Home / Berita

Minggu, 14 Maret 2021 - 13:22 WIB

Ortu Siswa Alumni SMA LPM Koititi Keluhkan Ijazah Ditahan Kepsek

Viewer: 962
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

HALSEL – KOMPAS NASIONAL | Orang tua siswa alumni SMA LPM Desa Koititi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) keluhkan terkait penahanan ijasah para Siswa oleh Kepala Sekolah, Idris Umsohi.

Padahal sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, atau bahkan Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah sah dengan alasan apapun.

Namun nasib berbeda di alami siswa alumni SMA LPM Desa Koititi tahun ujian 2020. Sebab sudah hampir setahun lulus tapi belum juga menerima Ijazah.

“Sudah hampir setahun Ijazah anak-anak kami belum diberikan, padahal kami sudah bayar uang ujian sebesar Rp 500.000 di tambah lagi uang administrasi Ijazah RP 100.000. Tapi sampai sekarang Ijazah anak kami belum juga di berikan,” Tutur Badarudin, Salah satu Orang Tua Siswa, Minggu (14/03/2021)

Baca Juga  KTP hingga Tas Penumpang Kapal Tenggelam Ditemukan di Danau Toba

Badarudin kemudian menyesalkan sikap Kepala Sekolah Idris Umsohi yang terkesan mengabaikan nasib para siswa, karena sudah hampir setahun ijazah belum juga di berikan.

Kekesalan ini bukan tampa alasan, sebab Kata Bada, Sapaan Badarudin, bahwa ada siswa yang mendaftar TNI dan Polri namun terhalang dengan di tahanya Ijzah siswa oleh Kepala Sekolah.

“Banyak para orang tua siswa yang mengeluh, karena Ijazah belum juga ada, baru ada yang mau ikut tes tapi terhambat,” Sesal Bada.

Hal yang sama juga di Keluhkan Waludin, orang tua siswa. Dirinya menuturkan bahwa anaknya tidak bisa mengikuti pendaftaran gelombang pertama secara SBMPTN di Kampus Unkhair Ternate, karena belum memiliki Ijazah.

“Saya pe anak ingin mendaftar Unkhair ikut gelombang pertama tapi sampai skarang Ijazah masih di tangan Kepala Sekolah,” Keluhnya

Baca Juga  Lepas Satgas Pamtas Kembali ke Home Base, Pangdam XII/Tpr Apresiasi Yonif 407/PK*

Waludin juga berharap semoga Ijasah para siswa segera diberikan, agar anak nya bisa mendaftar kuliah walau mengikuti tes gelombang terakhir.

“Saya memohon dan berharap kepada pak Kepsek agar segera kasih Ijazah para siswa, agar anak saya bisa mendaftar di kampus,” Harapnya

Terpisah, Kepala Sekolah Idris Umsohi, saat dirinya di hubungi lewat Via Hand Phone, nomornya selalu berada di luar jangkauan. Namun saat di chat lewat Whatsap, ia membalas bahwa Ijazah para siswa sudah ada dan tinggal di isi nilai Ujian.

“So ambe, sisa isi nilai saja adik,” Singkat Idris, Via Whatsaap.

Saat ditanya waktu pembagian Ijazah, dirinya sudah tidak membalas sampai berita ini dipublish.

(Fik)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Berita

Pemko Pematang Siantar Sosialisasi dan Uji Coba Aplikasi SIKEMAS

Berita

Basarnas Temukan Puing dan Jasad Korban KM Sinar Bangun di Kedalaman 450 M

Berita

Pontianak Zona Merah, Pemkot Batasi Aktivitas Berpotensi Kerumunan

Berita

Putri Asli Papua Dilantik Menjadi Perwira Kepolisian oleh Presiden RI di Istana Negara

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Menutup Undau Perkasa Open

Arsip

Semester I 2016, Semen Baturaja Raup Laba Rp 130,81 Miliar

Berita

Gubernur Anies Nyatakan Siap Ikut Perbaiki Stadion GBK Pasca-Kerusakan Akibat Ulah Suporter

Berita

Antisipasi Bencana Alam, Polda Kalbar Gelar Apel Kesiapsiagaan