Home / Opini

Selasa, 12 Januari 2021 - 20:17 WIB

Peran Oposisi PKS, Demokrat dan PAN bak Pepatah Arab ‘Wujuduhu Kaadamihi’

Viewer: 395
0 0
Terakhir Dibaca:59 Detik

Kompasnasional l Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab menilai peran oposisi terkesan seperti pepatah Arab yakni ‘wujuduhu kaadamihi’, yang artinya keberadaannya seperti tidak ada.

Hal itu merujuk kepada kinerja partai politik oposisi yang dinilai kurang greget dan berenergi sebagai penyeimbang kekuasaan.

“Harus diakui partai oposisi tidak bertaring, kurang greget dan terkesan seperti wujuduhu ka adamihi (keberadaannya seperti tidak ada),” kata Fadhli.

Baca Juga  Novel Sarankan Listyo Sigit ‘Bebaskan HRS agar Dicintai Islam, Ferdinand: Semua Agama Cinta Hukum

Analis politik asal UIN Jakarta itu mengatakan, Partai Demokrat , Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang seharusnya berperan sebagai oposisi tidak mampu merepresentasikan itu karena kondisi masing-masing.

“Praktis setelah Gerindra berhasil direkrut pemerintah, tak ada lagi oposisi yang lantang, menggetarkan, menggoyang dan menimbulkan efek waspada bagi kekuasaan,” kata Fadhli.

Menurutnya, oposisi seperti bergerak pada wilayah abu-abu. Di satu sisi ingin beroposisi tetapi sisi lain ingin mendapatkan keuntungan politik kekuasaan.

Baca Juga  Bukan Emas atau Tanah, Chairul Tanjung Beberkan Data Bakal Jadi Aset Paling Berharga di Dunia!

PKS yang sedari awal menyatakan sebagai oposisi juga terkesan pragmatis karena seperti memilih-milah isu. Kecenderungan ini juga dilakukan Demokrat dan PAN.

Akhirnya, Fadhli menilai secara umum bahwa tak ada parpol oposisi yang patut diperhitungkan oleh kekuasaan. Padahal, baik Demokrat, PKS maupun PAN dalam pemetaan politik hari ini telah dipersepsikan masyarakat sebagai kekuatan oposisi. (SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Gejolak di Partai Demokrat Jimly Asshiddiqie Sebut Gejolak di Demokrat Bukan Agenda Jokowi: Sebentar Lagi Jadi Mantan Presiden

Opini

Koalisi Pilpres 2024, M Qodari: PDIP-Gerindra Sudah “Kawin Gantung”

Arsip

Kalau Jadi Gubernur DKI, Lulung Akan Fokus Urus Lingkungan

Opini

Umumnya Hancur, Tapi Kenapa Kulit Wajah Novel Baswedan Tetap Mulus dan Tampan Meski Disiram Air Keras? IPW Minta Bukti dan Sebut Kasus Ini Terlalu Didramatisasi

Opini

Pengamat Intelijen: Ada Tiga Kelompok Penolak Calon Kapolri Listyo Sigit, Terakhir Paling Berbahaya

Opini

Peryerang kantor PWI Riau dapat diancam penjara lima tahun

Opini

6Hakim MK Diminta Kembalikan Bintang Mahaputera Jokowi

Opini

Temuan KPAI di Apel Ganyang Komunis: Anak-anak Merokok dan Berbagi Hisapan