Home / Berita

Kamis, 17 Juni 2021 - 14:05 WIB

Pangdam XII/Tpr Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kalbar dengan Perusahaan Perkebunan*

Viewer: 425
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

Kompas Nasional.com.Pontianak, Kamis (17/6/21) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menghadiri acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kalimantan Barat dengan Group Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kalimantan Barat, bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Kerjasama dalam rangka untuk percepatan Desa Mandiri di Kalbar ini ditandai dengan penandatanganan naskah kesepakatan oleh Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama para pimpinan perusahaan sawit di Kalbar.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, saat ini Kalbar memiliki sebanyak 385 desa dengan status Desa Mandiri. Menurutnya ini merupakan capaian luar biasa hasil dari upaya keras bersama.

Untuk itu, Pangdam memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Bupati/Walikota, Kepala Desa dan semuanya yang telah bisa mewujudkan program-program dari Gubernur.

“Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Kalbar bahwa Indeks Desa Mandiri kita adalah yang tertinggi secara nasional,” ujarnya.

Baca Juga  Indahnya Kebersamaan, Wali Kota Pematangsiantar Kembali Laksanakan Gowes Siantar Indah

Selanjutnya Pangdam mengatakan, terkait dengan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dengan perusahaan, ini sangat bagus untuk desa-desa di Kalbar. Menurutnya juga merupakan salah satu bentuk pengabdian dari para pelaku usaha dalam membantu para Bupati/Walikota, dan yang paling penting untuk mengembangkan masyarakat di desa sehingga menjadi masyarakat yang berswasembada

Saya kira ini konsep yang sangat bagus apabila diteruskan. Sejalan dengan itu maka kami dari Kodam XII/Tpr berkomitmen untuk selalu mendukung seluruh kebijakan dari Pemerintah Provinsi Kalbar termasuk dari kabupaten/kota untuk bagaimana bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pangdam.

Sedangkan Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji menyampaikan, bahwa Pemprov. Kalbar dalam dua tahun kedepan tidak ada lagi desa tertinggal. Untuk itu diperlukan sinergi antara semua pihak. Salah satunya yaitu bersinergi dengan perusahaan perkebunan yang ada di desa itu.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Sis Resmikan 8 Puskesmas

“Kalau kita berharap dari dana APBD tidak mungkin apalagi kondisi pandemi sekarang ini. Tahun lalu kita dipotong 370 milyar tahun ini 177 milyar,” ujarnya.

Oleh karena itu Gubernur berharap kepada perusahaan perkebunan ini bisa berkontribusi. Tidak hanya untuk menjadikan cepat status desa menjadi desa mandiri tapi juga yang paling penting nanti yaitu masalah infrastruktur. Menurutnya, kalau ada sinergi yang baik antara pengusaha atau perusahaan yang ada di kalbar maka akan ada percepatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi saya harap perusahaan perkebunan dan pertambangan bisa berperan besar. Karena kesejahteraan suatu daerah akan membuat investasi atau kegiatan berusaha lebih nyaman dan aman. Karena ketika masyarakat di desa itu sudah sejahtera saya rasa tidak akan ada gangguan apapun,” harap H. Sutarmidji. (Pendam XII/Tpr)

(Abd. Rahman)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

GAWAI DAYAK KABUPATEN SINTANG DI LAKSANAKAN PADA TANGGAL 29-31.JULI 2022 DI BETANG TAMPUH JUAH SINTANG

Berita

Akir Nasution Terpilih Secara Aklamasi Ketua Taekwondo Indonesia Padangsidimpuan Periode 2021-2025

Berita

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Resmi Di Mulai

Berita

Pilkada 2020 Siantar Kurang Lebih Seribu Warga Pematangsiantar WB Lapas Kelas ll A Siantar Tidak Bisa Mengunakan Hak Pilihnya

Berita

Presiden Joko Widodo Lantik Hinsa Siburian Jadi Kepala BSSN

Berita

Pangdam XII/Tpr Cek Kesiapan Yonif Mekanis 643/Wns Jelang Tugas Operasi*

Berita

Menjelang Operasi Keselamatan Kapuas 2021, Ditlantas Polda Kalbar Gelar Rapat Koordnasi

Berita

Tapanuli Selatan (Tapsel) telah melaksanakan vaksinasi “Merdeka” untuk anak usia 6 hingga 11 tahun.