Viewer: 768
0 0

Home / Internasional

Rabu, 3 Juni 2020 - 18:46 WIB

Aksi Pria Bertato Peta Indonesia Saat Merusak Properti Ketika Demonstrasi di Philadelphia Jadi Viral, Ini Alasannya…

Viewer: 769
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional | Aksi demonstrasi terkait kematian seorang pria kulit hitam George Floyd terus berkobar di negara bagian Amerika Serikat. Ditengah aksi tersebut, seorang pemuda bertato peta Indonesia terabadikan kamera fotografer dalam demonstrasi. Pemuda tersebut kedapatan merusak properti di negara bagian Philadelphia. Setelah foto-fotonya beredar, aksi pria tersebut menjadi viral dijagat dunia maya, terutama Twitter dan Facebook.

Diketahui pemuda tersebut bernama Rainey A. Backues. Ia pun akhirnya buka suara, lewat Instagram, pemuda Amerika berdarah Indonesia itu mengklarifikasi dan secara terbuka meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas aksi demonstrasi yang dirinya lakukan.

“Awalnya saya hanya ingin mendokumentasikan demonstrasi lewat Instagram story saya. Tapi saat malam berlalu, saya turut merasakan amarah dari kematian George Floyd,” ujar Rainey lewat Instagramnya @rainsfordthegreat, Senin (1/6/2020). Rainey mengakui menjadi kesalahannya tidak menutupi identitas diri dengan menggunakan pelindung wajah. Aksinya disebut amat spontan lantaran kemarahan atas pembunuhan Floyd.

Baca Juga  Negara-Negara Eropa Didesak Ubah UU Pemerkosaan yang Rugikan Korban

“Bahkan hari ini, saya masih merasakan hasrat sakit hati yang disebabkan oleh ketidakadilan rasial yang sering diarahkan pada orang kulit berwarna, termasuk saya sendiri,” tulis Rainey. “Ini membantu menjelaskan mengapa saya tidak menutupi identitas saya di foto,” lanjutnya.

Rainey mengaku telah tersulut emosi dan ikut-ikutan merusak properti orang saat demonstrasi. Dia juga secara khusus meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang mungkin tersinggung karena dia memiliki tato bergambar peta negara di kawasan Asia Tenggara itu.

Baca Juga  Trump Sepakat Akhiri Shutdown Pemerintahan AS

“Karena salah satu tato saya menunjukkan pulau-pulau Indonesia. Saya adalah warga negara AS yang dinaturalisasi, tetapi saya lahir di pulau Jawa. Saya juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia di Philadelphia,” tuturnya.

Aksi demonstrasi di Amerika Serikat akibat kematian George Floyd kian meluas. Bahkan, gereja bersejarah St. John yang terletak di depan Gedung Putih, Washington DC turut jadi sasaran amukan pendemo. (R24/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Biara Terkenal Usia 1000 Tahun Terbakar

Internasional

Ketahuan sebut oppa ke kakak laki-laki, warga Korut bisa kena denda berat!

Headline News

Fakta Baru Perang Rusia-Ukraina, Biden Ngamuk ke Zelensky

Berita

Samsung Galaxy S9 Akan Punya Pendeteksi Wajah Secanggih iPhone X

Berita

Bertemu Donald Trump di Singapura, Kim Jong-un Kembali Bawa Toilet Pribadi

Arsip

Secarik Dokumen Pesawat Jakarta-Sydney Jadi Bukti Teror Australia

Arsip

Sepucuk Surat Kegelisahan Terpidana Mati Asal Nigeria

Internasional

Kontras Banget Sama Era Trump, Rakyat China Kini Malah Rayakan Kemenangan Biden