Home / Berita

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:00 WIB

100 Hektar Kawasan Perbukitan Samosir Terbakar, Pemadam Siaga di Permukiman

Viewer: 300
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Diperkirakan 100 hektar kawasan perbukitan di Samosir terbakar, menimbulkan kekhawatiran dan memerlukan tindakan cepat dari berbagai pihak. Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Dishut Provsu) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII Doloksanggul segera berkoordinasi dengan Polres Samosir untuk mengungkap penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas ini.

UPT KPH XIII Doloksanggul, Toga Sinurat, menjelaskan bahwa ada dua kecamatan yang terdampak karhutla ini, yakni Kecamatan Sianjur Mulamula dan Harian. Hingga saat ini, pihaknya masih siaga di sejumlah titik yang berdekatan dengan kawasan pemukiman warga.

“Kami masih siaga memantau titik-titik yang bisa dijangkau pemadamannya. Secara umum, titik api masih menyebar di bagian puncak yang sulit dijangkau,” ujar Toga Sinurat Selasa (16/7/2024).

Baca Juga  Jelang Event P3S, Miss Internasional Global Indonesia 2019 Audensi ke Kantor Bupati Simalungun

Fokus utama saat ini adalah memadamkan api di kawasan yang bisa mengancam keselamatan warga. “Kami fokus pada pemadaman api di daerah yang bisa mengancam keselamatan warga. Kami sedang mengejar titik-titik tersebut,” tambahnya.

Toga juga menjelaskan bahwa Desa Boho di Kecamatan Harian menjadi titik konsentrasi api saat ini. “Secara umum, kemarin api bermula dari Kecamatan Sianjur Mulamula dan menyebar ke Kecamatan Harian. Desa yang terdampak adalah Desa Sipitu Dai, Turpuk Limbong, dan Boho,” jelasnya.

Kawasan perbukitan yang mayoritas ditumbuhi semak belukar menyebabkan api cepat menyebar. “Ini perkiraan kami, belum secara detail. Kami perkirakan sekitar 100 hektar yang terbakar, dan sebagian besar yang terbakar adalah semak belukar,” tambah Toga.

Baca Juga  Pangdam l /BB Bersama Kapolda Sumut Kunker Ke Kabupaten Tapsel Psp Dan Madina

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Samosir juga turut siaga di area pemukiman warga untuk mencegah api merambat ke pemukiman sekitar. Mereka telah mendirikan posko di daerah pemukiman dan fasilitas umum sebagai langkah antisipasi.

“Yang pertama, untuk daerah yang tidak terjangkau, kami melakukan pengawasan dan pemantauan saja. Untuk daerah yang berisiko terkena ke pemukiman, kami menggunakan damkar dari Pemkab Samosir,” jelas Toga.

Semua pihak berkontribusi dalam upaya pemadaman ini. “Kami berupaya sekuat tenaga untuk mengamankan fasilitas umum dan kawasan permukiman. Kami membuat posko di daerah pemukiman dan fasilitas umum,” tutup Toga.

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jelang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua , Komisi Pemilihan OSIS SMAN 5 Pematangsiantar Matangkan Persiapan

Berita

DIREKTORAT NARKOBA POLDA KALTENG, LAKUKAN TES URINE 181 ANGGOTA POLRES KOTIM

Berita

DANREM 121/ABW DAMPINGI PANGDAM XII/TPR MEMBERIKAN PENGARAHAN KEPADA PRAJURIT KOREM 121/ABW

Berita

Kepala Desa Sinyior Tapsel Dan Anaknya Sama-sama Diperiksa Dalam Kasus Yang Berbeda

Berita

Lima Tersangka Pelaku Pembunuhan Di Simarsayang Berhasil Diringkus

Berita

Olah Raga Sebagai Ajang Silaturahmi Dan Menjaga Kesehatan

Berita

PRESIDEN RI H.Ir.JOKO WIDODO RESMIKAN PENGGUNAAN JALAN BYPASS BALIGE TOBA

Asahan

Ketua KONI Asahan Pantau Latihan Atlit Renang Ditengah Wabah Covid-19