Home / Ekonomi

Kamis, 1 Juli 2021 - 20:15 WIB

Pemerintah Diminta Terapkan Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis Tahun Depan

Viewer: 437
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 9 Detik

Kompasnasional l Badan Anggaran (Banggar) DPR RI merekomendasikan kepada pemerintah agar bisa menerapkan cukai terhadap produk plastik dan minuman berpemanis di tahun depan. Tujuannya agar penerimaan negara melesat, sehingga semakin realistis untuk menekan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun 2022-2023.

Hal tersebut tertuang dalam hasil keputusan Panitia Kerja (Panja) Asumsi Dasar, Kebijakan Fiskal, Pendapatan, Defisit, dan Pembiayaan Banggara DPR dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2022, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga  Pemkot Bekasi Minta Rp 2 T ke DKI untuk Pengolahan Sampah Bantargebang

Anggota Badan Anggaran DPR RI Hamka Baco Kady mengatakan pemerintah dapat melakukan kebijakan itu untuk menambah pendapatan negara. Pasalnya Undang-Undang (UU) Cukai juga sudah memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan ekstensifikasi barang kena cukai.

“Penerimaan cukai dapat diperluas, di antaranya dengan percepatan pengenaan cukai kantong plastik dan perluasan pengenaan cukai pada produk plastik, serta memulai proses regulasi untuk penerapan cukai terhadap soda dan pemanis makanan minuman,” katanya dalam rapat kerja bersama pemerintah, Rabu (30/6/2021).

Hamka bilang ekstensifikasi barang kena cukai (BKC) tersebut diharapkan mampu menyokong penerimaan cukai, sekaligus penerimaan negara. Sebab menurutnya, jika hanya mengandalkan cukai hasil tembakau (CHT) saja, penerimaan cukai sulit melejit.

Baca Juga  Peringatan HUT Sumut Ke-70,Tengku Erry Nuradi Sampaikan Pembangunan Sumut Terapkan Sistem Elektronik

Hal tersebut juga mengingat pada 2023 defisit APBN harus berada di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB). Makanya, Hamka mengatakan bila tahun depan usulan tersebut dilakukan, implementasinya akan lebih efektif di tahun setelahnya sebab sudah ada penyesuaian di 2022.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Fintech Jack Ma Dijegal, China Banyak Belajar dari Raksasa Amerika

Arsip

Rupiah Kembali Melemah Dan Sentuh Level Rp 13.263 Per USD

Arsip

Harga Daging Sapi Lokal Tembus Rp 150.000, Daging Sapi Impor Cuma Rp 100.000/Kg

Arsip

PLN siap pasok listrik ke Kawasan Ekonomi khusus Bitung

Arsip

Semester I 2016, Semen Baturaja Raup Laba Rp 130,81 Miliar

Berita

PT MER Laporkan Sejumlah Media Onlie ke Dewan Pers

Arsip

18.192 KK di Bantargebang Bakal Terima Bau Uang Sampah Rp 300 Ribu

Ekonomi

Berusia 44 tahun, inilah profil orang terkaya termuda Indonesia 2020 versi Forbes