Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:28 WIB

Musrenbang Kayong Utara Wagub Kalbar Soroti IPM Dan Angka Kemiskinan

Viewer: 400
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., memberikan sambutan pada acara Musrenbang Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Kabupaten Kayong Utara Tahun 2020 secara virtual, dan turut hadir mendampingi dari Bappeda Kalbar.

Diketahui Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses penyusunan RKPD kabupaten/kota tahun 2022.

Dokumen RKPD juga bertujuan untuk menjadi dokumen yang berisikan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan aktual di daerah.

Dalam arahannya, Wagub Kalbar mengatakan Musrenbang RKPD kabupaten/kota merupakan tahapan penting dari perencanaan pembangunan Provinsi dan Nasional.

Baca Juga  Sosok Simon Aloysius Mantiri, 5 Bulan Jadi Komut Kini Jabat Dirut Pertamina

“Namun untuk mendukung pencegahan terhadap pandemi Covid-19, maka Musrenbang RKPD Kabupaten Kayong Utara dilaksanakan melalui video conference maupun pertemuan fisik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya di Ruang Audio Visual Kantor Gubernur, Selasa (30/3/2021).

Dilihat dari persentase penduduk miskin Nasional sebesar 10,19 persen, Kalbar sebesar 7,24 persen, dan Kayong Utara 9,56 persen yang menunjukkan Kayong Utara lebih tinggi persentasenya dari provinsi dan di bawah nasional.

“Perbandingan Nasional, Kalbar dan Kabupaten Kayong Utara, pada angka tingkat kemiskinan Kayong Utara masih tinggi di atas Kalbar, walaupun masih di bawah nasional.

Mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dapat memacu untuk menurunkan angka kemiskinan,” jelas Wagub Kalbar.

Baca Juga  GUBERNUR KALBAR PIMPIN RAKOR SATGAS PENANGANAN COVID-19.

Pada IPM Kalbar meningkat sebesar 0,01 menjadi 67,66 persen, namun masih berada di bawah rata-rata nasional sebesar 71,90 persen, sedangkan Kabupaten Kayong Utara sebesar 62,68 persen. Angka ini membuat Kayong Utara masih di bawah angka Provinsi dan Nasional.

“Untuk menentukan berhasilnya tidak suatu daerah dalam menjalankan roda organisasi IPM merupakan suatu ukuran.

Jadi tingkat pendidikan harus ditingkatkan, pertumbuhan ekonomi Kayong Utara harus dipacu.

Kemudian sarana kesehatan harus dibangun, supaya IPM dapat meningkat di Kayong Utara,” tegasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kejati Kalbar Resmi MenahanTersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Tanah Di Sei Kunyit

Berita

Nelayan Mendengar Suara Ledakan di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Berita

JALIN TALI SILATURAHMI PERSONEL SATGAS PAMTAS RI-MLY YONIF 645/GTY MEMBANTU MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PONDOK LADANG.

Arsip

Kapolri Minta Novel Beri Bukti soal Jenderal Terlibat Penyerangan

Berita

Polisi Belum Bisa Tilang Pengemudi yang Merokok saat Berkendara

Berita

Wabup Wahyu Pimpin monev dan Rakor Optimalisasi Covid-19 di Kecamatan Empanang

Berita

Kakek Ini Simpan Uang dalam Karung Sejak Lama, Ketika Dihitung Mencapai Rp 81 Juta

Berita

Srikandi Pomdam XII/Tpr bersama Polwan Turun ke Jalan Cegah Penyebaran Covid-19*