat Kombes Pol Tatang di Mapolda Papua Barat. (Foto: Mirsan Simamora/kumparan)

Wakapolda Papua Barat Kombes Pol Tatang di Mapolda Papua Barat. (Foto: Mirsan Simamora/kumparan)

Viewer: 576
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik
KOMPASNASIONAL-Polda Papua Barat menaruh perhatian serius terhadap insiden penembakan pekerja Istaka Karya oleh KKB di Distrik Yigi dan Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Insiden tersebut dikhawatirkan menular ke bentrok antarsuku yang kerap terjadi di Papua Barat.
 Wakapolda Papua Barat Kombes Tatang mengatakan, ancaman paling serius di Papua Barat yakni bentrok antarsuku dan ormas, sedangkan penyebaran narkoba dan perampokan bisa dikendalikan jajarannya.
 “Ancaman di Papua Barat rawan bentrok antarsuku dan ormas sehingga (upaya kepolisian) tidak ada insiden (KKB) seperti di Polda, induk, Papua,” kata Tatang di Mapolda Papua Barat di Manokwari, Selasa (11/12).
 Tatang mengaku di Papua Barat masih terdapat simpatisan separatis KKB dan OPM. Namun, aksi para simpatisan tidak seekstrem di Papua yang disebutnya sebagai Papua induk, lokasi penembakan KKB.
 “Separatis di Papua Barat beda dengan Papua induk. Mereka tidak punya senjata, mereka lebih banyak melakukan orasi,” ucap Tatang.
 “Seperti kegiatan 1 Desember (ulang tahun OPM) boleh berunjuk rasa, tapi jangan membawa apa pun yang dapat membawa merusak NKRI,” lanjut Tatang.
 Lebih lanjut Tatang menyebut, kepolisian telah mendeteksi simpatisan separatis di Papua Barat. Umumnya aksi para simpatisan separatis menggunakan media sosial sebagai propaganda.
 “Kalau di Papua Barat, hanya bermain di medsos. Arahnya ke sana, tapi tidak setajam di Papua induk. Tapi masih dalam koridor toleransi. Umumnya prosesnya lebih ke arah masalah HAM,” pungkasnya.(Kumparan/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Gibran soal Nasdem-PKB Merapat: Rangkul Semua, Nggak Ada yang Ditinggal

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Pemaangsiantar Serahkan SK kepada 51 PPPK Formasi Tahun 2019

Berita

Anggota DPRD Simalungun Dukung Penuh Pembangunan SMK Negeri Dikabupaten Simalungun

Berita

*Kasdam XII/Tpr Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru Abit Diklapa I dan Abit Dikmaba*

Berita

Bukan PP, Jokowi Bentuk Komite COVID-19 dengan Perpres

Berita

Tingkatkan Rumah Layak Huni, Bupati Tapsel Serahkan Buku Tabungan Program BSPS

Berita

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional Kab Melawi Apresiasi Pekan Gawai Dayak XIV Kab Melawi Tahun 2022 

Berita

Bersama Kadiskes, Dandim Sambas Tinjau Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia*

Berita

Sering Terjadi Kasus Pemukulan Antar Santri, Begini Sikap Petinggi Ponpes Al – Utsaimin Desa Ridan Permai Bangkinang Kota