KUBU RAYA – KOMPAS NASIONAL.Com- Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meresmikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pijar Khatulistiwa, Senin (17/10), di Kantor Sekretariat Bantuan Hukum Pijar Khatulistiwa Jalan Supadio, Sungai Raya.
Bupati Muda mengatakan dengan hadirnya LBH Pijar Khatulistiwa bisa menyatukan langkah terkait pemenuhan hak masyarakat terutama dalam menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan hukum.
“Kita terus berusaha untuk mengepung sama-sama, terutama mengetahui terkait dengan sumber-sumber konflik yang terjadi di lapangan. Kita tetap berupaya di sini, dibarengi dengan idealisme dan visi untuk mencari kebahagian dan membahagiakan orang lain,” kata Muda Mahendrawan.
Muda meyakini LBH punya rasa tanggung jawab untuk bisa fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan rasa keadilan. LBH, ujarnya, akan membantu masyarakat dari yang tidak terakses menjadi terakses.
Sehingga pada akhirnya memberikan kebahagiaan kepada masyarakat banyak. “Impiannya adalah memberikan kebahagiaan kepada orang banyak. Kita benar-benar menyelesaikan permasalahan terutama yang berkaitan dengan hak dasar,” tegasnya.
Muda menekankan, kehadiran LBH akan mengoptimalkan kerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam membantu masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya. “Dalam hal ini, LBH bisa terpadu dalam membangun semangat, termasuk terutama dengan mahasiswa yang juga berperan dalam membantu permasalahan di masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, LBH nantinya akan menjadi mitra untuk bisa mencari solusi-solusi terhadap problem-problem yang terjadi di masyarakat. Seperti di soal peradilan yang bersifat keagrariaan, hak-hak dasar, persoalan hak rumah tangga, advokasi narkoba, dan sebagainya. “Ada BNN, Polres, dan lain sebagainya.
Ini sebagai upaya sekaligus bersinergi untuk kepung bakul,” ucapnya. Lebih lanjut Muda mengatakan LBH punya peran yang sangat banyak. Salah satunya terkait upaya mediasi. Di mana LBH akan membantu memberikan pencerahan sehingga didapatkan sebuah solusi. Di mana suatu permasalahan tidak selalu berakhir di meja hijau. “Lebih cepat ada solusinya, itu lebih baik mediasi. Di Kubu Raya tiap minggu selalu ada mediasi.
Baik soal ketenagakerjaan, bagi hasil, tanah, dan lain sebagainya. Tetapi banyak juga yang salah informasi dan salah pemahaman sehingga tidak sempat mediasi,” terangnya. Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Usman mengatakan, adanya LBH Pijar Khatulistiwa memberikan angin segar kepada masyarakat. Sehingga ada harapan masyarakat untuk mendapatkan pendampingan. “Mudah-mudahan ke depan memberikan angin segar khususnya membantu masyarakat yang lemah. Saya apresiasi niat LBH ini,” katanya.
Hasnan Sutanto





