Home / Berita / Ekonomi / Nasional

Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:07 WIB

Pemkot Bekasi Minta Rp 2 T ke DKI untuk Pengolahan Sampah Bantargebang

TPST Bantargebang, Bekasi. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

TPST Bantargebang, Bekasi. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Viewer: 589
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik
Kompasnasional.com-Pemerintah Kota Bekasi mengajukan permintaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Adanya permintaan dana sebesar Rp 2,09 triliun yanag digunakan untuk pengolahan sampah di Bantar Gebang diungkapkan Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari.
“Proposalnya baru masuk tanggal 15 Oktober kemarin. 15 Oktober itu Rp 2,09 triliun,” kata Premi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, (19/10).
Premi mengungkapkan, pengajuan tersebut belum tentu disetujui. Sebab pihaknya harus membahasanya dulu saat rapat Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) bersama DPRD DKI.
“Saya harus merapatkan dulu, KUA-PPAS di DPRD sedang berjalan untuk 2019. Artinya proposal ini akan kita bahas dulu. Itu nanti akan dibahas tim koordinasi bantuan keuangan, itu nanti kita laporkan ke TAPD, selanjutnya dilaporkan ke DPRD,” ujar Premi.

Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari di Balai Kota, Jumat (19/10/2018). (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Premi menuturkan, awalnya Pemkot Bekasi mengajukan dana bantuan sebesar Rp 1 triliun, tapi pengajuan dana itu direvisi menjadi Rp 2,09 triliun. Lebih lanjut Premi menjelaskan selama ini pihaknya sudah memberikan dana ke Pemkot Bekasi.
Misalnya, untuk membantu pembangunan Flyover Cipendawa, Flyover Rawa Panjang, hingga pembebasan lahan Jalan Siliwangi. Premi mengatakan Pemprov DKI juga memerlukan laporan perkembangan pembangunannya dari Pemkot Bekasi.
“Untuk bantuan keuangan 2017 itu, dua flyover itu masih berproses sampai Desember 2018. Dan belum diaudit oleh mereka, belum melaporkan ke Pemprov DKI. Mereka mempertanggungjawabkannya pada 2019,” terang Premi.
“Kami perlu dokumen perencanaan teknisnya sampai mana sih yang sudah dipakai itu lanjutannya yang mana, itu yang perlu kami tahu,” pungkasnya.(Kumparan/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  PPKM Di Kota Pontianak Mulai 14 Juni 2021, Kepatuhan Warga Tekan Angka Penularan Covid-19

Share :

Baca Juga

Arsip

[VIDEO] Gunakan Nama Presiden Joko Widodo, 2 WNA Tipu BUMN

Berita

Kota Medan Dipilih Gelar Even Sepeda Nusantara

Berita

Dinas Perikanan Agara,Menyalurkan Bantuan 497 ekor Ikan Lele

Berita

Polres Tapsel Sosialisasikan Pendisplinan AKB
Foto Ilustrasi

Berita

Terkuak Pemerkosa ABG 12 Tahun di Binjai hingga Hamil 8 Bulan

Arsip

KOORDINATOR KOPERTIS MEMBERIKAN KULIAH DI PERGURUAN TINGGI CENDANA

Berita

Lembaga Dunia Ramal Ekonomi RI Jika Prabowo Presiden, Ada Sri Mulyani

Berita

Implementasikan Zona Integritas Dalam Tata Kelola Pemerintahan