Home / Berita

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:00 WIB

100 Hektar Kawasan Perbukitan Samosir Terbakar, Pemadam Siaga di Permukiman

Viewer: 290
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Diperkirakan 100 hektar kawasan perbukitan di Samosir terbakar, menimbulkan kekhawatiran dan memerlukan tindakan cepat dari berbagai pihak. Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Dishut Provsu) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII Doloksanggul segera berkoordinasi dengan Polres Samosir untuk mengungkap penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas ini.

UPT KPH XIII Doloksanggul, Toga Sinurat, menjelaskan bahwa ada dua kecamatan yang terdampak karhutla ini, yakni Kecamatan Sianjur Mulamula dan Harian. Hingga saat ini, pihaknya masih siaga di sejumlah titik yang berdekatan dengan kawasan pemukiman warga.

“Kami masih siaga memantau titik-titik yang bisa dijangkau pemadamannya. Secara umum, titik api masih menyebar di bagian puncak yang sulit dijangkau,” ujar Toga Sinurat Selasa (16/7/2024).

Baca Juga  Analis Kebencanaan BPBD Kapuas Hulu Hadiri Sosialisasi Peraturan Bupati Tentang Produk Hukum Daerah

Fokus utama saat ini adalah memadamkan api di kawasan yang bisa mengancam keselamatan warga. “Kami fokus pada pemadaman api di daerah yang bisa mengancam keselamatan warga. Kami sedang mengejar titik-titik tersebut,” tambahnya.

Toga juga menjelaskan bahwa Desa Boho di Kecamatan Harian menjadi titik konsentrasi api saat ini. “Secara umum, kemarin api bermula dari Kecamatan Sianjur Mulamula dan menyebar ke Kecamatan Harian. Desa yang terdampak adalah Desa Sipitu Dai, Turpuk Limbong, dan Boho,” jelasnya.

Kawasan perbukitan yang mayoritas ditumbuhi semak belukar menyebabkan api cepat menyebar. “Ini perkiraan kami, belum secara detail. Kami perkirakan sekitar 100 hektar yang terbakar, dan sebagian besar yang terbakar adalah semak belukar,” tambah Toga.

Baca Juga  Baleg DPR-Kemendagri Setujui Revisi UU Desa, Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Samosir juga turut siaga di area pemukiman warga untuk mencegah api merambat ke pemukiman sekitar. Mereka telah mendirikan posko di daerah pemukiman dan fasilitas umum sebagai langkah antisipasi.

“Yang pertama, untuk daerah yang tidak terjangkau, kami melakukan pengawasan dan pemantauan saja. Untuk daerah yang berisiko terkena ke pemukiman, kami menggunakan damkar dari Pemkab Samosir,” jelas Toga.

Semua pihak berkontribusi dalam upaya pemadaman ini. “Kami berupaya sekuat tenaga untuk mengamankan fasilitas umum dan kawasan permukiman. Kami membuat posko di daerah pemukiman dan fasilitas umum,” tutup Toga.

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lama Berpisah, Ibu Penjual Nasi Tak Sadar Polisi yang Jadi Pelanggan Adalah Anaknya

Asahan

Dua Pelaku Ranmor Di Tembak Polisi, Petik Sepeda Motor Di 23 TKP Di Asahan

Berita

Edi Sebut Mobilitas Tinggi Wartawan Masuk Prioritas Vaksin Covid-19

Berita

Dr (Can) Oloan Paniaran Nababan, SH.MH (Wakil Bupati Humbang Hasundutan) Meresmikan Jembatan Kasih Indonesia Di Kecamatan Pollung Desa Sipituhuta

Berita

Lestarikan Habitat Danau Toba, Pemprovsu dan Pemkab Samosir Tabur Bibit Ikan Nila  

Berita

Perbaiki Drainase Yang Ambruk, Kepala SMA Negeri 5 Pematangsiantar Apresiasi Kinerja Pemko Pematangsiantar

Berita

Walikota Sampaikan Pendapat Akhir Tentang Ranperda Inisiatif DPRD

Berita

Plt Wali Kota Pematang Siantar Hadiri Welcome Dinner Bersama Wali Kota dari Seluruh Indonesia