Home / Berita

Senin, 26 April 2021 - 09:43 WIB

Pemkot Pontianak Gelontorkan Program Bedah Toilet

Viewer: 431
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Mulai Tahun Ini Secara Bertahap dan Berkelanjutan

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelontorkan berbagai program untuk mengentaskan kawasan kumuh.

Program bedah rumah tak layak huni dan bedah fasilitas toilet merupakan bagian dari program tersebut.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, program bedah toilet bagi masyarakat kurang mampu ini dilaksanakan secara bertahap dimulai tahun ini.

“Walaupun tidak bisa dituntaskan dalam setahun ini tetapi secara bertahap dan berkelanjutan karena membutuhkan anggaran cukup besar,” sebutnya, Senin (26/4/2021).

Program perbaikan toilet tersebut bertujuan untuk menyediakan sarana sanitasi yang layak bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan adanya toilet yang sesuai dengan standar, maka kesehatan masyarakat terjaga dan lebih produktif.

Baca Juga  Taman Nasional Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu Kalbar

“Toilet yang representatif akan berdampak pada kesehatan masyarakat sehingga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga,” ungkap Edi.

Ia berharap kondisi pandemi yang masih terjadi hingga kini tidak menyurutkan semangat warga untuk bersama-sama Pemkot Pontianak membangun Kota Pontianak.

Selain program dari Pemkot Pontianak, lanjutnya, ada pula program dari Permodalan Nasional Madani yang memberikan peluang bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendapatkan modal kerja.

Di Kota Pontianak, sudah ada 15 ribu warga yang mendapatkan bantuan modal tanpa agunan dengan nilai pinjaman berkisar antara Rp2 juta hingga Rp9 juta.

“Bantuan modal ini bisa dimanfaatkan untuk berdagang atau berusaha, termasuk bantuan lainnya agar masyarakat terus melakukan kegiatan yang produktif,” ujarnya.

Baca Juga  Kantor Badan Penyuluhan Pertanian Paloh Perlu Perhatian Pemerintah

Edi menuturkan, Kota Pontianak tidak memiliki hasil alam untuk dikelola seperti hasil tambang dan lainnya.

Pontianak dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa.

Keterbatasan itu dimanfaatkan dengan membentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Dengan kualitas SDM yang mumpuni, dirinya yakin masyarakat Kota Pontianak tidak akan bertumpu mencari pekerjaan di kota ini.

“Dengan skill yang berkualitas, SDM Kota Pontianak bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan, tidak hanya di luar Pontianak atau Kalbar, bahkan mungkin di luar negeri,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kodam XII/Tpr Terima Dua Penghargaan Sekaligus Dari KPPN Pontianak*

Berita

SEKJEN MENKES OSCAR PRIMADI BERSAMA GUBERNUR KALBAR TINJAU PEMBANGUNAN RSUD. SOEDARSO

Berita

Tinjau Vaksinasi di Kubu Raya, Pangdam XII/Tpr Himbau Masyarakat Kurangi Aktifitas di Luar Rumah

Berita

Sebanyak 12 Kg Ganja Asal Aceh Berhasil diamanka BNNP Jatim

Berita

Walikota Psp Terima Audensi Kepala BPJSTK Dan Rombongan

Berita

Pabrik Alumina PT. BAI Sungai Kunyit Mulai Dibangun, Sutarmidji Pancangkan Tiang Pertama Secara Virtual

Berita

Dinas Kominfo Humbahas Tak Lagi Operasikan LPSE

Berita

TIDAK MEMILIKI TPA SAMPAH, MASYARAKAT TERPAKSA MEMBUANG SAMPAH KE BANTARAN SUNGAI MELAWI.