Viewer: 720
0 0

Home / Internasional

Kamis, 11 Juni 2020 - 08:09 WIB

Patung Pedagang Budak Inggris yang Dirobohkan akan Dipajang di Museum

Viewer: 721
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 1 Detik

Kompasnasional | Patung seorang warga Inggris yang terlibat dalam perdagangan budak di kota Bristol Inggris dan telah dirobohkan akan dipindahkan dari pelabuhan dan dipajang di museum setempat untuk mendidik penduduk tentang sejarah rasisme, demikian pengumuman Dewan Kota itu, Rabu (10/6).

Patung Edward Colston, seorang dermawan setempat yang bekerja bagi Royal African Company pada abad ke-17, dirobohkan oleh pengunjuk rasa anti-rasisme dan dicampakkan ke pelabuhan itu pada hari Minggu.

Baca Juga  Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

Dalam pernyataan di situs web Dewan, Walikota Marvin Rees mengumumkan pembentukan komisi baru yang akan mendalami lebih jauh hubungan kota di Inggris selatan itu dengan rasisme dan ketidaksetaraan.

“Sebagai kota, kita semua memiliki pemahaman yang sangat berbeda tentang masa lalu kita,” tulisnya.

Rees mencatat bahwa, “Pendidikan sejarah kita sering memiliki kekurangan” dan menyerukan peningkatan “keakuratan sejarah kota yang bisa diakses oleh semua akan membantu kita memahami satu sama lain, perbedaan kita, kontradiksi kita dan kompleksitas kita.”

Baca Juga  Segudang Prestasi Lenis Kogoya Untuk Papua

Sebagai bagian dari eksplorasi baru sejarah kota itu, patung Colston akan ditempatkan di sebuah museum di samping poster dari demonstrasi gerakan kulit hitam Black Lives Matter hari Minggu.

Belum ditentukan siapa atau apa yang akan menggantikan patung Colston.

Beberapa aktivis menganjurkan patung pegiat hak-hak sipil Dr Paul Stephenson sebagai gantinya, sebagaimana dilaporkan media pemberitaan BBC. (VC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tim Gegana Jinakkan Bom di Ubud Bali

Internasional

DPR Menekan Mike Pence untuk Mencopot Donald Trump, Pemakzulan Dilakukan Jika Wapres Tak Bertindak

Berita

Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar

Arsip

Imam Masjid di New York Ditembak Mati Setelah Shalat Jamaah

Internasional

Gelombang Warga Tinggalkan Myanmar, Jalanan Kota Macet

Internasional

Hari Pertama Menjabat, Joe Biden Langsung Akhiri Larangan Negara Muslim Masuk AS

Arsip

Artis Seoul Eks Pembelot Jadi Bintang Propaganda Kim Jong-un

Internasional

Aksi Pria Bertato Peta Indonesia Saat Merusak Properti Ketika Demonstrasi di Philadelphia Jadi Viral, Ini Alasannya…