Home / Kesehatan

Rabu, 24 Maret 2021 - 21:41 WIB

PBNU: Kehalalan Vaksin AstraZeneca tak Perlu Diperdebatkan

Viewer: 439
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Kompasnasional l Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zainy mengatakan, kehalalan vaksin AstraZeneca tidak perlu diperdebatkan lagi. Menurut dia, pada prinsipnya, penggunaan vaksin AstraZeneca bukan saja diperbolehkan melainkan juga bisa masuk kategori wajib jika dalam kondisi darurat.

Dia mengatkaan, hal itu tentu berdasarkan kajian ilmiah dari para ulama. Menurut dia, Lembaga Bathsul Masail PWNU Jatim juga telah melakukan kajian yang menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca suci dan halal. Bahkan, bukan hanya melakukan kajian, para ulama NU di Jatim sudah melakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

“Tidak ada yang perlu diperdebatkan lebih jauh tentang status kesucian dan kehalalan vaksin AstraZeneca. Mari kita sinergikan kekuatan dan energi untuk bersama-sama berupaya memutus mata rantai pandemi,” ujar Helmy dalam keterangna tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/3).

Baca Juga  Menkes Terawan Keluarkan Panduan New Normal di Tempat Kerja: Shift, Makan hingga Edukasi Karyawan

Menurut dia, masyarakat Indonesia tentu merindukan kehidupan normal, anak-anak bisa kembali bersekolah, ekonomi membaik, rumah ibadah ramai dengan aktivitas peribadatan, dan segala bentuk kehidupan normal lainnya. Menurut dia, hal itu bisa dicapai jika masyarakat mau mengikuti program vaksinasi pemerintah.

“Itu semua bisa dicapai salah satunya dengan program vaksinasi ini,” ucapnya.

Dia menjelaskan, apa yang tengah dilakukan masyarakat dałam konteks vaksinasi memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam agama. Menurut dia, vaksinasi ini masuk ke dalam kategori hifdzun nafs atau upaya menjaga jiwa yang menjadi salah satu prinsip mendasar dari ajaran Islam.

Baca Juga  Kim Jong-Un dan Keluarga Telah Diberi Vaksin Corona Buatan China

“Mereka yang telah divaksin, hemat kami, adalah para pahlawan kemanusiaan yang telah berpartisipasi dalam konteks mencegah dan menekan penyebaran virus covid-19. Siapapun yang mau menjadi relavan dalam program vaksinasi, merekalah yang disebut sebagai pahlawan kemanusiaan,” kata Helmy.

Karena itu, dia mengatakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung program vaksinasi pemerintah, yang mana saat ini menggunakan jenis vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

“Kami mengajak seluruh warga Indonesia, umat muslim, dan khususnya warga NU untuk sepenuhnya mendukung dan berpartisipasi dalam program vaksinasi ini. Ini merupakan ikhtiyar lahiriah dan jasmani yang penting untuk berjihad memerangi wabah covid-19,” jelas Helmy.(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bentuknya Memang Kecil, Tapi Siapa Sangka Jika Daun Bidara Memiliki Manfaat Luar Biasa Bagi Tubuh

Kesehatan

Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan, Ferdinand: Hasil Kerja Senyap Anies Baswedan

Kesehatan

Dirut RS Ummi Dipolisikan, FPI : Dokter dan RS Bekerja Sesuai UU

Kesehatan

Wapres Ma’ruf Amin Mengingatkan Pentingnya Pesantren Menerapkan Protokol Kesehatan

Kesehatan

Makan Tengah Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Benarkah?

Gaya Hidup

Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Kesehatan

5 Tanda Seseorang Diam-diam Pernah Terinfeksi Corona

Berita

Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret