Viewer: 759
0 0

Home / Internasional

Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:24 WIB

Pemerintahan Lebanon Bubar di Tengah Kemarahan Publik

Viewer: 760
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Perdana Menteri (PM) LebanonHassan Diab mengumumkan pengunduran diri pemerintahannya pada Senin (10/8) waktu setempat.

Diab menyatakan ledakan besar yang menghancurkan Beirut dan kemarahan publik yang muncul itu akibat korupsi yang sudah meluas.
Ledakan di pelabuhan yang menyimpang lebih dari 2.000 ton amonium nitrat pada 4 Agustus telah menewaskan 163 orang, melukai lebih dari 6.000 orang serta menghancurkan kawasan ibu kota Beirut di Mediterania. Ledakan itu seakan menjadi puncak penderitaan dari beberapa bulan krisis politik dan ekonomi.
Saat pidato di televisi, PM Diab menyatakan mendukung seruan rakyat Lebanon untuk mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini harus diadili.
“Diab mengumumkan pengunduran diri pemerintahannya setelah rapat kabinet pada Senin (10/8) dengan banyak menteri ingin mundur,” papar sumber kementerian dan politisi.

Baca Juga  Darmawan, Ketua DPP SBSI 92 Akan Mengambil Sikap Tegas

Diab menyatakan dia ingin meminta pemilu parlemen dipercepat. Unjuk rasa pecah di Beirut. Beberapa demonstran melemparkan batu ke arah aparat keamanan yang berjaga di jalan menuju gedung parlemen.
“Seluruh rezim perlu berubah. Ini tidak akan ada perbedaan jika di sana ada pemerintahan. Kita perlu pemilu cepat,” ujar Joe Haddad, teknisi di Beirut.

Baca Juga  Presiden AS Terpilih Joe Biden Perintahkan Gedung Putih 'Lenyapkan' Jejak Donald Trump

Bagi warga Lebanon, ledakan itu semakin menambah penderitaan rakyat yang sudah mengalami krisis ekonomi, korupsi dan pemerintahan yang disfungsi dan terlalu banyak korupsi. (SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Singapura ‘Lockdown’ Lagi Imbas Lonjakan Kasus, Batal Damai dengan Corona?

Berita

Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa dan Doakan Para Korban Tsunami Palu

Internasional

Alibaba Diinvestigasi China, Jack Ma Dilarang ke Luar Negeri

Berita

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Dua Penerbit Inggris Tak akan Terbitkan Lagi Karya Novelis ‘The Maze Runner’

Internasional

Enam Bulan Hilang, Sekeluarga Asal Sudan Ditemukan Tewas di Tengah Gurun Libya

Berita

SBSI 1992 Sumut Sebut Hubungan Industrial Dapat Rusak Karena Kesewenang-wenangan

Berita

Puluhan Jamaah Tumbang Saat Wukuf dan 4 Wafat di Arafah

Internasional

Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS